KyuMin Fict | It’s You [Sequel of Sorry] | GS | PART 2


A KYUMIN FANFICTION
.
It’s You
[Sequel of Sorry]
.
Written by Sevy Lelibriani © 2013
.
Disclaimer : All casts in this fict belong to God, their parents, and of course themselves. But, all plot and story of this fict originally MINE.
.

Warning : GS | Bad Diction | OOC | typo (es) | Don’t Like Don’t Read!
Bash or flame are not allowed here
.

Rate : T to M

Happy Reading
.

.
Kyuhyun menatap gadis yang kini mendekap lengannya erat dengan tatapan bingung sekaligus sebal. Ia bingung, kenapa sekarang ia tidak berdebar lagi ketika bersama Victoria? Bahkan ia sempat melupakan kalau Victoria adalah kekasihnya. Dan untuk perasaan sebalnya, hmm.. entahlah, Kyuhyun merasa kesal sekali karena acara kencannya dengan Sungmin jadi terganggu akibat kehadiran wanita ini.

“Astaga, Sungmin-ah…” lirih Kyuhyun miris. Perasaan Kyuhyun kini di liputi kekalutan. ‘Ia pasti kecewa padaku.’ Batin Kyuhyun.

“Kyu… Kyuhyun-ah.. YA! Cho Kyuhyun!” teriakan kesal Victoria sontak membuyarkan angannya tentang sosok baru yang kini memenuhi ruang di hatinya. Kyuhyun mendengus menatap Victoria,

“Ada apa, Vic?” Tanya Kyuhyun datar.

“Kenapa kau mengabaikanku? Dan juga, siapa wanita tadi itu? Apa dia selingkuhanmu?” Tanya Victoria beruntut. Kyuhyun memijat pelipisnya perlahan, Victoria memang tak pernah berubah. Selalu membuatnya pusing.

“Gadis itu istriku. Sekarang kita sudah tak ada hubungan lagi, Vic. Maafkan aku, dan terimakasih untuk saat-saat kebersamaan kita dulu. Tapi kini aku mencintai istriku. Ku harap kau mengerti. Lupakan aku dan carilah pria yang lebih baik dariku.” Jelas Kyuhyun sabar. Sejujurnya Kyuhyun juga tak tega mengatakan hal ini pada Victoria, terutama dalam situasi seperti ini. Biar bagaimana pun Victoria dulu adalah kekasihnya. Perasaan Kyuhyun semakin tak enak saat melihat ekspresi wajah Victoria yang kini memucat.

“Kau pasti berbohong ‘kan, Kyu? Kau bohong. Kau berjanji akan menikahiku.” Jerit Victoria kalap. Matanya menatap tajam pada Kyuhyun, seolah ingin menemukan sebuah kebohongan disana, namun harapan tinggal, ‘lah harapan. Sama sekali tak ada kebohongan di mata pemuda Cho itu. Justru ketulusan ‘lah yang Victoria dapatkan di mata itu.

“Tidak, Kyu… aku mencintaimu. Ku mohon jangan tinggalkan aku…” isak Victoria. Kyuhyun menghela nafasnya berat, kepalanya masih terasa pusing akibat naik roller-coaster tadi. Dan sekarang permasalahannya dengan Victoria semakin membuatnya sakit kepala.

“Mianhae, Vic… aku mencintai Sungmin. jadi kumohon, kita berakhir disini saja.”

“Tidak! Tidak akan. Aku tidak akan melepaskanmu. Tidak akan pernah, aku tak peduli bahwa kau sudah menikah. Aku tetap tak akan melepaskanmu.” Desis Victoria tajam seraya memeluk tubuh Kyuhyun tanpa seizin sang pemilik tubuh.

“V-Vic…” panggil Kyuhyun terbata. Victoria tersenyum menang dalam pelukan Kyuhyun. Ia yakin kalau Kyuhyun kini merasa berdebar ketika ia memeluk namja itu. Ia merasakannya. Victoria merasakan tubuh Kyuhyun bergetar saat ia memeluk Kyuhyun.

“Vic… ak-aku…”

“Ne, Kyu? Kau mau bilang kau mencintaiku?” Tanya Victoria tanpa melepaskan pelukannya pada Kyuhyun.

“Vic… a-aku… hoeekk…” sontak Victoria melepaskan pelukannya dari Kyuhyun. Victoria menggeram kesal. Bagaimana tidak? Kini baju dan tubuhnya di penuhi dengan muntahan Kyuhyun.

“YA! Cho Kyuhyun, kenapa kau muntah sembarangan?” jerit Victoria kesal sekaligus jijik. Sementara yang di teriaki kini malah menatap polos kepada Victoria.

“Aku sudah mencoba mengatakannya. Tapi kau tak mau melepasku. Jadi tidak sepenuhnya kesalahanku, kan?”

“Ah, iya, Vic. Kusarankan sebaiknya kau cepat pulang. Kau kotor sekali.” Ujar Kyuhyun kalem seraya pergi meninggalkan Victoria yang kini melongo kesal.
.
.
-oOo-
.
.
Sungmin kini menatap kosong langit malam berbintang. Sekelebat kejadian di taman bermain tadi kembali mengusik pikirannya. Entah kenapa ia merasa khawatir dan takut Kyuhyun akan mencampakannya. Bahkan ketika ia pergi tadi, Kyuhyun tak berusaha mengejarnya. Bahkan Kyuhyun lebih memilih berada dalam dekapan wanita berwajah oriental itu.

“Apa aku hanya mainan bagimu, Kyu?” lirih Sungmin. hatinya terasa begitu sakit saat ini. Ia pikir, setelah kejadian malam pertama mereka itu, Kyuhyun mulai mau membuka hati untuknya. Tapi ternyata ia salah. Kyuhyun bahkan masih belum memutuskan kekasihnya. Sungmin yakin kalau Kyuhyun dan gadis berwajah oriental itu masih menjalin hubungan hingga sekarang. Lihatlah, bahkan sudah malam begini, Kyuhyun belum juga pulang.

“Dasar namja menyebalkan.” Lirih Sungmin lagi.

Grep,

Sungmin berjengit kaget ketika dirasakannya sepasang tangan besar kini melingkar erat di perutnya. Sungmin tahu siapa itu. Siapa lagi kalau bukan…

“Siapa yang kau sebut menyebalkan, Chagi?” bisik Kyuhyun tepat di telinga Sungmin, seraya menghembuskan napasnya dengan sengaja di telinga Sungmin. membuat gadis itu merinding dan berdebar,

“Chagi, kenapa kau diam saja? Kau marah padaku? Mianhae, sayang…” lirih Kyuhyun seraya mengeratkan pelukannya di pinggang ramping Sungmin. namun Sungmin yang menyadarinya buru-buru menghempaskan tangan Kyuhyun dan menghindar dari pelukan namja itu.

“Jangan pernah berpikir akan menjadikanku mainanmu, Kyu. Kalau kau memang tak bisa menerimaku tak apa. Aku akan mengalah. Kita bisa berpihhmm…” belum sempat Sungmin menyelesaikan ucapannya, Kyuhyun buru-buru membungkam bibir manis itu dengan ciumannya. Sungmin berusaha melepaskan diri dari ciuman ganas Kyuhyun. Namun semakin ia memberontak, semakin erat pula Kyuhyun mendekapnya. Lutut Sungmin terasa lemas, sementara itu Kyuhyun semakin bersemangat mengeksplorasi bibir favoritnya itu. Di lumatnya bibir bawah Sungmin perlahan dan menggitnya lembut meminta akses masuk ke dalam mulut Sungmin. tanpa sadar, Sungmin yang kini sudah mulai kehilangan kendali dirinya, mulai melingkarkan lengannya dileher Kyuhyun dan berusaha mengimbangi ciuman memabukan Kyuhyun.

“Ehhhm,Kyuhhh… Lepashhh, sesshhak…” desah Sungmin seraya memukul dada bidang Kyuhyun perlahan. Dengan perasaan tak rela, perlahan Kyuhyun melepaskan pagutannya dan menatap dalam pada Sungmin yang kini terengah-engah akibat ciuman brutal Kyuhyun.

“Ku mohon jangan pernah katakan hal itu lagi. Aku mencintaimu, dan aku tak akan mau berpisah darimu. Kau mengerti.” Ucap Kyuhyun tegas.

“Tapi bagaimana dengan kekasihmu? Aku yakin kau masih mencin–”

CUP

“Berhenti berpikiran yang tidak-tidak, cukup pikirkan aku, kau dan kehidupan kita. Kau mengerti, sayang?” ujar Kyuhyun tak terbantahkan. Perlahan senyum mulai terbentuk di wajah manis Sungmin, seketika perasaan lega kini melingkupi hati Kyuhyun. Tadinya ia sempat takut Sungmin tidak mau mempercayainya. Syukurlah ternyata Sungmin mau mengerti.

“Kyu… kau kotor sekali. Kau juga bau.” Ujar Sungmin tiba-tiba membuat Kyuhyun cemberut.

“Kau kejam sekali tadi meninggalkanku di taman itu dalam keadaan mual dan pusing.” Rajuk Kyuhyun, membuat Sungmin jadi merasa bersalah.

“Omo, mianhae, Kyu. Aku tadi hanya kesal dan berpikir tak mau mengganggumu. Apa yang terjadi sampai kau bisa sekotor ini?” Tanya Sungmin khawatir.

“Tadi aku tak sengaja memuntahi Victoria.” Jawab Kyuhyun polos.

“Mwo? Kau gila, Kyu… lalu kau tak apa-apa, kan? Masih pusing tidak?”

“Haha, siapa suruh dia berada di dekatku. Bukan salahku, kan kalau aku memuntahinya. Dan, aku tak apa-apa, Ming, sekarang sudah lebih baik.”

“Syukurlah, kalau begitu sebaiknya kau mandi sana. Kau benar-benar jorok Tuan Cho.” Cibir Sungmin.

“Aku tidak mau mandi kalau bukan kau yang memandikanku.” Rajuk Kyuhyun sok imut -_-. Sontak wajah Sungmin memerah, suaminya ini benar-benar mesum akut.

“Tidak mau! Cepat mandi sana! Kau sudah besar Cho Kyuhyun.” Dengus Sungmin kesal, karena bukannya menurut, Kyuhyun justru semakin memperlihatkan seringai mesumnya,

Grep..

“Kau tak boleh menolak, Cho Sungmin.” ujar Kyuhyun seraya menggendong Sungmin ala bridal style.

“Ya! Cho Kyuhyun pabo, turunkan aku!!!”
.
.
-oOo-
.
.
Sungmin mendengus kesal menatap suaminya yang kini tengah bersenandung riang. Bagaimana ia tidak kesal, hampir tiga jam Kyuhyun mengurungnya di kamar mandi –dengan Kyuhyun di dalamnya tentu saja-. Rupanya permintaan Kyuhyun untuk dimandikan olehnya itu benar-benar serius. Dan seperti yang kita tahu bagaimana watak seorang Cho Kyuhyun, ajang ‘Mandi-memandikan’ itu pun beralih menjadi ajang ‘mari-memakan-bunny-Ming’.

“Chagiya, kau kenapa cemberut begitu?” Tanya Kyuhyun dengan wajah sumringah, Sungmin semakin kesal dibuatnya.

“Dasar Cho bodoh!” gerutu Sungmin seraya beranjak ke dapur meninggalkan Kyuhyun yang kini tengah tertawa puas.
.
.
-oOo-
.
.
“Kyu, berhentilah memainkan game bodohmu itu. Sekarang waktunya makan. Kau belum makan dari tadi siang.” Omel Sungmin untuk kesekian kalinya, namun sama sekali tak di hiraukan oleh Kyuhyun. Mata Kyuhyun masih terus terfokus pada layar televisi yang kini menampilkan game favoritnya.

“Cho Kyuhyun. Jangan sampai aku membakar PS mu itu.” Ancam Sungmin seraya memasang wajah garang. Namun alih-alih wajah seram yang keluar, kini malah wajah lucu yang tercetak disana.

CUP

“Berhentilah memasang wajah seperti itu, sayang. Kau tidak cocok memasang wajah marah seperti itu.” Ujar Kyuhyun sambil terkekeh dan kembali melanjutkan game-nya. Sungmin mem-pout-kan bibirnya kesal.

“Baiklah, kalau begitu biar aku yang menyuapimu.” Ujar Sungmin mengalah.

“Pakai bibir?” celetuk Kyuhyun.

PLETAK

“Kubur dalam-dalam pikiran mesummu itu. Cepat makan ini.” Ujar Sungmin seraya menjejalkan sesendok nasi ke mulut Kyuhyun. Kyuhyun kembali melanjutkan game-nya di temani Sungmin yang masih setia menyuapinya.

Drrt… Drrt…

“Kyu, ponselmu berbunyi. Angkatlah dulu.” Setengah tidak rela, akhirnya Kyuhyun beranjak dari tempatnya dan menyambar ponselnya segera. Kyuhyun menatap id caller di layar pinselnya dengan tatapan tidak percaya.

‘Victoria’s Calling’

‘Apa yang harus kulakukan? Apa aku harus mengangkatnya?’ batin Kyuhyun sambil melirik Sungmin yang kini menatapnya bingung.

“Yeoboseyo…” ujar Kyuhyun ragu.

“Chagi-ya… aku merindukanmu. Apa kau juga merindukanku?” sahut suara di sebrang. Kyuhyun memutar bola matanya malas.

“Dengar, Vic. Sudah kubilang hubungan kita telah berakhir. Aku memiliki istriku sekarang, jadi ku harap kau bisa mengerti dan berhentilah menggangguku!” KLIK. Kyuhyun memutuskan sambungan teleponnya secara sepihak.

“Itu dari wanita di taman itu? Kekasihmu?” Tanya Sungmin tiba-tiba. Kyuhyun menatap Sungmin lembut seraya mengecup kening Sungmin penuh sayang.

“Bukan kekasihku, sayang. Dia hanya masa laluku. Masa depanku sekarang adalah kau.” Ujar Kyuhyun lembut seraya mengusap pipi Sungmin perlahan.

“Tapi sepertinya ia masih mengharapkanmu.” Ujar Sungmin serata mem-pout-kan bibirnya.

“Haha, kau cemburu? Aku senang kau cemburu padaku. Tapi, wajarlah kalau kau cemburu padaku. Suamimu ini memang sangat mempesona. Iya, kan, Ming?” ujar Kyuhyun narsis. Sungmin memutar bola matanya jengah.

“Terserah kau sajalah. Aku mau tidur.”
.
.
-oOo-
.
.
Kyuhyun kini tampak tersenyum sendiri di kantornya. Entah kenapa bayangan wajah Sungmin selalu muncul di benaknya. Padahal baru sebentar ia meninggalkan istrinya itu, perasaan rindu kini sudah muncul di hatinya.

“Kau membuatku gila, Ming.” Gumam Kyuhyun. Perlahan diambilnya ponselnya dari saku celananya dan segera mendial nomor Sungmin.

“Yeoboseyo~” sahut suara diseberang sana. Kyuhyun tersenyum senang, entah kenapa perasaan berdebar kini melingkupi dadanya.

“Aku merindukamu, chagi-ya~” ujar Kyuhyun manja. Terdengar suara kekehan dari seberang sana.

“Kau baru pergi selama empat jam, Kyu. Dan sekarang kau bilang sudah merindukanku? Dasar Cho bodoh…” cibir Sungmin bermaksud menggoda Kyuhyun.

“Tapi aku benar-benar merindukanmu, sayang.” Rajuk Kyuhyun semakin menjadi-jadi (?)

“Ne… Ne… Arra. Aku akan kesana nanti saat jam makan siang. Aku akan mengantarkan makanan untukmu sekaligus mengunjungimu. Bagaimana?” seketika senyum ceria yang lebih mirip seringai terpampang di wajah tampan itu. Ia sudah tidak sabar menanti jam makan siang.

“Tentu saja aku mau, chagi. Aku akan menunggumu. Aku tak sabar menanti waktu makan siang. Kau sedang apa sekarang?”

“Aku sedang–”

TOK TOK TOK

Suara ketukan pintu di ruangan Kyuhyun, sontak membuat Kyuhyun kesal setengah mati. Dengan terpaksa ia harus mengakhiri pembicaraannya dengan istrinya.

“Masuklah.” Ujar Kyuhyun dingin. Tak berapa lama muncul sosok sekretarisnya di ikuti seorang gadis cantik dibelakangnya yang kini menatap Kyuhyun seraya tersenyum.

“Maaf, sajangnim. Saya sudah memberitahu kepada nona ini kalau sajangnim tidak bisa diganggu. Tapi nona ini terus memaksa, jadi…”

“Gwaenchana, Sulli-ssi. Biarkan saja. Sekarang kau bisa kembali bekerja.” Setelah kepergian sekretarisnya itu, Kyuhyun beralih menatap Victoria tajam. Rupanya gadis ini tak main-main dengan kata-katanya. Ia benar-benar ingin membuat Kyuhyun kembali kepadanya.

“Apa tujuanmu kemari, Victoria-ssi?” Tanya Kyuhyun dingin. Seolah tak terpengaruh oleh sikap dingin Kyuhyun, Victoria dengan santainya berjalan menghampiri Kyuhyun dan menyentuh namja itu perlahan.

“Apa begitu caramu menyebut nama kekasihmu, chagi-ya? Tak bisakah kau memanggilku Vicky atau chagi mungkin.” Ujar Victoria seraya mengusap dada bidang Kyuhyun yang masih terlapisi kemeja kerjanya. Kyuhyun mendengus kesal seraya berusaha menjauhkan Victoria dari tubuhnya. Namun sepertinya sia-sia. Victoria malah semakin gencar menggodanya.

“Aku tahu kau menginginkanku, sayang.” Ujar Victoria dengan wajah sensual.

-oOo-

Sungmin melangkahkan kakinya dengan mantap memasuki perusahaan Kyuhyun. Senyum tak lepas dari wajah manisnya. Ia sudah membayangkan bagaimana wajah Kyuhyun nanti begitu melihatnya datang lebih cepat daripada yang ia janjikan tadi. Sejujurnya, Sungmin sendiri juga sangat merindukan suaminya itu. Karena itu ia memutuskan untuk datang lebih awal dan member kejutan pada Kyuhyun.

“Selamat siang, Sulli-ssi. Apa suamiku ada di ruangannya?” Tanya Sungmin ramah pada sekretaris sang suami. Ya, sebagian besar orang-orang di kantor ini tahu mengenai pernikahan mereka.

“Ah, selamat siang nyonya Cho. Tentu saja, sedari tadi sajangnim tidak keluar dari ruangannya.” Sahut Sulli sopan. Tersenyum lebar, Sungmin segera melangkahkan kakinya menuju ruangan Kyuhyun setelah sebelumnya mengucapkan terimakasih pada Sulli.
.
.
.

Niat Sungmin untuk mengetuk pintu dihadapannya seketika buyar ketika di dengarnya suara seorang wanita dari dalam ruangan Kyuhyun. Sungmin menggelengkan kepalanya pelan, ‘Mungkin itu rekan kerjanya, berhentilah berpikiran buruk pada suamimu, Minnie’ gumam Sungmin dalam hati.

Perlahan ia mengintip dari celah pintu yang tak tertutup sepenuhnya. Sungmin tampak tercekat. Kakinya terasa lemas. Katakan ini hanya mimpi. Itu tidak mungkin Kyuhyun, kan? Kyuhyun-nya sedang mencium perempuan lain. Tak sanggup lagi untuk berada disana lebih lama. Buru-buru Sungmin meninggalkan tempat itu. Tak lupa sebelum pergi, ia menitipkan makanan yang tadinya ia buatkan untuk Kyuhyun pada Sulli.
.
.
-oOo-
.
.
“Lepaskan aku, Vic! Kau gila!” teriak Kyuhyun kesal. Bagaimana tidak, disaat ia lengah, tiba-tiba saja Victoria menarik tengkuknya dan melumat bibirnya dalam. Seketika perasaan bersalah terselip di dada Kyuhyun. Bagaimana perasaan Sungmin-nya jika ia mengetahui hal ini.

“Kau berubah, Kyu. Kemana dirimu yang dulu?” ujar Victoria geram.

“Cukup, Vic. Kau bisa keluar sekarang sebelum aku memanggil satpam untuk menyeretmu keluar!” titah Kyuhyun tegas.

Beberapa saat setelah kepergian Victoria, Kyuhyun kembali duduk di kursinya dan menatap jam dinding. ‘Ini sudah hampir jam makan siang. Kemana Sungmin? apa masih di jalan?’ batin Kyuhyun. Tak sabar rasanya ia ingin bertemu istrinya itu. Ia ingin memeluk gadis itu untuk menghilangkan keresahan hatinya saat ini.
.
.
Setengah jam berlalu, namun belum juga muncul tanda-tanda kehadiran Sungmin…
“Mungkin macet.” Gumam Kyuhyun berusaha menguatkan dirinya sendiri.
.
.
Satu jam berlalu….
“Minnie-ya, kau kemana, chagi? Kau tak melupakan janjimu, bukan?”
.
.
Dua jam berlalu…
Kyuhyun yang mulai jenuh menunggu, kini dengan tak sabar segera men-dial nomor Sungmin. namun sayang ponsel Sungmin tak aktif. Perasaan khawatir mulai melingkupi hati Kyuhyun. ‘Apa terjadi sesuatu padanya?’ berusaha mengenyahkan pikiran buruknya, Kyuhyun memutuskan untuk kembali menunggu.
.
.
Tiga jam berlalu…
Wajah Kyuhyun mulai terlihat pucat, sepertinya magg-nya kambuh saat ini. Ia berjanji kalau ia tidak akan makan sebelum Sungmin datang mengunjunginya.

TOK TOK TOK

Mendengar suara ketukan pintu, sontak Kyuhyun menoleh dengan semangat. Ia harap itu adalah Sungmin. tak berapa lama muncul sosok Sulli di ambang pintu. Kyuhyun menghela napas kecewa.

“Saya hanya ingin menyampaikan titipan ini, Sajangnim. Mianhamnida terlambat, saya pikir sajangnim akan keluar untuk makan siang tadi, tapi ternyata tidak.” Jelas Sulli. Kyuhyun mengernyitkan dahinya bingung.

“Dari siapa?”

“Nyonya Cho tadi datang mengantarkannya. Tapi dia langsung buru-buru pergi.”

“Mwo?! Kapan dia kemari?” Tanya Kyuhyun tak sabar.

“Sekitar tiga jam yang lalu, sajangnim. Beliau sempat menuju ruangan sajangnim. Namun setelah itu beliau buru-buru pergi…” jelas Sulli yang mulai menatap ngeri pada sosok Kyuhyun yang sedang kalut.

“Baiklah kau boleh keluar.” Sepeninggal Sulli, Kyuhyun beralih menatap kotak makan siang itu dengan tatapan nanar.

“Apa kau melihat semuanya, Ming…”

TBC
-oOo-
.
.

41 thoughts on “KyuMin Fict | It’s You [Sequel of Sorry] | GS | PART 2”

  1. iss .. pengen ku getok juga tu victoria …
    emng telinga gajaah .. dibilangin tetep aja ngeyel.

  2. omo..vic mengerikan,
    mingie..aku pngn bca chap 1 tp d protek,huwee..
    Kyunnie chagi,kau hrz sgra mjlaskn smuanya pd mingie..pallie kyu..

  3. haaaa lama kelamaat kadar kemesuman kyuhyun semakin bertambah ~ kasian ming u,u

    ihh vic seremmmm .. nekat sekali ckckc

  4. bener2 deh ya si victoria minta di bakar.
    ming jadi salah paham kan.
    Pengen ngejambak rambutnya victoria.
    Semoga kyu bisa ngejelasin semua nya sama ming,biar ming nggak salah paham lagi.

  5. Aigoo, kenapa ming yang selalu di sakitin ??😥 kasian ming, kyu knpa kau menyakiti hati miing terus ?? Vict lu mati ajalah sana -_- nyebelin —

  6. Haduuuh ming udah salah paham ama kyu.., moga aja cpt kelar deh masalahnya..
    Dan vict, jgn ganggu kyu lg dech, kyu itu udh bahagia hidup dg ming..

  7. tdinya mau baca dari part 1 brhubung ada pwnya jdinya qu baca dr part ni aja

    si pengganggu knpa muncul lagi sich mna main kisseu lagi -_-

  8. omoooo, vic bneran hamil sma kyu eonn,,,,tidaaaak,,,,truz nasib ming gmn, ming kan lagi hamil jga,,,,,,,,

    bagi PW`a donk eonn,

  9. Ntu nma ny cwek gak tw mlu , dah di putusi msih aj maksa perasaan ,, buat kyumin ♈ª♌ƍ sabar aja ngadapi vicky ,,
    Emm autor mnta pw ny dong ,,

  10. mian ikut baca. td mau baca part 1. tpi diprotect jdi dri p.ini
    hahahaha,,, ya ampun kesian banget sitante, kena muntahan kyu.
    makanya jgn ganggu suami org.!! maen nyosor aj pula..
    yahhh >.,<

  11. ahaha kasehann si Ahjumma vic :p haha ayo kyu oppa jgn dekat” ama si ahjuma :p kkk
    huwe part 1 nya diprotek T.T min pw dong :3

  12. AiSsss vic_ssi emang nyebeli ,, kasian kan kyumin gak bisa idup tenang ,, tpi tetep smangat aj,,
    Ff ny kerennnn ^o^
    Oya mnta pw part 1 ny dung ^u^

  13. Aigoo Kyu sepertiny mulai membenci dengan sikap Vic yang agak manja y🙂
    Aigoo Vic sepertiny g menyerah buat bisa mendapatkan perhatian dari Kyu y n g ingin berpisah dari Kyu y
    Aigoo Kyu kejam juga y ternyata muntah dibaju Vic n membuat baju Vic kotor hehehe🙂
    Aigoo Ming cemburu y melihat Kyu bersama ma Vic🙂
    Aigoo Kyu sepertiny udah mencintai Ming beneran y🙂
    Aigoo Kyu langsung membungkap bibir Ming dengan ciuman panas y saat Ming mengatakan perceraian y🙂
    Aigoo Ming salah paham lagi y saat melihat Kyu n Vic yang berciuman😥

    Bolehkan minta PW chap 1.mksh sblmny

  14. Gua tambah jijik sama piki -_-^
    Ahjumma pik kok kurang kerjaan × gak tau malu sih gangguin rumah tangga orang -_-

    *tanda tambah udin gak jaman -_-^

  15. Hallo min aku reader baru nih,,
    Ceritanya seru bgtt pa lagi pas yang sungminnya salah paham,,
    Oia,, boleh minta PW yg chap 1 sm chap 4nya ga?
    Makasih min,,

  16. kenapa part awal di protect T____T jadi ngga tau cerita sebelumnya >< tau tau udah begitu.. gimana kyumin ketemunya… gimana awal kisah cintanya…

    itu sungmin cemburu yaa.. salah paham tuh..

  17. hahaha rasakan vic!!! akibat tidak mau melepaskan kyu akhirnya terkena muntahan kyu

    kok ngotot banget sih bikin sebel tuh si vic….
    aigoo sungmin salah sangka kan???? dy jadi kabur deh!!!!

  18. Hehe bgs kyu muntahin aja si vic😉 gegara si vic ming jadi slh paham dah -.-
    Author ntar aku minta pw lewat bbm ya^ ^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s