FF KYUMIN – BADBOY?? – GS – PART 1


A KYUMIN FANFICTION

Presented by Sevy Lelibriani © 2012

BADBOY??

***

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari kejadian tawuran yang baru terjadi beberapa hari yang lalu #gak elit banget inspirasinya😄.
KyuMin and other cast belong to God, their parents, ELFs, and theirselves. Saya cuma minjem nama soalnya mereka gratisan (?) *taboked*

Warning : GS (Girl!Min. yang gak suka GS jangan maksain baca), tak sesuai EYD, typo (s), alur maksa, cerita pasaran –mungkin.

***********Real_Joy***********

Sungmin’s PoV

Aku duduk diam di tempatku, suasana berisik di kelasku sama sekali tak kuhiraukan. Sebetulnya aku sangat tahu apa yang membuat kelasku bahkan mungkin satu sekolah heboh hari ini. kudengar dari Eunhyuk –sahabatku- kalau hari ini sekolahku akan terlibat aksi tawuran lagi dengan sekolah lain. Oh, ayolah aku tak tahu kenapa mereka harus seheboh ini padahal ini bukanlah hal biasa bagi sekolah kami.

Sepintas kulirik sesosok namja yang sangat kutahu, adalah ketua dari berandalan –begitu aku menyebut mereka- sekolah ini yang biasa memimpin aksi tawuran antar sekolah. Namanya, Kim Jungmo. Dia adalah siswa paling disegani di sekolah ini, bahkan para guru pun sudah lepas tangan akan kelakuannya, aku sendiri selalu berusaha menghindar setiap kali berpapasan dengannya. Bahkan walaupun kami sekelas, aku sama sekali tak pernah menyapanya. Sebisa mungkin aku selalu menghindarinya.

“Hey, Min. coba kau lihat Jungmo.” Suara bisikan Eunhyuk tiba-tiba membuatku tersadar dari lamunanku. Aku menatap Eunhyuk tak mengerti namun Eunhyuk segera mengisyaratkan agar aku menoleh kearah tempat Jungmo tengah berkumpul dengan teman-temannya yang berandalan itu.

Eh? Apa ini hanya halusinasiku? Jungmo sedang menatapku dengan tatapan yang –err aku sendiri tak mengerti, tapi entah kenapa tatapannya terkesan begitu lembut. Buru-buru kuputus kontak mata kami. Entah mengapa perasaanku jadi tak enak. Mudah-mudahan aku tak berbuat sesuatu hal yang membuatnya marah. Aku tak ingin bermasalah dengannya.

Sungmin’s PoV end

oOoOoOo
Normal PoV

“Min, kajja temani aku ke kantin. Aku lapar sekali.” Pinta Eunhyuk sambil memasang tampang memelasnya. Hampir seluruh siswa telah keluar begitu bel istirahat berbunyi tadi. Sebenarnya Sungmin malas keluar kelas tapi melihat tampang Eunhyuk yang begitu mengenaskan, mau tak mau akhirnya ia ikut beranjak dari kursinya.

“Baiklah, ayo.”

oOoOoOo

Sungmin hanya mengaduk minumannya dengan malas, entah kenapa perasaannya hari ini begitu tak enak. Sesekali diperhatikannya Eunhyuk yang makan dengan begitu lahap dengan tatapan datarnya.

“Kau kenapa, Min? kelihatannya kau begitu gelisah.” Tanya Eunhyuk seraya menatap Sungmin. “Gwaenchana, Hyuk.” Jawab Sungmin acuh yang dibalas Eunhyuk dengan mengendikkan bahunya lalu melanjutkan makannya.

Tiba-tiba saja kantin yang sedari tadi ramai oleh celotehan para siswa mendadak menjadi senyap, berpuluh-puluh pasang mata di kantin tersebut kini lebih memilih menundukkan wajah mereka ketika beberapa namja yang melangkah memasuki kantin. Tak terkecuali Eunhyuk, yeoja itu kini terlihat menunduk menyembunyikan wajahnya, takut kalau-kalau ada salah satu dari namja tersebut yang tersinggung. Sungguh tak ada satupun siswa yang ingin berurusan dengan salah satu dari namja-namja tersebut.

Perlahan langkah kaki namja-namja itu mendekati meja yang ditempati oleh Eunhyuk dan Sungmin. Eunhyuk semakin menundukkan kepalanya. Sungmin yang sedari tadi belum menyadari yang terjadi di kantin tersebut pun tetap tak peduli, dia masih sibuk mengaduk-aduk minumannya.

“Annyeong, Sungmin.” Mendengar ada yang memanggil namanya, sontak Sungmin tersadar dari lamunannya kemudian mengangkat kepalanya menatap orang yang memanggil namanya tadi.

DEG

Sungmin tersentak ketika menyadari bahwa Jungmolah yang memanggilnya. ‘Omo, apa aku melakukan kesalahan pada berandal-berandal ini?’ batin Sungmin kalut. Sungmin melirik Eunhyuk dengan tatapan bertanya, namun hanya dibalas gelengan kecil oleh Eunhyuk.

“A-annyeong, Jungmo-sshi.” Jungmo tersenyum kecil ketika matanya menangkap raut gugup diwajah cantik Sungmin.

“Jangan formal begitu, Min. panggil saja aku Jungmo.” Ujar Jungmo lagi sambil tersenyum. Suasana kantin kini semakin sunyi, kelihatannya para siswa tak mau melewatkan kejadian langka ini.

“N-ne?”

“Sungmin-ah, jadilah kekasihku.” Ucap Jungmo tiba-tiba. Sontak beberapa siswa yang sedari tadi menyaksikan kejadian tersebut melotot kaget, bahkan ada beberapa yang tersedak makanannya sendiri. Sedangkan Sungmin? Jangan ditanya lagi, gadis ini,lah yang paling terkejut. Bahkan senggolan pelan dari Eunhyuk tak berhasil menyadarkannya dari keterkejutannya.

“Sungmin-ah… jadi bagaimana?” Tanya Jungmo dengan tatapan berharap, sekilas Sungmin melihat kearah Eunhyuk seolah meminta pendapat. Namun yang ditatap hanya menundukkan wajahnya seolah tak mau cari masalah.

Sungmin menghembuskan napasnya berat, hampir saja ia akan menolak Jungmo, kalau saja Jungmo tak melanjutkan perkataannya,

“Kau tahu? Aku tak terbiasa menerima penolakan, Minnie~” Sungmin menatap Jungmo takut-takut, kemudian tatapannya beralih menatap empat anak buah Jungmo yang sedari tadi berdiri di belakang Jungmo. Tatapan mereka seolah menyiratkan sebuah ancaman, setidaknya itulah menurut Sungmin.

“Ba-baiklah Jungmo-sshi… a-aku mau…” ucap Sungmin terbata, karena sedari tadi anak buah Jungmo menatapnya tajam, bahkan salah seorang diantara mereka member isyarat pada Sungmin agar gadis itu mau menerima Jungmo.

Senyum terkembang diwajah Jungmo, yang sebenarnya tampan. Hanya saja sungguh disayangkan wajahnya berbanding terbalik dengan sikapnya.

“Gomawo, chagiya~ kita bertemu lagi nanti.” Seketika Sungmin merinding mendengar panggilan Jungmo untuknya. Tak berapa lama Jungmo dan anak buahnya pun bergegas pergi dari sana.

“Jangan pernah kau membuat boss kami terluka. Atau kau akan tahu akibatnya.” Lirih salah satu anak buah Jungmo tepat ditelinga Sungmin kemudian berlalu. Seketika wajah Sungmin memucat. ‘Ya Tuhan, kenapa aku harus berurusan dengannya?’

Eunhyuk menatap sahabatnya miris, ia sangat tahu kalau Sungmin begitu tak suka dengan Jungmo. Dia tahu betul kalau sahabatnya itu sangat membenci namja urakan dan berandalan seperti Jungmo itu, tapi kenyataannya sekarang sahabatnya itu sudah resmi menjadi ‘yeojachingu’ dari berandalan nomor satu di Neul Paran High School.

“Min, gwaenchana?” Tanya Eunhyuk hati-hati. Sungmin hanya membalasnya dengan anggukan singkat. “Ayo kita pergi dari sini. Kurasa kau ingin sendiri dulu.” ucap Eunhyuk seraya membimbing Sungmin untuk pergi dari kantin yang suasananya tak nyaman lagi. Bagaimana tidak? Hampir seluruh mata memandang Sungmin dengan tatapan yang berbeda-beda. Namun kebanyakan dari mereka menatap Sungmin dengan pandangan prihatin.

oOoOoOo

“Hyukkie… bagaimana ini??? bahkan sekalipun aku tak terpikir olehku untuk jadi yeojachingunya. Aku bahkan sangat menghindarinya, tapi kenapa dia malah memilihku untuk jadi yeoja-nya…” ucap Sungmin diselingi isakannya. Eunhyuk menatap Sungmin iba.

“Min, mian aku tak bisa berbuat apa-apa untuk membantumu. Aku benar-benar tak berguna.” Lirih Eunhyuk. “Aniya, Hyuk. Kau ada disini bersamaku saja sudah cukup membantuku.” Ucap Sungmin masih sambil terisak dipelukan Eunhyuk.

“Hey, Min. bagaimana kalau kau jalani dulu keadaan ini? siapa tahu perlahan kau bisa mengubah kelakuan Jungmo.” Cetus Eunhyuk tiba-tiba. Perlahan Sungmin menghapus jejak air mata diwajahnya dan menatap Eunhyuk bingung, “Maksudmu??”

“Jadi, begini. Kau lihat sisi positifnya. Dengan kau menjadi pacar Jungmo, secara tidak langsung ada kemungkinan kau bisa mengubah sedikit demi sedikit perilakunya. Aku rasa dia mau mendengarkanmu. Bukankah itu bagus?” ujar Eunhyuk antusias. Sungmin tampak berpikir mencoba mencerna maksud dari ucapan Eunhyuk tersebut.

“Hmm… kupikir kau benar. tapi… apa kau yakin dia mau mendengarkanku, Hyuk?” Tanya Sungmin ragu.

“Aku rasa dia mau. Kupikir saat dia menyatakan perasaanya padamu dia benar-benar serius. Dia pasti mau menurutimu.”

oOoOoOo

Gadis manis itu tampak menghembuskan napasnya berat saat melangkah memasuki sekolahnya. Beberapa minggu ini adalah saat-saat terburuk baginya. Bagaimana tidak? Seorang preman sekolah paling di segani atau mungkin lebih tepatnya paling di takuti dan di hindari oleh para siswa dan bahkan guru pun, pada kenyataannya kini adalah kekasihnya. Ya, walaupun sudah resmi menjadi kekasih Jungmo, tak dapat dipungkiri Sungmin masih sedikit takut pada namja itu. Padahal perlakuan namja itu sangat baik padanya selama beberapa minggu ini. sepertinya Jungmo berusaha keras agar Sungmin nyaman berada disisinya
“Pagi, Minnie Chagi~ kau sudah datang?” Gadis yang di panggil Minnie –atau lebih tepatnya Sungmin itu tampak tersentak kaget. Pemuda yang paling ingin ia hindari itu kini malah berdiri menyambut kedatangannya. Sungguh Sungmin masih tak dapat mempercayai kalau ia telah jadi –atau mungkin lebih tepatnya telah terpaksa menjadi kekasih namja preman ini.

“Ju-Jungmo~” desis Sungmin. Jungmo tersenyum menatap Sungmin. Sungguh ia begitu gemas dengan gadis dihadapannya ini. perlahan tangan Jungmo terulur mengacak pelan rambut Sungmin. “Ayo, kita ke kelas.” Ujar Jungmo seraya menarik tangan Sungmin lembut.

oOoOoOo

Sungmin berusaha melepaskan tautan tangan Jungmo dari lengannya. Ia benar-benar merasa risih dengan tatapan satu sekolah. sementara Jungmo hanya memasang wajah tak pedulinya. Namun Sungmin masih tetap berusaha melepaskan tautan tangan mereka. Merasa Sungmin begitu risih dipegang olehnya, Jungmo pun melepaskan tautan tangan mereka.

“Apa kau malu menjadi yeojachinguku, Min?” Tanya Jungmo. “Ma-maksudmu?” Jungmo tersenyum sendu sambil menatap Sungmin, “Aku merasa kau selalu menghindariku selama ini, padahal sudah hampir tiga minggu kita berpacaran, tapi kau masih saja canggung padaku. Apa aku begitu brengsek dimatamu?” sontak Sungmin membulatkan matanya kaget menatap Jungmo. Ada guratan kekecewaan diwajah tampan itu yang membuat Sungmin jadi merasa tak tega pada namja dihadapannya ini.

“Mi-mian, Jungmo-ya… bukan maksudku untuk seperti itu. Aku… aku hanya butuh waktu untuk memahami semua ini. ini begitu tiba-tiba.” Ujar Sungmin lirih.

“Baiklah, tak usah kau pikirkan kata-kataku tadi. Sekarang kau masuklah, sebentar lagi bel masuk.”

“Kau sendiri? Tidak masuk ke kelas?” Tanya Sungmin bingung ketika menyadari gelagat Jungmo yang seperti mau pergi lagi.

“Aku ada urusan sebentar, kau masuklah.”

“Kau… mau berkelahi lagi?” Tanya Sungmin tiba-tiba.

“Maaf, aku benar-benar harus pergi.” Ujar Jungmo kemudian berbalik hendak pergi. “Kebiasaanmu itulah yang membuatku sulit untuk bersikap biasa padamu.” Lirih Sungmin. Tanpa Sungmin sadari, Jungmo tersentak akan ucapan Sungmin tadi.

oOoOoOo

Other Place

“Hey, Kyu apa kau sudah menyiapkan rencana penyerangan kita ke Neul Paran High School?” Tanya seorang namja pada namja yang dipanggilnya ‘Kyu’ tadi. Namja yang dipanggil Kyu –atau lebih tepatnya Kyuhyun- tadi, kini menyeringai. Sepertinya ia sudah menyusun rencana untuk melakukan penyerangan di sekolah lawan tersebut.

“Tentu saja, Hyung. Jangan pernah meremehkanku.”

“Bagus, kau memang paling bisa di andalkan dalam hal seperti ini. jadi, kapan kita mulai melakukan penyerangan ke sana?” Tanya namja tersebut. “Aku rasa pulang sekolah besok adalah waktu yang tepat. Tapi sebenarnya apa masalahmu dengan mereka, hingga kau menaruh dendam pada mereka?” Tanya Kyuhyun.

“Sebenarnya, aku kesal pada salah satu dari mereka, yang dengan seenaknya menggoda yeoja yang kusukai bahkan dia juga meremehkanku waktu itu.” Sungut namja itu, ah baiklah, sebut saja dia Donghae. Kyuhyun mengernyitkan dahinya menatap Donghae, “Yeoja yang kau sukai? Berarti bukan yeojachingumu?”

“Belum. Tapi aku yakin sebentar lagi dia akan menjadi yeojachinguku.” Ucap Donghae sambil tersenyum gaje, sementara Kyuhyun beserta beberapa orang yang diyakini adalah pengikut dari Kyuhyun hanya menatap horror pada tingkah autis Donghae.

oOoOoOo

“Minnie~ya… kau sudah tahu tentang kabar terbaru saat ini?” teriakan heboh dari yeoja hiperaktif bernama Eunhyuk itu sontak membuat Sungmin mengalihkan perhatiannya dari buku yang ia baca.
“Wae??”
“Kau tahu? Kekasihmu itu akan memimpin tawuran dengan Joyer High School hari ini.” Ujar Eunhyuk menggebu.
“Kekasihku? Nugu?”
PLETAK
“Pabo! Memang siapa lagi kekasihmu kalau bukan Kim Jungmo itu?” Sungmin mengelus kepalanya yang menjadi korban jitakan Eunhyuk tadi. “Kenapa kau jadi menjitakku?” sungut Sungmin sambil mengerucutkan bibirnya imut.
“Aigoo… mianhae, Minnie~ habis, kau pabo, sih… masa’ lupa dengan namjachingumu sendiri?” Sungmin menghembuskan napasnya kesal, entah kenapa ia tak suka jika orang mengingatkan tentang statusnya sebagai pacar Jungmo.
“Hey, Min. kau mendengarku tidak?” Sungmin hanya menatap Eunhyuk malas, “Lalu aku harus bagaimana? Merasa bangga karena telah menjadi kekasih pimpinan preman sekolah ini, begitu?” ujar Sungmin sinis.
“Kenapa kau sinis begitu? Aku kan hanya berbagi kabar yang kudapat padamu.” Cicit Eunhyuk namun tak dihiraukan Sungmin.
Tiba-tiba saja dari arah pintu masuk muncul sesosok namja yang baru saja menjadi topic pembicaraan HyukMin, bahkan satu sekolahpun juga membicarakannya. Siapa lagi kalau bukan Jungmo?
“Sungmin-ah, aku ingin bicara denganmu sebentar.” Ujar Jungmo ketika tiba didepan meja Sungmin dan Eunhyuk.
“Tak bisakah kau bicara disini saja? sebentar lagi bel masuk.” Ujar Sungmin datar. Jungmo menghembuskan napasnya kasar. Sepertinya Sungmin sedang dalam mood buruk hari ini, begitulah pikirnya.
“Ketika pulang nanti, jangan sendirian, arra? Dan juga jangan lewat gerbang utama. Lewat gerbang samping saja. aku takut kau bisa jadi sasaran sekolah lawan.” jelas Jungmo, sementara Sungmin malah mengacuhkannya dan kembali berkutat dengan bukunya. Jungmo berusaha bersabar menghadapi sikap Sungmin padanya. Ia benar-benar merasa harus melindungi gadis ini.
“Min, kau dengar kata-kataku? Pokoknya kau tidak boleh pulang lewat gerbang utama, arra?” Sungmin memutar bola matanya malas saat Jungmo dengan sikap berlebihannya melarang Sungmin untuk pulang lewat gerbang utama, karena kemungkinan sekolah lawan akan menyerang dari arah gerbang utama.
“Ne, arraseo, Jungmo-ya.” Ucap Sungmin malas. “Baiklah, aku pergi dulu, Hyuk, aku titip Sungmin padamu.” Ujar Jungmo seraya melirik Eunhyuk yang menunduk.

oOoOoOo

Segerombolan siswa dari Joyer High School kini tengah berdiri mendengarkan setiap arahan ketua mereka, Cho Kyuhyun. sebentar lagi mereka akan menyandangi Neul Paran High School.

“Baiklah, kalian mengerti? Jangan sampai gerak gerik kita tercium pihak kepolisian. kalian berangkat sekarang. Aku akan menyusul nanti.” Perintah Kyuhyun. sementara itu seluruh siswa Joyer High School yang terlibat tawuran itu, mulai menaiki motor mereka, tak lupa membawa senjata khas tawuran, seperti kayu, batu, dan sebagainya.

oOoOoOo

Sungmin kini menggerutu kesal, bagaimana tidak? Tega sekali teman-temannya membiarkannya piket seorang diri. Sementara Eunhyuk? Yeoja itu tadi menerima kabar kalau Eommanya sakit. Mau tidak mau dia harus pulang duluan.

“Ah, akhirnya selesai juga. Aku ingin cepat-cepat pulang. Lapar sekali rasanya~” gumam Sungmin riang. Dilangkahkannya kakinya menuju keluar sekolah, ketika hampir sampai di depan gerbang utama, Sungmin membelalakan matanya kaget. Keadaan di depan sekolahnya sekarang begitu ramai oleh siswa namja dan dilihat dari seragam yang mereka kenakan, sepertinya mereka bukan siswa Neul Paran.

Tiba-tiba saja Sungmin jadi teringat kata-kata Eunhyuk, ‘Bukankah kata Eunhyuk hari ini aka nada tawuran? Apa jangan-jangan mereka semua…’

GLEK

Sungmin menelan ludahnya susah, sepertinya niatnya ingin memutar lewat gerbang belakang harus dipendamnya. Namja-namja yang berada digerbang sekolahnya itu kini menatapnya tajam.

‘Omo! Kenapa mereka melihatku seperti itu. Ya Tuhan, semoga mereka tak berniat macam-macam padaku.’ Tubuh Sungmin semakin bergetar saat dilihatnya salah seorang dari gerombolan tersebut berbisik pada temannya sambil menunjuk kearah Sungmin. Perlahan Sungmin memundurkan langkahnya. Namun sayang, sepertinya gerak-gerik Sungmin terbaca oleh mereka. Mereka mulai melangkah mendekati Sungmin.

Saat langkah namja-namja tersebut semakin dekat dengan Sungmin, tiba-tiba dari arah dalam Neul Paran High School, segerombol namja yang mengenakan seragam sekolah persis seperti yang Sungmin gunakan, berbondong-bondong keluar sambil membawa kayu, batu dan sebagainya.

‘Ini kesempatanku untuk lari’ batin Sungmin. Namun sial, disaat ingin kabur, kini ia malah terjebak diantara dua kubu tersebut. Sulit sekali baginya keluar dari kerusuhan ini. batu-batu beterbangan akibat aksi saling lempar antar sekolah ini. bahkan tak jarang dari mereka saling mengeluarkan senjata tajam. Sungmin melirik kesana kemari mencari Jungmo. Namun sepertinya namja itu tak terlihat.

‘Jungmo, kau kemana?’ Ingin rasanya Sungmin menjerit saat ini, saat tak sengaja sebuah kayu nyaris terlempar mengenai kepalanya. Oh, bagaimana ia bisa lupa dengan pesan Jungmo tadi? Tiba-tiba dengan cepat seorang pemuda menariknya dari tengah-tengah aksi tawuran yang sedang berlangsung itu.
Secepat kilat namja itu membawa Sungmin keluar dari sana, namun sepertinya salah seorang siswa dari Joyer High School menyadari kalau salah satu siswi dari sekolah lawan yang akan mereka jadikan umpan di bawa lari.

Tanpa pikir panjang beberapa siswa dari Joyer High School berlari mengejar namja yang membawa lari Sungmin. Melihat lawannya kabur, siswa Neul Paran pun berlari mengejar siswa Joyer.

oOoOoOo

“Omona! Mereka mengejar kita.” Ujar Sungmin panik pada pemuda di tak dikenalnya ini. sontak pemuda itu menarik Sungmin dan berlari semakin cepat. Gerombolan siswa yang sedang tawuran itupun masih berusaha mengejar Sungmin dan pemuda tak dikenal itu.

‘Dasar bodoh, kenapa mereka malah mengejarku? Apa mereka tak mengenaliku?’ batin pemuda itu jengkel sambil terus menggandeng Sungmin agar berlari lebih cepat. Saat disadarinya gerombolan itu sedikit lengah, dengan cepat pemuda itu menarik Sungmin untuk bersembunyi disebuah lorong sempit yang cukup gelap. Setidaknya lorong gelap ini sedikit menutupi mereka.

Dari lorong tersebut Sungmin dapat melihat dua kubu itu kembali baku hantam. Tak jarang batu melayang kearah tempatnya bersembunyi. Sungmin menyembunyikan kepalanya tepat didada pemuda yang tadi menolongnya tersebut, hingga tawuran selesai dan gerombolan pemuda yang saling berkelahi itu menghilang dari hadapannya.

“Kau sudah aman. Cepatlah pulang.” Sungmin mendongakan kepalanya menatap penolongnya tersebut.
CHU~
Tanpa di duga-duga pemuda itu mengecup bibir Sungmin sekilas seraya mengusap pucuk kepala Sungmin kemudian berjalan pergi meninggalkan Sungmin yang kini terbengong akibat kelakuan namja itu. Tak dapat di pungkiri, Jantung Sungmin kini berdetak lebih kencang dibanding saat ia berada di tengah-tengah tawuran tadi.
Sungmin menatap kepergian pemuda tadi dengan jantung yang berdebar kencang dan wajah memerah. Tiba-tiba dilihatnya sesuatu dibawah kakinya, “Sepertinya saputangan. Apa ini milik namja itu?” Gumam Sungmin kemudian mengambil benda tersebut.

“CK?”

oOoOoOo

TBC

27 thoughts on “FF KYUMIN – BADBOY?? – GS – PART 1”

  1. Ini kereeeen eonni>< hihi
    aku suka jln crtny *eh hahaha
    ringan tp brkesan, sedikit tegang tp buat penasaran hihi
    oke biar g makin kepo aku mau lgsg lnjut deh xD
    Eh ada yg lupa ,aku pengunjung bru eon jd mau ijin jln2 ya~
    gomawo^^

  2. haii…haiii..

    aq pembaca baru disini…

    salam kenal autorrr…^^

    wahh ffnya krren kyu jadi brandalan jarang2 ckckck
    yg nolongin ming pasti kyu di cium pula lg awawaw~~
    moga nanti identitas si pencuri ciuman terbongkar sama min ><

  3. Yang nolong minnie si kyu ya? Wah ini bisa gawat kl sampe si momo tau.. Bisa terus tawuran… Haish tambah ribet aja…

  4. kyaa…..keren bngt…
    aku suka crtanya, kryamu bgus” chingu….hehe
    mian aku baca ffmu…

    eum ni ming klo tau kyu juga ktua geng gmna?
    trus jungmo juga klo tau ming tadi smpat brdua ma kyu, bsa mampus…#ups

    lanjut baca ne..🙂

  5. aigoooo aigoooo aku jam 2 pagi baru semper baca karena tadi ngedowbload dulu…
    omo aku sukaaa banget ama fic yang begini..senyam senyum sendiri bacanya..
    ah iya aku boleh lanjut baca kan ? gomawo

  6. Wooaaahh….. Siapa yg jd pnolong Sungmin?? Ap Kyuhyun atw Jungmo?? Tp klo Jungmo keanya bkan deh.*Soktau

    lanjuuuttt…

  7. Annyeong ^^ saya reader baru ~~~ boleh baca yaa…
    Kerenlaaah inspirasi nya cuman dari tawuran doang? daebaak (y)
    jungmo nya tdak disangka wkwk sungmin sampe cengo gtu, wehweh Kyu udah maen sambet aja itu bibir-_- lanjutkan min daebak

  8. Jungmo tuh pasti dilema deh waktu dengar kata-kata sungmin…

    Kyuhyun kok kamu nolongin ming sih, love at first sight ya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s