FF KYUMIN / MY LITTLE EVIL PRINCE / PART 1


.

My Little Evil Prince

.

Written by © Sevy Lelibriani

.

A KYUMIN FANFICTION

.

Genre : Romance, Fantasy

.

Rating : T

.

PART 1

.

Disclaimer : FF ini remake dari salah satu novel yang berjudul “7 hari menembus waktu” *kalo gak salah*. Cast milik Tuhan, ortunya dan SMEnt, kecuali Kyuhyun murni milik saya *plak*. #ralat. Kyuhyun Milik Sungmin begitu juga sebaliknya.

Warning : Fanfic abal-abal, tidak sesuai EYD, typo(s), aneh, gak masuk akal,membosankan, Judul gak nyambung ama isi, Alur kecepetan, dll.

KYUMIN is REAL

*AUTHOR POV*

“DASAR LEE DONGHAE PABO…!”. Teriak seorang gadis manis, atau lebih tepatnya imut, berpipi chubby dan bermata kelinci di atap sekolahnya yang memang jarang di kunjungi orang, kecuali dia mungkin. Sebut saja namanya Lee Sungmin atau biasa di panggil Minnie.

Gadis mungil itu kini terisak sambil menelungkupkan wajahnya. Ada apa sebenarnya? Oke kita simak flashback yang satu ini *ane lagi kumat XD*

FLASH BACK

Hari ini Sungmin datang ke Sekolah dengan semangat, mengingat ini hari anniversary-nya yang kedua tahun dengan Lee Donghae, namja ikan paling tampan selautan *plak*

Bahkan Ia sudah mempersiapkan cake special buatannya sendiri, ia bahkan rela tidak tidur demi membuatkan Donghae cake.

Namun langkahnya tiba-tiba terhenti karena kalau dia tidak salah lihat, dia melihat Donghae tengah mencium seorang gadis, yang tak lain adalah musuh besar Minnie, yaitu Lee Eunhyuk.

Minnie pun menghampiri dua anak manusia yang menyerupai ikan dan monyet itu *gw dirajam Eunhae XD*, matanya berkaca-kaca, hatinya serasa ditikam sebilah pisau *Lebay lu,Min ==”*

“Do..Donghae Oppa… apa yang kau lakukan dengannya. Ka..kau..hiks..menciumnya?”. air mata sungmin sudah tak dapat dibendung lagi, dia mulai terisak dan reflex menampar Donghae.

PLAAKKKK

Karena merasa tak dapat menjelaskan apa-apa lagi, atau lebih tepatnya ngeles. *ampun dah bahasanya ==”*

akhirnya Donghae memutuskan untuk jujur kalau dia memang sedang berselingkuh.

“Baiklah Minnie, aku rasa sekarang memang sudah saatnya aku jujur. Aku dan Eunhyuk memang pacaran, sudah sebulan. Maafkan aku, sebenarnya aku sudah ingin memutuskanmu dari dulu, tapi aku tak tega. Maafkan aku, aku hanya mencintai Eunhyuk”. Jelas Donghae sejujur-jujurnya dengan tampang watdos(?) *kejam*

Minnie sudah tak mampu berkata-kata lagi, dia hanya memandang Donghae dengan tampang marah dan tak terima. Sementara yang di tatap hanya memasang tampang datar, dan disebelah Donghae, Eunhyuk tersenyum penuh kemenangan.

Tanpa piker panjang, Minnie melemparkan cake buatannya ke wajah tampan Donghae. Minnie sudah tak sanggup lagi, dia berlari meninggalkan kedua pasangan itu. Hingga akhirnya ia sampai di atap sekolah. Minnie menangis sejadi-jadinya, ia bahkan tak memperdulikan bel masuk yang berbunyi. Dia belum siap jika harus bertemu Donghae sekarang. Lebih baik ia bolos *jangan ditiru ==a*

Setelah lelah menangis, akhirnya Minnie memutuskan untuk pulang. Lagipula sekolah memang sudah sepi sejak 2 jam yang lalu.

Ketika akan melangkahkan kakinya menuruni tangga, ia merasakan kakinya menginjak sesuatu, impuls ia menoleh ke bawah. Ternyata ia menginjak sebuah buku. Karena penasaran, Minnie pun mengambil buku tersebut.

_AUTHOR POV END_

_SUNGMIN POV_

Kulihat sekolah telah sepi, ah, jelas bel pulang,kan sudah berbunyi sejak dua jam yang lalu. Sebaiknya aku pulang, untuk apa aku menangisi ikan amis itu lagi. Mulai sekarang aku akan mulai melupakannya.

Aku pun berjalan menuruni tangga, tunggu dulu, kenapa aku merasa menginjak sesuatu? Ah,benar. Aku menginjak sebuah buku. Buku siapa ini? Kenapa lusuh begini? Sepertinya ini diary. Karena penasaran kubuka diary itu.

Tiba-tiba dari diary itu keluar cahaya yang sangat menyilaukan, kurasakan tubuhku menjadi ringan. Semuanya menjadi serba putih…..

“hey, noona..gwaenchanayo..?”.

Aku mengerjap-ngerjapkan kedua mataku. Kepalaku benar-benar pusing, ada apa sebenarnya?

Ku edarkan pandanganku berkelilingan, semuanya terasa asing dimataku. Dimana aku?

Ku tatap seorang anak laki-laki berdiri di depanku dengan tampang bingung. Aigoo.. dia imut sekali.. kulitnya putih, rambutnya ikal, dan senyumnya… tunggu, kenapa senyumnya bisa se-evil itu? *udah tau,kan dia siapa?*

Hey, dia itu masih kecil Sungmin. Lagipula, kenapa aku bisa disini? Seingatku terakhir kali, aku masih berada di atap sekolah.

“hey, noona..gwaenchanayo..?”. anak itu mengagetkanku saja.

nan gwaenchana, nuguseyo?”. Tanyaku seperti orang linglung #dihajar Minnie

“cho kyuhyun imnida. Eh, tunggu, seharusnya aku yang bertanya kau itu siapa?” Tanya anak itu ketus.

Kenapa dia galak sekali,sih? Memangnya siapa yang lebih tua? Kurang ajar sekali dia. ==”

“Lee Sungmin imnida, tapi kau bisa memanggilku Minnie noona ^^”.

“oh,ya kyu. Ngomong-ngomong kenapa aku bisa berada disini?” tanyaku pada bocah evil ini.

“kemarin halmoni-ku menemukanmu pingsan di semak-semak belakang rumah. Jadi dia membawamu kemari. Padahal aku sudah melarangnya menolong orang asing sepertimu. Siapa tahu kau hanya berpura-pura dan berniat menculikku. Tapi halmoni bersikeras menolongmu, yasudahlah..”. jawab kyuhyun panjang lebar.

Hey ! apa maksud bocah setan ini?! Kata-katanya pedas sekali, . kalau tidak ingat aku menumpang dirumahnya, sudah ku ikat bocah ini di rel kereta *kejem amat lu,min*

“YA..! untuk apa aku menculikmu. Apa untungnya menculik bocah setan sepertimu ! lagipula aku bukan penipu, aku benar-benar pingsan tadi !”

“apa untungnya? Jelas saja kau beruntung menculik anak setampan aku. Baiklah aku percaya kau benar-benar pingsan”. Jawab Kyu dengan gaya tengilnya dan kemudian pergi entah kemana. Aku berani bersumpah demi semua kelinci pink. Aku ingin membunuhnya sekarang juga.

Bagaimana mungkin anak berusia 7 tahun bisa senarsis dia? Aku berjalan mengikutinya keluar kamar.

Hey, kenapa benda-benda disini jadul semua,ya? Seperti barang-barang tahun 90-an atau mungkin 80-an ? ah, entahlah. Aku terus mengikuti Kyuhyun. Mau kemana dia ?

Hmm… ternyata dia ke dapur. Apa dia mau membuatkanku makanan? Tak ku sangka dia masih punya sisi baik.

Dia berbalik dan duduk di meja makan, akupun ikut duduk karena ku pikir makanan-makanan itu untukku. Tapi ternyata…

Dasar bocah setan ! dia memakannya sendiri, padahal aku sangat lapar. Menyesal aku mengatakan kalau dia baik ==”

“hey, noona. Kenapa kau? Ini makanlah. Tampangmu seperti sudah 5 hari tidak makan”. Ucapnya dengan wajah watados seraya menampakan smirknya, yang menurutku tak pantas untuk anak seusianya ==”

Sebenarnya aku ingin marah, tapi itu bisa di tunda. Sekarang aku sangat lapar. Aku pun segera menyambar makanan itu. Kyu hanya geleng-geleng kepala melihat tingkahku. Ah, bodo amat,deh. Aku lapar.

Sambil makan, sesekali ku perhatikan rumah kuno ini. Tiba-tiba mataku menangkap sebuah benda yang biasa orang sebut kalender . Disitu terpampang tanggal 29 September 1995 *tanggal lahir saya tuh,haha XD*.

“hey,Kyu..nenekmu suka sekali,ya mengoleksi barang-barang antik ? sampai-sampai kalender tahun 1995,pun masih ada” tanyaku pada Kyu.

“apa maksudmu, noona? Barang-barang disini semuanya keluaran terbaru. Dan kalender itu, bukannya sekarang memang tanggal 29 September 1995 ? apa maksudmu kuno?”. Bantah Kyuhyun dengan ekspresi nyolotnya itu, yang benar-benar membuatku ingin membuangnya ke pulau komodo sekarang juga.

“kau bercanda ! jelas-jelas sekarang tahun 2012. Seingatku aku baru berulang tahun yang ke-17 belum ada sebulan yang lalu. Bagaimana bisa sekarang tahun 1995, sedangkan tahun itu aku baru lahir ?” aku pun tak mau kalah, ini semua tak mungkin. Mana mungkin ada manusia yang kesasar dan kembali ke masa lalu? Yang benar saja ? sulit di percaya, tahun 1995? Aku bahkan belum berumur setahun saat itu.

Segera saja aku mengecek semua barang di rumah itu. Benar saja, semuanya kuno. Karena masih belum yakin juga, aku pun keluar rumah dan nekad bertanya ke orang lewat (?)

“permisi, ahjussi ini tanggal berapa,ya?” aku menanti jawabannya dengan gugup.

“tentu saja tanggal 29 September”. Jawab ahjussi itu. Oh tidak… aku masih tak menyerah.

Aku bertanya kepada setiap orang yang lewat, namun jawaban mereka selalu sama

“29 September 1995”.

Kyuhyun yang sedari tadi memperhatikanku, hanya menatapku dengan pandangan horror.

“Kau gila,noona”. Katanya simple, se-simple Mr. Simple #plak. Lalu pergi dari hadapanku.

Aku hanya bisa diam mematung. Bagaimana mungkin ini terjadi ? bagaimana caranya aku kembali ke tahun 2012? aku harap ini semua hanya mimpi…

Tubuhku rasanya lemas, ini semua tak masuk akal. bagaimana bisa? Ku lihat Kyuhyun memandangku dengan tampang evilnya itu. Sialnya aku, tidak cukup hanya kembali ke masa lalu, sekarang aku malah bertemu bocah setan ini. Eomma.. Appa.. aku mau pulang….

“hey, noona mau sampai kapan kau berlutut di depan rumahku. Bisa-bisa nanti kau disangka orang gila yang mau menculikku”. Ucapnya dingin.

Dasar bocah evil, tapi benar juga. Orang-orang kini memperhatikanku sedang berlutut di depan rumah seorang anak kecil. Aku mulai terisak, aku benar-benar takut tak bisa kembali lagi dan terdampar di masa lalu seperti ini selamanya. Andwae…..! memikirkanya saja aku tak sanggup.

Samar-samar kulihat Kyuhyun menghampiriku,

“noona, kau kenapa? Kenapa kau menangis? Hey, ayolah… jangan menangis.. kalau kau menangis, imutmu itu bisa hilang,noona”. Ujar Kyuhyun menghiburku.

Tumben dia baik, eh, tunggu. Apa tadi dia bilang aku imut? Apa dia sedang merayuku? Aku benar-benar tak percaya dia berumur 7 tahun. ==”

“Kyu, maukah kau membantuku? Jebal…”. Pintaku sambil mengeluarkan jurus puppy eyes-ku. Kalau sudah begini, siapa yang berani menolak permintaanku.

“shireo”.

Eh, apa dia bilang tadi? Dia tidak mau membantuku? Baru kali ini jurus puupy eyes kebanggaanku gagal. Jangan-jangan dia memang benar-benar titisan iblis yang menyamar menjadi manusia.

Aku benar-benar sudah putus asa, mungkin memang sudah takdirku terjebak di masa lalu seperti ini, aku terisak semakin keras..

“hey..hey..noona, kenapa kau menangis lagi? Uljima, noona… baiklah, aku harus membantumu apa?” Ucap Kyu panik

Gotcha ! akhirnya dia mau juga membantuku. Aku pun memasang senyum termanisku kepadanya,

“bantu aku pulang ke tahun 2012, ya…?”

“aigoo… ternyata gilamu memang benar-benar parah, noona”. Ujarnya tanpa ekspresi

“apa maksudmu? Aku tidak gila. Aku benar-benar serius. Kau mau,kan membantuku?”.

“jelas-jelas kau gila ! mana mungkin yang kau katakan itu benar. Mana ada manusia yang terdampar ke masa lalu. Ku rasa kau mengalami gangguan jiwa”.

Dasar anak tidak tau diuntung (?) mana ada orang gila semanis dan seimut aku *narsis parah XD* tapi kalau di pikir-pikir, benar juga. Mana ada orang yang akan percaya dengan kata-kata ku. Mungin aku memang harus berusaha sendiri…

Sepanjang hari aku hanya melamun, memikirkan bagaimana caranya aku kembali. Bagaimanapun, kalau ada jalan pergi pasti ada jalan untuk kembali,kan?

“noona, sampai kapan kau mau melamun disana? Kau tidak mau makan?”.

“hey, Kyu. Kau bilang kau tinggal bersama halmoni mu, tapi kenapa aku tak melihatnya?” tanyaku tak menghiraukan perkataan Kyuhyun sebelumnya.

“halmoni sedang ke rumah temannya. Katanya 2 minggu lagi baru akan pulang”.

“apa halmoni mu tak khawatir membiarkan kau sendirian di rumah? Eh, tunggu kau kan setan. Tentu dia tak perlu khawatir,ya?” ucapku sambil nyengir gaje.

“apa maksudmu?” sepertinya dia tak terima dengan kata-kata ku barusan, tampangnya makin terlihat menyeramkan.

Aku mengerjapkan mataku, dan segera beranjak dari tempat tidur. Ku lihat Kyuhyun sudah rapi dengan seragam sekolahnya. Uuh.. mengingatkanku dengan sekolahku saja.. seharusnya hari ini aku bersekolah, demi masa depanku kelak *apa deh ==”*

“kyu, kau mau berangkat sekolah?” benar-benar pertanyaan bodoh.. sudah jelas-jelas dia pakai seragam, ya mau sekolah,lah..

“hmm..”. hanya itu jawabannya? Dia memang benar-benar pelit bicara.

“boleh aku ikut mengantarkanmu? Aku bosan di rumah.. boleh,ya..”

“tidak boleh. Nanti kau malah membuatku malu lagi”. Ujarnya sengit.

Aku hanya menundukan wajahku dan memasang tampang aegyo-ku. Sepertinya berhasil.

“baiklah..baiklah.. tapi kau jangan sampai membuatku malu”. Ucapnya final

“oke..^^”

Aneh sekali, aku seperti tak asing dengan tempat-tempat disini,

Hey, kenapa disana hanya ada lapangan? Seingatku disana ada supermarket langganan eomma.

yup, aku ingat. Ini,kan komplek perumahanku, jadi di masa lalu komplek perumahanku seperti ini.

Tunggu, kalau aku terdampar disini. Berarti aku bisa ketemu orang tuaku,dong ^^

“Kyu, bisakah kau mengantarkanku ke komplek perumahan ELF nomor 13?” semoga dia mau.

“baiklah, tapi setelah aku pulang sekolah. Jemput aku di sekolah”.

SKIP TIME

Lama sekali,sih anak itu keluar. Apa dia tak tahu aku sudah hampir lumutan menunggunya disini. Nah, itu dia keluar

“hey, Kyu !”

Keliatannya dia tak sendirian, ada seorang gadis mungil yang mengikutinya. Tapi kenapa Kyuhyun terlihat tidak senang? Dasar pangeran evil.

“ayo,noona. Kita pergi sekarang”. Ucapnya seraya menarikku meninggalkan gadis mungil itu

“Siapa dia,Kyu? Kenapa kau meninggalkannya tanpa bilang apa-apa?” tanyaku penasaran.

“namanya Wookie, dia menyukaiku, dia memang selalu mengikutiku padahal aku sudah menolaknya”. Ujarnya santai

Aku hanya memandang cengo ke anak ini. Benar-benar sok jual mahal !

“kita sudah sampai, noona”. Ujarnya membuyarkan lamunanku.

Benar, ini rumahku. Hanya catnya saja yang terlihat berbeda. Kulihat ada sepasang yeoja dan namja muda yang keluar, sang yeoja menggendong seorang bayi.

Mereka terlihat seperti orang tuaku.. ya,benar. Mereka memang orang tuaku. Mereka tampak jauh lebih muda.

Dan bayi itu.. apa itu aku?

Tanpa terasa air mataku mulai turun,

“eomma..appa.. bogoshipoyo”. Gumamku lirih sambil menyembunyikan isakanku, aku harus kuat. Aku yakin aku bisa kembali ke masa depan.

Ku rasa Kyuhyun kini tengah memperhatikanku, ku tolehkan kepalaku kearahnya, dia hanya memandangku dengan tatapan yang sulit ku artikan, bukan seperti tatapannya yang biasa.

Tiba-tiba pasangan muda tadi menoleh kearah kami

“nuguseyo…?” Tanya mereka.

“appa, eomma,aku Lee Sungmin… aku anak kalian” ucapku tanpa pikir panjang, bodoh, mana mungkin mereka percaya. Mereka pasti sudah menganggap aku gila sekarang.

“kau benar-benar bodoh, noona”. Bisik Kyu padaku.

“kau bercanda. Anak kami memang bernama Lee Sungmin. Tapi dia baru berumur 8 bulan, jangan mengada-ngada. Dasar gadis aneh”. Ucap mereka lalu pergi meninggalkan kami.

Aku tak sanggup lagi, aku menangis sejadi-jadinya..

“noona, uljima.. ayo kita pulang” ku lihat Kyu menatapku dengan wajah prihatin.

Aku hanya mengangguk dan mengikutinya pulang.

-TBC-

30 thoughts on “FF KYUMIN / MY LITTLE EVIL PRINCE / PART 1”

  1. annYeong chingu..
    aku reader baru nich..hhe
    mian udh baca ff nYa tanpa ijin..
    cerita nYa seru chingu..donghae jahat bnget dua’in sungmin.. T_T..
    di tnggu chapter berikut nYa iia..

  2. Terusin thor,😀 nice ff !
    Nanti umin bisa pulang kan thor?
    Di 2012 jadiin kyu jodohnya umin ya thor.. Jeballllll *puppy eyes -gagal–*

  3. wah..jd buku it bkin minimie k msa lalu dia msh 8 bln?
    Hauh..trasa skit sat org tua sndr tk mngnalmu ming..next kajja..

  4. Annyeong kak ku reader nich ……🙂
    makin seru ajah ceritanya nanti ku mnta PW chap.3 nya kak ku mention ajah y twitter ku @astuti_firda😉

  5. Hae jahat, tpi gk apa apalah yg penting sungmin akhirnya sama kyu
    Min terdampar ke masa lalu ya???
    Dsar, kyumin narsis bgt sih.

  6. Aku bru baca ff ini tadi, trus bru mau pindah bca yg part 2. Aku penasaran banget selanjutx gimana. Aku lanjut bca dlu yah^^

  7. Wahh, ini kayak fantasy gt y min bisa kembalii ke masa lalau,seruu nihh,kalau bisa Q juga mau kembali ke masa lalu haha,pingin liat masa lalu pas q blm lahir kayak gimana

  8. lagi2 perjalanan waktu aq suka..tapi yang ini perjalanan waktu ke masa kecil.. aigooo…ada apa sungmin harus kemasa kecilnya apa ada sesuatu yang terlewatkan…

  9. Kyu pabo, kenapa gak percaya ama ming.
    Kasian ming harus terdampar dg bocah evil kek kyu 😄
    Kapan ada kyumin moment ni? 😄

  10. itu berarti sungmin nggak jodoh sama donghae, dia jodoh’a sama kyuhyun, tp kyuhyun pcr aku!
    ijin baca reader baru🙂

  11. Wah, Kyu msh kecil ud jd anak nyebelin tkg ngatain org pula, hehe.. Sungminny ad dua, sungmin besar n sungmin bayi:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s