FF KYUMIN | BeautyMing and the KyuBeast | 2shoot -A-


A KYUMIN FANFICTION
.
Presented by Sevy Lelibriani © 2012
.
BeautyMING And The KYUbeast
.
Disclaimer : Terinsipirasi dari Disney “Beauty And The Beast”
Warning : Genderswitch, Girl!Min | Monster!Kyu, EYD tidak sesuai, typo (s).

2shoot // bag A

*******

Author Pov

“…dan akhirnya mereka hidup bahagia selamanya.” ucap seorang wanita tua sambil menutup buku dongengnya. Suara riuh anak-anak di gubuk tempat tinggal wanita itu terdengar memecah keheningan yang tadi tercipta ketika si wanita tua bercerita. Kini mereka sibuk mengomentari kisah yang tadi diceritakan oleh wanita tua itu, yaitu dongeng ‘Beauty and the Beast’, tidak terkecuali seorang gadis kecil, yang sejak tadi begitu serius mendengar cerita si wanita tua.

“Halmoni, apakah nanti Minnie bisa bertemu pangeran seperti yang di dongeng itu?” tanya gadis kecil itu sambil mengerjapkan mata kelincinya imut.

“Tentu, kelak kau akan berjodoh dengan seorang pangeran tampan, anak manis.” Minnie kecil yang tak mengerti apapun, kini tersenyum ceria. Dia sama sekali tak mengira apa yang akan dialaminya di masa depan. Di saat seluruh anak pulang dari gubuknya, wanita tua itu perlahan menghilang bersamaan dengan bias cahaya yang menyelimutinya…

******************
10 tahun kemudian

“Pelayan.. Mana sepatuku…! Pak Jung, cepat siapkan mobilku. Aku sudah hampir terlambat. Dalam waktu 10 menit, semuanya harus siap. Kalau tidak, kalian semua akan ku pecat…!” teriakan seorang pemuda tampan berusia 17tahun kini menggema di rumah megah tersebut.

“Kyu, tak bisakah kau belajar untuk mandiri? Siapkanlah seluruh keperluanmu sendiri. Appa dan Umma tidak mendidikmu untuk jadi anak manja.” ucap seorang wanita paruh baya pada pemuda itu. Dia sungguh prihatin melihat kelakuan putra tunggalnya yang kian hari, makin kurang ajar.

“Lalu untuk apa Appa dan Umma menggaji para pelayan kalau pada akhirnya aku mengerjakan segalanya sendiri?” ucap pemuda itu cuek sambil memakan sarapannya. Sementara itu orang tuanya hanya saling berpandangan dan menghela napas prihatin.

*****************

Sementara itu disebuah keluarga lain, keadaannya sungguh berbanding terbalik. Kehidupan keluarga ini sungguh sederhana. Namun mereka sangat bahagia.

“Umma.. Appa, Minnie berangkat dulu,ya.” ucap seorang gadis manis sambil mencium pipi kedua orangtuanya. Ah,benar-benar keluarga bahagia. Gadis itu kini berjalan riang menuju sekolahnya. Jarak sekolahnya dengan rumahnya hanya butuh waktu 10 menit jika ditempuh dengan jalan kaki.
Di waktu yg bersamaan, melesat sebuah mobil mewah di jalan tersebut, dan…

BRAK

Mobil itu menyerempet seorang wanita tua renta yg akan menyebrang. Tak berapa lama, keluar sosok pemuda dari mobil tersebut.

“Hey, Nenek tua ! Kalau berjalan lihat-lihat, dong. Kalau sampai mobilku lecet akan ku tuntut kau.” bentak pemuda itu kemudian masuk ke mobilnya dan melesat pergi.

Minnie yg menyaksikan kejadian itu segera berlari kearah wanita itu.

“Halmoni, gwaenchanayo?” tanya Minnie khawatir.

“Ne, gwaenchana, Nona manis.” jawab wanita itu sambil tersenyum.

“Pemuda itu akan mendapatkan ganjaran atas semua perbuatannya selama ini.” ucap wanita itu sambil menyeringai. Sementara Minni hanya menatapnya heran.

Author Pov End

***************

Kyuhyun Pov

Hah, aku benar-benar benci hari ini. Lihatlah, pagi-pagi aku sudah menyerempet wanita tua. Sekarang, begitu sampai di sekolah yeoja-yeoja centil mengerumuniku & memberiku hadiah, apa mereka tak kapok telah ku tolak? Oh,ayolah.. Aku tahu gadis-gadis itu tak tulus padaku. Mereka hanya ingin hartaku. Memuakan.

***************

Aneh sekali, hari ini aku merasa begitu lelah, tubuhku terasa lemas. Lebih baik aku tidur, tak kuhiraukan panggilan Umma yg menyuruhku makan. Badanku terasa remuk. Ada apa denganku? Ku baringkan tubuhku dikasur dan tak lama akupun terlelap..

NIGHT

“Kyu, bangun,nak. Makan dulu,” kudengar suara Umma dari luar kamar. Segera aku bangkit dan melangkah ke kamar mandi. Disaat aku melewati cermin, aku merasa seperti melihat sesosok makhluk aneh. Apa itu? Karena penasaran, akhirnya kuputuskan mendekat kearah cermin,dan…

“ANDWAE…!!” katakan aku sedang bermimpi! Makhluk apa yg ada di depanku kini? Apa itu aku? Kusentuh wajahku. Wajahku kini dipenuhi bulu, mataku mengecil dan bulat seperti kelereng. Kenapa aku terlihat seperti serigala begini? Kemana wajah tampan kebanggaanku? Kurasakan kakiku melemas,perlahan tubuhku merosot dan air mataku pun menetes. Untuk pertama kalinya sepanjang eksistensiku sebagai pria tampan dan kaya raya, aku menangis !

“Kyu.. Kau sudah bangun?” kudengar suara Umma dari luar kamar. Aku harus bagaimana? Apa yg harus kukatakan pada Umma? Belum sempat aku menjawab panggilan Umma pintu kamarku terbuka.

“Kyu.. HWAA..! Tolong ada monster!” apa-apaan ini? Bahkan Ummaku sendiri menyangka kalau aku adalah monster? Kemudian kulihat Umma mengambil tongkat baseball dan memukulkannya kearahku. Sepertinya setelah ini aku harus segera dilarikan ke Rumah Sakit akibat pukulan benda tumpul. ==” Umma terlihat kalap memukulku. Badanku mau remuk rasanya. Tak berapa lama kulihat seseorang memasuki kamarku. Appa.

“Ada apa ini? Astaga!” Appa terlihat kaget bercampur panik.

“Siapa kau? Dimana putraku? Kau apakan Kyuhyun?” teriak Appa dan kemudian memukulku tak kalah ganas dari Umma.

“U..Umma..Appa.. Aku Kyuhyun.” suaraku terasa tercekat, darah segar mengalir dipelipisku, namun Appa tak berhenti menyiksaku. Perlahan butiran bening keluar dari mataku. Lagi2 aku menangis.

“Yeobo..cukup, kurasa dia sudah kesakitan.” Samar-samar kudengar suara langkah kaki Umma mendekatiku. Segera ku genggam tangan Umma. Awalnya Umma terlihat kaget, namun

“Umma..ini aku, Kyuhyun. Kumohon percayalah..” lirihku sambil menangis, Umma menatap mataku dalam, kurasa Umma mulai percaya. Aku yakin kontak batin antara ibu dan anak itu kuat.

“Kyuhyun-ah…” Umma terisak dan memelukku. Sementara Appa terlihat shock dan menjatuhkan tongkatnya.

********************

“Apa yg terjadi,Kyu? Kenapa bisa jadi seperti ini?” kini aku di introgasi oleh Umma dan Appa.

“Aku tak tahu.. Begitu aku terbangun tiba-tiba sudah begini.” lirihku.

Kulihat Appa mengacak-acak rambutnya frustasi, sementara Umma hanya memandangiku sedih.

“Apa salah Appa,Kyu? Sampai kau bisa jadi seperti ini? Apa ini hukuman buat Appa karena tak bisa mendidikmu selama ini?” aku hanya menunduk mendengar ucapan Appa, ya, sepertinya ini teguran dari Tuhan atas kelakuanku selama ini. Suasana mendadak hening. Sepertinya Appa dan Umma sibuk dengan pikirannya sendiri. Namun tiba-tiba..

“Kau harus kami asingkan,Kyu.” seketika aku mendongak menatap Appa. Apa maksud ucapannya barusan?
Umma juga tak kalah terkejut dengan ucapan Appa.

“Apa maksudmu,yeobo?” tanya Umma was-was.

“Aku tidak ingin ada seorangpun yg tahu tentang kejadian yg menimpa Kyuhyun. Kita harus segera menyembunyikannya sebelum aib ini menyebar. Terutama dikalangan bisnisku.” ucap Appa dingin. Jadi aku di anggap aib?

“Andwae! Aku tak ingin dipisahkan dari putraku. Biar bagaimanapun dia anakku.” teriak Umma sambil memelukku.

“Kau tidak perlu khawatir. Kyuhyun akan kita asingkan ke vila kita di dekat hutan. Aku juga akan mencarikan asisten sekaligus seorang pelayan buat Kyuhyun, tentu saja orang itu harus benar2 bisa dipercaya untuk menjaga rahasia kita. Aku jamin Kyuhyun tidak akan terlantar. Bagaimana?” aku hanya bisa pasrah mendengar keputusan Appa, sepertinya ide Appa memang bagus untuk saat ini. Umma terlihat ragu dan menatapku.

“Aku bersedia, Appa.” ucapku yakin.

*****
Pagi-pagi buta Umma membangunkanku. Kulihat, barang-barangku sudah dikemas rapi. Apa aku sudah harus pergi?

“Kyu, cepat. Kau harus pergi sebelum orang-orang menyadari keadaanmu sekarang.” ucap Appa dingin.

“Lalu bagaimana dengan sekolahku,Appa?”

“Sudah Appa urus, Appa bilang kau pindah ke luar negri. Sekarang cepat masuk ke mobil.” titah Appa.

“Ne, Appa.”

Selamat tinggal rumah~

******************

Setelah 2 jam perjalanan, akhirnya kami sampai di vila Appa. Letaknya benar-benar terpencil.

“Pelayanmu akan datang nanti siang,Kyu. Perlakukan dia dengan baik. Karena hanya dia temanmu disini.” ucap Appa.

“Ne Appa.”

*******************

Sungmin PoV

“Kau yakin dengan keputusanmu, Minnie?” sontak kubalikan tubuhku menatap sosok Umma yg kini memperhatikanku mengepak pakaianku.

“Tentu, Umma. Biarkan Minnie membantu keluarga kita, Umma. Lagipula pekerjaanku disana tidak terlalu berat. Umma tenang saja, aku akan baik2 saja.” ucapku sambil memeluk Umma.

Yah,aku memang benar2 membutuhkan pekerjaan ini, Appaku divonis menderita kanker. Aku harus giat bekerja untuk mengumpulkan biaya. Dan akhirnya keberuntungan berpihak kepadaku.
Kemarin Park Ahjumma, tetanggaku memberitahuku kalau majikannya-keluarga Cho-mencari seorang pelayan pribadi yg akan ditempatkan di vilanya. Ya, Park ahjumma adalah pelayan di rumah keluarga Cho, jadi dia dapat membantuku.

flashback

Kulangkahkan kakiku memasuki rumah megah ini, tak lama kemudian muncul seorang pria & seorang wanita menghampiriku.

“Kau yg bernama Lee Sungmin?” tanya wanita itu ramah.

“Ne, Nyonya. Saya Sungmin.”

“Apa kau yakin mau menerima pekerjaan ini?” tanya wanita itu.

“Saya yakin, Nyonya.” jawabku sopan.

“Tapi ada satu hal yg harus kau tahu dan kau harus berjanji untuk merahasiakannya.” kali ini si Pria yg membuka suara. Walaupun heran akhirnya aku mengangguk.

“Jika kau melihat keanehan pada orang di vila itu, jangan coba2 kau membocorkannya ke orang2. Atau bisa ku pastikan kau & keluargamu tidak akan selamat.”

GLEK

“Ba..baik Tuan. Saya janji akan tutup mulut.”

“Bagus.”

flashback end

******************

Akhirnya aku sampai juga di vila keluarga Cho. Segera ku ketuk pintu tersebut.

KRIET

Akhirnya pintu tersebut terbuka juga. Aku yakin pasti yg membuka adalah calon majikanku,

“Annyeonghaseyo, Lee Sungmin imnida, aku adalah pelayan anda.” ucapku sambil membungkuk. Aneh sekali majikanku ini. Kenapa dia pakai jubah dan menutupi wajahnya? Apa wajahnya cacat? Ah, apa yg kau pikirkan Minnie! Itu bukan urusanmu.

“Cepat masuk.” suara berat itu mengintrupsi lamunanku. Tanpa pikir panjang, ku langkahkan kakiku masuk dan mengikuti langkahnya.
***************
Sungmin pov

Kulangkahkan kakiku memasuki vila tersebut, vila ini cukup besar dan mewah. Namun kenapa suasana disini begitu mencekam? Ah, singkirkan pikiran paranoidmu Minnie.

“Ini kamarmu, mulai sekarang kau akan menempati kamar ini. Cepat bereskan barang-barangmu dan segera temui aku di lantai bawah.” suara berat majikan baruku ini mengintrupsi lamunanku. Aku bahkan tak sadar kalau sekarang kami berada di depan sebuah kamar.

“Ne, Tuan.” tanpa bicara apapun lagi, namja aneh itu berlalu dari hadapanku. Ku edarkan pandanganku mengamati kamar baruku. Kamar ini cukup luas, sepertinya aku akan betah berada disini. Ah, aku harus buru-buru, bukankan Tuan muda Cho tengah menungguku dibawah?

****************
“kau sudah selesai?” apakah orang ini memiliki indra ke 6? Bahkan dengan posisi membelakangikupun, dia menyadari kehadiranku?

“ne, Tuan.” jawabku sedikit takut. Sepertinya dia orang yang antisosial dan arogan. Perlahan dibalikannya tubuhnya menghadapku, dia berjalan kearahku. Entah kenapa aku merasa sedikit gugup.

“aku ingin mengadakan perjanjian denganmu.” ucapnya ketika sudah tepat berada dihadapanku. Impuls kudongakan kepalaku berharap bisa melihat wajahnya, hey, dia tak membuka jubah dan penutup wajahnya sedari tadi !

“perjanjian? Perjanjian apa Tuan?”

“kau harus berjanji padaku, ketika kau melihat wajah asliku kau tidak akan kabur atau menghinaku. Kau juga harus tutup mulut dan merahasiakan segala yang kau alami disini, sekalipun pada orang tuamu. Kau mengerti?” aku mengerutkan keningku bingung. Apa maksud namja ini? Kenapa perasaanku jadi tak enak? Ah, sudahlah, yang memilih dan memutuskan untuk bekerja disini kau sendiri Minnie! Kau harus yakin dengan pilihanmu.

“ne, saya berjanji, Tuan.”

“jika kau melanggar janjimu, maka nyawamu dan keluargamulah taruhannya.” seketika aku merinding mendengar ancamannya, memang ini bukanlah ancaman pertama yang kudengar dari awal aku memilih bekerja disini. Tapi entah kenapa ketika namja ini yang mengucapkannya membuatku merinding dan sedikit takut.

“ne, Tuan.” jawabku sedikit takut. Dia menyeringai kearahku. Seketika aku bergidik ngeri. Perlahan dia mengarahkan tangannya menuju jubahnya. Akhirnya aku akan melihat sosok asli tuan muda Cho.

Sungmin PoV End

************

Kyuhyun PoV

Perlahan kuarahkan tanganku hendak membuka jubahku. Kuperhatikan wajahnya. Ekspresinya begitu tegang. Apa dia sebegitu penasarannya dengan wajahku? Sedikit ragu ku singkap kain jubah yang kini menutupi tubuh dan wajahku. Ah, cepat atau lambat dia juga akan mengetahui wajah asliku. Untuk apa ku tutup-tutupi lagi. Lebih baik dia tahu sekarang. Perlahan kain itu tersingkap dan muncullah sosokku yang sebenarnya. Dia tampak tertegun menatapku. Sepertinya ia tak percaya akan hal yang ada dihadapannya sekarang. Biar kutebak, pasti setelah ini dia akan kabur ketakutan, atau lebih parahnya dia akan pingsan.

“kenapa? Kau takut? Kau tak menyangka kalau aku adalah monster?” tanyaku sinis sambil menatapnya. Dia hanya mengerjapkan matanya imut. Eh,imut??

“a..ani, Tuan.” jawabnya gugup. Aku menyeringai, ah pasti sekarang aku benar2 terlihat seperti iblis. Aku tahu dia berbohong. Pasti dia takut melihat wujud asliku. Seekor monster serigala.

“kau tak usah berbohong. Aku tahu, sebenarnya kau menganggapku aneh,kan? Kau pasti tak menyangka kalau majikanmu adalah seekor monster,kan? Kau ingin lari?” dia menatapku lekat.

“ani, Tuan. Aku telah berjanji pada anda dan keluarga Cho kalau saya akan mengabdi pada anda. Dan mengenai wujud asli anda. Jujur, sebenarnya awalnya aku sedikit kaget. Aku pikir makhluk sepertimu hanya ada di dongeng saja. Tapi itu tak masalah. Aku akan tetap bekerja padamu.” jawabnya panjang lebar.

“tentu saja kau mau bekerja padaku. Kau melakukannya karena uangkan? Semua manusia sama saja.” lagi-lagi ucapan sinis keluar lagi dari mulutku. Kulihat wajahnya menampakan ketidaksukaan. Apa dia tersinggung?

Kyuhyun PoV End

***********

Sungmin PoV

Jujur,aku tak menyangka kalau tuanku adalah seekor manusia serigala. Pantas saja sikapnya terkesan dingin dan antisosial. Namun baru beberapa saat penilaianku terhadapnya menjadi cukup baik, dia kembali berkata dengan sombongnya

“tentu saja kau mau bekerja padaku. Kau melakukannya karena uangkan? Semua manusia sama saja.” hey, aku memang butuh uang. Tapi aku tak sehina itu !

Beberapa saat kami terdiam, sampai akhirnya…

KRUYUK~

bunyi apa itu? Ku tatap namja serigala dihadapanku, sepertinya ia salah tingkah. Aku tersenyum,

“aku akan memasakanmu makanan.” ucapku dan berniat pergi. Namun,

“Sungmin-ah.”

“Ne?”

“Jangan panggil aku Tuan. Panggil saja aku Kyuhyun.”
************
Kyuhyun PoV

Kuperhatikan Sungmin yang kini tengah sibuk memasak di dapur. Dia terlihat serius sampai-sampai tak menyadari kehadiranku. Tak berapa lama kemudian masakannya selesai.
“Tuan..eh,maksudku Kyu. Sejak kapan kau disitu? Mengagetkanku saja.”
“aku sudah disini sejak tadi. Kau saja yang tidak peka, mana makananku? Cepat. Aku lapar.” tanpa berkata apapun, diletakannya masakannya dihadapanku. Apa ini? Kenapa ada sayurnya?
“aku tidak mau makan.” ucapku sambil menyingkirkan piring tersebut, dia mengernyit bingung.

Kyuhyun PoV End

************

Sungmin PoV

“aku tak mau makan.” ucap Kyuhyun sambil menyingkirkan piring tersebut. Aku mengernyit heran. Apa masakanku tak layak santap? Dia bahkan belum menyentuhnya sama sekali.
“kenapa,Kyu? Kau bahkan belum mencicipinya.”
“aku tidak mau makan sebelum kau singkirkan sayuran itu.” ucapnya dingin.
Mwo? Ternyata hanya itu? Dasar anak manja. Segera ku ambil piring tersebut dan kusisihkan sayurannya hingga tersisa dagingnya saja.
“ini. Sudahku singkirkan sayurannya.” ucapku kesal dan berniat pergi.
“mau kemana kau? Duduk dan temani aku makan.” titahnya. Dasar diktator.

“Sungmin-ah.”

“hmm?” jawabku malas.
“berapa umurmu?”

“17 tahun.” jawabku. Dia mendongakan kepalanya dan menatapku.

“berarti kau masih sekolah? Bagaimana dengan sekolahmu?”

“ya,aku masih kelas 2 SMA. Karena jarak vila ini ke kota jauh, jadi appamu memindahkanku ke sekolah di pedesaan dekat vila ini. Butuh waktu setengah jam untuk ke desa itu.” jelasku.

“apa alasanmu bekerja disini?” tanyanya lagi. Dia seperti sedang mengintrogasiku saja.

“seperti yang kau bilang. Aku melakukannya karena uang. Aku butuh uang untuk membiayai pengobatan Appaku. Kau harus tahu, tidak semua orang bisa seberuntung kau yang hidup dengan kelimpahan materi. Termasuk aku, aku harus bekerja keras untuk mendapatkan uang.” entah keberanian darimana aku bisa berkata seperti itu padanya.

“aku selesai.” ucapnya kemudian pergi. Aneh, tadi dia yang menyuruhku menemaninya. Sekarang malah dia yang pergi seenaknya. Apa dia tersinggung dengan kata-kataku?

Sungmin PoV End

*************
Author PoV

Pagi ini Sungmin telah bersiap ke sekolah barunya. Seluruh tugas rumah telah selesai dikerjakannya. Menyiapkan sarapan buat Kyuhyun pun sudah.
“kau sudah mau berangkat?”
“ne, semua tugas sudah kuselesaikan. Segala keperluanmu juga telah ku siapkan. Aku pergi dulu.” ucap Sungmin, kemudian pergi meninggalkan Kyuhyun yang menatapnya nanar.

********

“Hey, kau Lee Sungmin,kan? Murid baru di kelas XI?” seorang namja tinggi dan cukup tampan menghampiri Sungmin.
“ne, mian nuguseyo?” tanya Sungmin bingung.
Namja itu tersenyum dan mengulurkan tangannya.
“aku Jungmo. Kelas XII.”
“oh,ternyata kau sunbaeku.”
“kau mau pulang? Bagaimana kalau ku antar?” tawar Jungmo.
“baiklah.”

****
“rumahmu dimana Sungmin-sshi? Sepertinya ini arah ke hutan.” ucap Jungmo was-was. Sungmin tersentak, hampir saja dia lupa kalau dia harus merahasiakan identitasnya dan tempat tinggalnya.

“rumahku sudah dekat,kok sunbae. Kau cukup mengantarkanku sampai disini saja. Mian, aku tak bisa mengajakmu mampir.” ucap Sungmin tak enak.

“hmm..gwaenchana. Oh,ya panggil saja aku Jungmo Oppa. Agar lebih akrab, arraseo?”

“ne,arraseo.” ucap Sungmin sambil tersenyum. Refleks, Jungmo gemas dan mengacak-acak rambut Sungmin kemudian pergi, setelah Jungmo hilang dari pandangannya, Sungmin kembali melanjutkan langkahnya untuk pulang. Tanpa dia sadari sedari tadi ada sepasang mata yg menatapnya geram di balik pohon. Sosok itu menggeram marah dan bergegas pergi.

********

“aku pulang.”

“Siapa pria itu?” belum sempat Sungmin masuk, Kyuhyun sudah menghadangnya didepan pintu.
“apa maksudmu? Kau mengikutiku?”

“a..ani.. Aku hanya sedang berjalan-jalan tadi. Dan tak sengaja aku melihatmu pulang dengan seorang namja. Siapa dia?” tanya Kyuhyun sarkastik.

“Dia sunbaeku. Kau tenang saja, aku jamin rahasiamu tidak akan bocor.” ucap Sungmin cuek.

“sunbae? Kau harus ingat tujuanmu kesini, yaitu jadi pelayanku. Bukan untuk berkencan dengan namja.” balas Kyuhyun sinis.

“ya, aku tahu kalau aku ini pelayanmu. Tapi kau tak berhak mengaturku untuk berteman dengan siapa. Asal kau tahu, aku tidak berkencan dengan Jungmo Oppa. Dia hanya mengantarku pulang. Satu lagi, dia lebih baik darimu.” ujar Sungmin tak mau kalah, kemudian meninggalkan Kyuhyun yang masih mematung di depan pintu. Tangannya mengepal. Giginya bergemeletuk marah.

‘awas kau Lee Sungmin’

TBC

21 thoughts on “FF KYUMIN | BeautyMing and the KyuBeast | 2shoot -A-”

  1. aish kyu jangan marah2 gitu dong pagi2, jadi dikutukkan loh bandel sih!! haah ming sabar ya jadi pelayannya kyu harus panjang sabar ngadepin kyu, semangat ming!!! yeeiii

  2. Aigoo ternyata Ming punya mimpi bisa hidup bersama ma pangeran tampan y🙂
    Aigoo Kyu cukup menyebalkan y n suka semaunya sendiri y TT
    Eh Kyu dikutuk oleh nenek yang Kyu tabrak y TT
    Aigoo malang kali Kyu sempet dipukuli ma Appany sendiri saat melihat wujud Kyu yang berubah menjadi monter y TT
    Eh Ming menjadi asisten Kyu demi membiayai pengobat5an Appany y🙂
    Kirain Ming beneran bakal kabur saat Kyu memperlihatkan wajah aslinya ma Ming
    Aigoo KyuMin dach mulai berdebat soal masakan y hehehe🙂
    Eh Kyu sepertiny kurang suka y melihat Ming bersama ma Jungmo tau Kyu dach mulai cemburu???
    Aigoo apa yang bakal terjadi ma Ming???

  3. kyu kyu…
    kau tak berubah juga…

    hapuslah sifat buruk mu…
    biar cepat kembali menjai kyu yg tampan

    kekeke

  4. Annyeong. Aku baru di sni baru baca part A n B,x di procted
    Kyu bnar2 angkuh.ohh ya gmana cara ngedaptin pw bwt part B??
    Seklian ijin bacaFf yg lain kcuali Yaoi. Gomawo

  5. annyeong eon aku reader baru🙂 aku minta pw yg bag B dong eon.. udah aku line ya eon.. gomawo.. cie cie kyu cemburu hahaha makin penasaran aja

  6. Ya ampun kyuhyun galak banget c ma sungmin….
    Kalo cemburu bilang aja,, ga usah dipendam juga kali kyu….

  7. hahahaha…
    puas banget kalo tau kyuhyun marah karna cemburu liar umin jalan bareng cowok lain….
    hehehe

    hey anyoeng, aku mungkin pembaca yang kesekian…
    saat buka blog ini terus baca2 ternyata ceritanya bagus jadi ikutan deh nyimbrung baca…
    hehe…
    salam kenal mimin sevy..

  8. Kyu wlu ud dikutuk ttp aj jd org yg nyebelin, hehe.. Dy lgsg cmbru aj liat Min jln sm jungmo. Minnie yg sbr aj y

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s