FF SUPER JUNIOR | INSIDIOUS | HOROR | =PART 1=


Annyeong, saya nongol dengan ff remake coba-coba (?), kali ini saya bawa genre horror. Lagi bosen ma cerita romance #dibakar readers😄, o, ya, sekali lagi saya bilang, kalo ini ff remake dari film INSIDIOUS. Yang udah nonton pasti tau ceritanya, okelah, ni dia ff nya. Happy reading,

Title      : Insidious

Author :  Sevy Lelibriani Elf-Sparkyumin

Genre   : Horror, BL, little bit romance

Rating   : T

Cast      : Kyuhyun, Sungmin, Kang In, Siwon, Lee Teuk, Kibum, Eunhyuk, Donghae, other.

 

****************************

 

Sungmin’s PoV

 

Hari ini kami berkemas menuju villa yang akan kami tempati nanti. Tahukah kalian siapa saja yang kumaksud dengan ‘kami’? baiklah akan ku jelaskan. Hari ini, aku beserta Leeteuk hyung, Kangin hyung, Siwon, dan Kyuhyun akan pergi meninggalkan dorm kami untuk liburan, ya, kami adalah anggota boyband. Kau tahu Super Junior? Itulah nama boyband kami. Kebetulan selama beberapa minggu kedepan, manajemen kami memberi ijin khusus bagi kami untuk liburan. Untuk itu kami sepakat untuk berlibur ke vila milik keluarga Kyuhyun.

 

“Sungmin-ah…” kutolehkan kepalaku untuk melihat siapa yang memanggilku, ah rupanya Kangin hyung. Kupasang senyum terbaikku ketika ia mulai menghampiriku.

 

“Ada apa, hyung?”

 

“Sini, biar kubawakan barangmu. Kelihatannya berat.” Tanpa menunggu persetujuan dariku, Kangin hyung segera merampas barang di tanganku dan membawanya menuju mobil kami. Entah kenapa, menurutku atau hanya perasaanku saja, sepertinya Kangin hyung begitu perhatian padaku. Ketika aku hendak menyusul yang lain, sekilas aku melihat seorang pria tengah menatapku tajam.

 

“Kyuhyun-ah…” aneh sekali, bukannya menjawab penggilanku, Kyuhyun malah pergi sambil melengos. Ada apa dengannya?

 

 

Sungmin’s PoV end

 

****************************

Author’s PoV

 

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya mobil yang ditumpangi oleh kelima namja tampan tersebut sampai di villa tujuan mereka. Tanpa banyak basa-basi, segera mereka memasuki villa besar tersebut.

 

“Hwahh… aku lelah… teriak Siwon kemudian berlari menuju kamarnya.”

 

“Kalian juga beristirahatlah. Pilih kamar yang kalian suka.” Titah sang leader a.k.a Leeteuk kepada dongsaeng-dongsaengnya yang terlihat mengenaskan. Tanpa banyak bicara, mereka segera bubar menuju kamar masing-masing.

 

 

Author’s PoV end

 

****************************

Sungmin’s PoV

 

“Hooaamm..”

 

Ku kerjapkan mataku perlahan dan berusaha untuk bangkit dari tempat tidur. Benar-benar tidur yang menyenangkan. Sudah lama sekali rasanya tak bersantai seperti ini. sepi sekali, apa yang lainnya belum bangun, ya? Lebih baik aku keluar.

 

KRIET

 

Kutelusuri detail rumah ini sambil sesekali menata dan membersihkan barang yang sedikit berdebu. Seketika arah pendangku terhenti pada sebuah album foto, yang kelihatannya sangat using. Penasaran, kuambil album foto tersebut dan membukanya perlahan. Aigoo… ternyata album foto keluarga besar Kyuhyun. Kubolak-balik lembar demi lembar album foto tersebut. Aku sedikit bingung dengan album foto ini,

 

“Apa yang kau lakukan?” sontak aku tersentak kaget mendengar suara bass yang sangat kukenal ini. “Kyuhyun-ah…” lirihku sambil tersenyum padanya. Perlahan ia menghampiriku dan duduk disampingku.

 

“Kau sedang apa, hyung?”

 

“Ani… hanya melihat-lihat album foto saja. tapi, kenapa tidak ada satupun fotomu disini, Kyu?” tanyaku bingung.

 

“Aku juga tak tahu. Mereka bilang, sewaktu kecil aku phobia kamera.”

 

“Ah, begitu… hm, aku akan siapkan sarapan. Kau bangunkanlah yang lain.”

 

 

Sungmin’s PoV end

 

****************************

Kyuhyun’s PoV

 

Seusai sarapan, kami semua berkumpul dihalaman depan villa. Sepertinya para hyung berencana ingin keliling wilayah villaku ini. sejujurnya aku sangat malas.

 

“Aku ingin keliling di sekitar area danau. Ada yang mau ikut?” tawar Leeteuk hyung.

 

“Ah, ani, hyung… aku ingin ke bukit saja.” tolak Siwon hyung.

 

“Aku ingin ke perkebunan teh bersama Sungmin. Kau mau,kan Min-ah?” sungguh, rasanya dadaku panas sekali mendengar kata-kata Kangin hyung, apa-apaan dia mengajak Sungmin hyung segala? Ingin berduaan?

 

“Ne, tentu saja.” rasanya amarahku sudah sampai diubun-ubun sekarang, kau benar-benar tak menganggapku, hyung? Ah, baiklah. Mungkin salahku yang tak pernah menunjukan perasaanku padanya. Tapi mau bagaimana lagi? Aku memang namja dingin yang angkuh. Dan sekarang aku harus menahan perasaanku sendiri.

 

“Kau sendiri bagaimana, Kyu? Tanya Siwon hyung.

 

“Kalian pergi saja. aku disini saja.” ujarku kehilangan mood.

 

****************************

 

Sedikit upaya meredam rasa jengkelku adalah bermain game, kuhabiskan sebagian waktuku untuk menamatkan gameku. Ah, sepertinya sudah terlalu lama aku bermain. Tenggorokanku terasa begitu kering. Bergegas aku bangkit dan berjalan menuju dapur. Namun langkahku terhenti saat mataku terpaku pada suatu pintu yang sepertinya menuju ruangan. Entah kenapa, aku begitu penasaran dengan ruangan itu hingga tanpa sadar kakiku melangkah mendekati ruangan tersebut. Kuputar kenop pintu perlahan, seketika aku disambut oleh terpaan debu dan keadaan ruangan yang begitu gelap dan lembab. Kumasuki ruangan tersebut. Oh, ayolah, walaupun ini vilaku tapi aku kesini hanya dua kali. Jadi aku tak begitu tahu ada ruangan seperti ini disini.

 

Tiba-tiba mataku tak sengaja menangkap sebuah bayangan aneh disudut ruangan, sontak buru-buru kucari saklar lampu dan menhidupkannya. Aneh, tak ada apa-apa. Mungkin hanya halusinasiku saja. segera kutinggalkan ruangan ini tak lupa, kumatikan lampunya.

 

 

Kyuhyun’s PoV end

 

****************************

Sungmin’s PoV

 

“Kami pulang…!” ujar kami serempak. Tak kusangka kami bisa pulang bersamaan seperti ini. segera ku perhatikan vila ini keseluruhan mencoba mencari dimana Kyuhyun. Ku langkahkan kakiku menuju kamar Kyuhyun.

 

“Kyu… keluarlah. Ayo kita makan bersama.” Teriakku. Tak berapa lama, muncul sosok namja tampan dengan rambut acak-acakan. Sepertinya baru bangun tidur.

 

“Kau baru bangun, Kyu?”

 

“Apa pedulimu?” aku sedikit tersentak mendengar jawaban Kyuhyun, perasaanku sedikit sakit mendapat perlakuan dingin darinya. Sebenarnya kenapa dia? Sepertinya tadi pagi ia masih bersikap baik padaku. Entah kenapa sekarang ia berubah dingin begini. Seperti halnya sekarang di meja makan. Ia bahkan menolak bantuanku untuk mengambilkan lauk untuknya.

 

Ah, aku benar-benar kehilangan selera makanku sekarang. Lebih baik aku pergi.

 

“Aku selesai.” Ujarku dingin kemudian beranjak pergi. Sejujurnya aku bingung mau kemana. Akhirnya kuputuskan untuk menikmati udara segar di balkon. Namun hawa dingin yang tak biasa tiba-tiba menyentuh tengkukku, sontak kualihkan pandanganku kebelakang. Hey, apa aku tak salah lihat? Pintu kamar yang berada tepat didekat tangga itu terbuka sendiri. Karena penasaran, kudekati ruangan itu. Namun sepertinya tak ada yang aneh, mungkin hanya angin. Namun tetap kulangkahkan kakiku menuju ruangan itu, tak lupa kusambar senter yang berada tak jauh dari ruangan itu. Kumasuki ruangan itu dan berusaha mencari saklar lampu. Nah, ketemu. Sial! Tinggi sekali letaknya, ah, salahkan tubuhku yang terlalu mungil, aku bahkan tak dapat menjangkaunya. Sepintas kulihat ada sebuah tangga kayu didekat saklar tersebut. Tanpa pikir panjang kunaiki tangga kayu yang sepertinya sudah rapuh itu. Tepat dianak tangga kelima, tiba-tiba saja tangga itu patah,

 

BRAK

 

Sial, ini sakit sekali. Huh, kemana senterku jatuh? Disini benar-benar gelap,

 

SLING

 

Apa itu tadi? Seperti ada seseorang yang memperhatikanku, ku perhatikan arah bayangan tadi dengan seksama…

 

“Aaaaaa…….”

 

 

Sungmin’s PoV end

 

****************************

Kyuhyun’s PoV

 

“Kyu, ada apa dengan kau dan Sungmin? Apa kalian ada masalah?” Tanya Leeteuk hyung. Kugelengkan kepalaku singkat. “Ani, hyung.” Sahutku singkat.

 

“Aaaaaaaa…….” Astaga, suara apa itu? Seperti suara Sungmin hyung dan asalnya dari arah lantai dua. Bergegas kami berlari menuju lantai dua.

 

BRAK

 

Kudobrak pintu ruangan yang kuduga suara Sungmin hyung berasal. Dan benar saja, kulihat ia terduduk dengan tatapan kosong. Ada apa dengannya?

 

“Hyung, gwaenchanayo?” namun ia hanya diam, keningnya sedikit lecet. Apa ia habis terjatuh?

 

“Kyu, bawa Sungmin ke kamarnya.”

 

“Ne, hyung.”

 

****************************

 

Kubaringkan tubuh Sungmin hyung diranjangnya, sepertinya ia sangat shock. Wajahnya masih pucat.

 

“Hey, hyung. Apa ini kau yang menggambarnya? Gambar apa ini?” Tanya Siwon hyung mencoba mencairkan suasana. “Ah, itu pasti gambar Super hero, kan?” tebak Kangin hyung ketika melihat gambar tersebut. Namun tak ada respon dari Sungmin hyung. Akhirnya kami memutuskan untuk membiarkannya beristirahat.

 

****************************

 

Pagi ini kami semua telah berkumpul di meja makan, ah sepertinya ada yang kurang. Tak ada Sungmin hyung. Tumben sekali dia belum bangun. Biasanya dia selalu paling pagi.

 

“Hey, kemana Sungmin? kyu, coba kau bangunkan Sungmin. Dia harus segera sarapan.” Titah Leeteuk hyung, tanpa protes sedikitpun kulangkahkan kakiku menuju kamar Sungmin hyung.

 

KRIET

 

Ah, dia masih terlelap. Sungguh, wajahnya sangat indah ketika sedang tidur seperti ini, membuatku betah berlama-lama memandangnya.

 

“Hyung, bangun.” Ujarku perlahan sambil menyentuh pundaknya pelan. Namun tak ada respon. Ku coba sekali lagi namun tetap tak berhasil. Kali ini kucoba sedikit keras, namun nihil. Ia tak bangun juga. Aku jadi sedikit khawatir, apa dia sakit? Ku sentuh keningnya. Astaga, dingin sekali.

 

“Hyung, bangun hyung…” panggilku sambil mengguncang tubuhnya. Namun ia tetap tak bangun.

 

****************************

 

“Lee Sungmin, mengalami koma yang kami sendiri belum dapat memastikan apa penyebabnya.” Ujar Dokter Han, membuat kami semua tak percaya. Ya, tadi setelah beberapa kali gagal membangunkan Sungmin hyung, kami memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit.

 

“Apa kau yakin, Dokter? Dia hanya terjatuh dari tangga yang tingginya tak seberapa. Bagaimana ia bisa koma? Bahkan ketika jatuhpun ia masih sadar.” Ujar Kangin hyung.

 

“Kami sendiri masih belum dapat memastikan penyebab komanya Lee Sungmin. Ini merupakan kasus langka di dunia medis.” Sontak air mataku mengalir begitu juga dengan hyungdeul-ku. Sungmin hyung… kenapa semua ini bisa terjadi padamu…

 

 

****************************

3 MONTHS LATER

 

Sudah tiga bulan lamanya kami vakum dari dunia hiburan. Semenjak kepulangan kami dari vila itu, hingga kini Sungmin hyung masih dalam keadaan koma. Bergantian, aku dan hyungdeul menjaganya. Kapan kau sadar, hyung? Begitu banyak selang medis terpasang ditubuhnya. Bahkan kamarnya yang biasa di dominasi warna pink, kini dipenuhi tabung oksigen, dan berbagai jenis selang infuse. Ya, kami lebih memillih merawatnya di dorm agar privasi kami tak terganggu oleh publik.

 

Sedikit frustasi, akhirnya kuputuskan untuk bermain piano sambil mengaransemen lagu. Namun tiba-tiba dari arah kamar Sungmin hyung kudengar seperti ada suara berat yang begitu menyeramkan,  kupertajam pendengaranku,

 

‘Aku ingin dia…. Berikan dia padaku’

 

            ‘Aku menginginkannya’

 

Suara itu terdengar semakin jelas, tanpa pikir panjang aku segera berlari ke kamar Sungmin hyung. Aneh sekali, tak ada siapa-siapa disini. Ku hembuskan napas lega.

 

****************************

 

Malam ini kami semua –minus Sungmin hyung- berkumpul di ruang santai, kami semua begitu stress dengan segala kejadian aneh yang menimpa kami selama ini. tak ada satupun suara yang keluar dari mulut kami. Tiba-tiba…

 

ZLAP

 

Listrik mati mendadak sontak membuat kami kaget, Siwon hyung segera bangkit dari duduknya,

 

“Kalian tunggu disini. Aku akan mengecek listriknya.”

 

Sesaat setelah Siwon hyung pergi mengecek listrik, aku bergegas bangkit menuju kamar Sungmin hyung untuk mengeceknya. Kubuka pintu itu perlahan, namun hal mengejutkan menyapa pandanganku, tepat disamping tempat tidur Sungmin hyung berdiri seorang pria tak dikenal, sontak aku berteriak memanggil hyungdeul-ku.

 

“Hyung… ada seseorang di kamar Sungmin hyung.” Tak berapa lama setelah aku berteriak, listrik pun menyala dan hyungdeul-ku berlari memasuki kamar Sungmin hyung. Namun anehnya pria asing tadi sudah tak ada.

 

“Tak ada siapa-siapa disini, Kyu.” Ujar Kangin hyung. Namun aku sangat yakin kalau tadi ada orang disini. “Aku tak bohong, hyung. Tadi aku melihatnya. Ia berdiri disini.” Teriakku tak mau kalah.

 

Tiba-tiba suara alarm keamanan dorm kami berbunyi menghentikan debatan kami. Seketika kami saling memandang. Heran.

 

“Biar aku yang cek.” Ujar Kangin hyung.

 

 

Kyuhyun’s PoV end

 

****************************

Kangin’s PoV

 

Apa-apaan ini? kenapa alarm rumah ini bisa berbunyi seperti ini? apa ada seorang penyusup? Buru-buru kumatikan alarm yang berada di dekat pintu masuk, tak lupa ku cek lagi pintu tersebut. Pintunya tertutup rapat. Apa penyusup itu datang dari arah lain? Perlahan kuambil tongkat baseball yang berada tak jauh dari pintu depan dan berjalan mengendap menuju arah samping, namun belum jauh aku melangkah. Tiba-tiba alarm itu berbunyi lagi, segera kuhampiri alarm tersebut dan mematikannya.

 

Namun ada yang ganjil yang membuatku tak percaya. Seingatku tadi pintu depan tertutup rapat. Bahkan aku ingat telah menguncinya, tapi kenapa sekarang malah terbuka lebar? Aneh sekali. Kucoba tak berpikiran macam-macam. Mungkin aku yang lupa. Segera ku tutup kembali pintu itu dan menguncinya rapat. Kemudian bergegas pergi.

 

Kangin’s PoV end

 

****************************

Author’s PoV

 

            Setelah kejadian yang cukup diluar nalar tadi, akhirnya mereka semua memutuskan untuk kembali ke kamar masing-masing. Begitu pula dengan Kyuhyun walaupun sedikit perasaan tak enak masih menyergap hatinya.

 

Kyuhyun berusaha memejamkan matanya walau sedikit sulit. Namun tak berapa lama kembali ia terbangun. Cuaca malam ini sedikit buruk. Walau hujan tak begitu deras namun petir terus menyambar, tiba-tiba saja mata Kyuhyun menangkap sesosok bayangan berjalan tepat di luar jendela kamarnya. Sejenak, ia berusaha tak memperhatikannya. Namun bayangan itu terus saja muncul. Malah kini terlihat bolak-balik di luar jendela Kyuhyun.

 

“Hyung-ah…” panggil Kyuhyun. Namun sosok itu terus saja bolak-balik diluar jendela kamarnya. Semakin lama langkah sosok itu semakin cepat. Kyuhyun menahan napasnya takut. Tiba-tiba…

 

ZLASH

 

Sosok itu kini tepat berada dihadapan Kyuhyun. Sosok berbaju hitam itu sontak mendekati Kyuhyun dan berniat menyerangnya.

 

“AAAA….” Diserang rasa takut yang luar biasa, Kyuhyun segera berlari menghindar dan berteriak kalut hingga akhirnya ia terpojok disudut kamar.

 

BRAK

 

“Kyuhyun-ah, gwaenchana?” Tanya Siwon menerobos masuk ke kamar Kyuhyun. Di nyalakannya lampu di kamar itu.

 

“Ta-tadi ada orang di dekat jendela itu hyung. Dia ingin membunuhku.” Jelas Kyuhyun terbata. Wajahnya semakin memucat. Siwon segera menghampiri jendela tersebut. Namun ia tak melihat apa-apa disana.

 

“Aku tak bohong, hyung. Aku benar-benar melihatnya disana tadi.” Ujar Kyuhyun frustasi. “Hyung, aku ingin kita pindah dari dorm ini. aku mohon bilang pada Leeteuk hyung agar kita pindah.” Mohon Kyuhyun. Membuat Siwon sungguh tak tega pada dongsaengnya ini.

 

“Baiklah. Nanti aku bilang agar kita pindah saja.”

 

 

Author’s PoV end

****************************

Kyuhyun’s PoV

 

Akhirnya Leeteuk hyung menuruti keinginanku. Hari ini kami benar-benar pindah dorm. Kuharap hidup kami akan lebih tenang disini. Terutama untuk kesembuhan Sungmin hyung. Hyungdeul-ku kini tengah sibuk mengurusi urusan di manajemen kami. Sementara aku tetap tinggal di dorm baru kami.

 

Karena bosan, akhirnya kuputuskan untuk bersih-bersih. Setelah semuanya beres, aku bergegas membuang sampah ke tong sampah yang berada di luar dorm. Namun tak berapa lama, sayup-sayup kudengar suara seperti suara musik opera mengalun. Tak sengaja mataku melihat ada seorang anak kecil menggunakan topi baret sedang menari mengikuti alunan musik. Siapa anak itu? Ku lihat lagi lebih dekat. Namun anehnya suara alunan music tadi berhenti dan anak itu menghilang. Segera aku berlari masuk ke dorm dan menghampiri tempat dimana anak kecil tadi menari. Tapi nihil, tak ada apapun disana bahkan suara musik yang tadi jelas terdengarpun tak ada. Ku perhatikan lagi sekeliling rumah ini. tiba-tiba,

 

BRAK

 

Pintu dapur tertutup sendiri. Segera kuhampiri pintu tersebut. Namun lagi-lagi aku dikejutkan. Anak kecil bertopi baret tadi berlari sambil tertawa tepat dibelakangku. Ku kejar anak itu, namun anehnya lagi-lagi anak itu menghilang. Kutelusuri hingga aku sampai disebuah lorong di rumah ini. kulangkahkan kakiku menyusuri lorong tersebut hingga akhirnya aku berhenti dan masuk di sebuah kamar. Ku perhatikan kamar ini dengan seksama. Namun tak ada satu hal pun yang aneh ku tutup perlahan pintu kamar tersebut. Namun…

 

BRAK

 

Pintu itu terbuka dengan sendirinya hingga membuatku terlonjak kaget. Segera kulangkahkan kakiku keluar dari sana. Tiba-tiba saja kudengar suara tawa anak itu lagi. Namun suaranya berasal dari arah kamar Sungmin hyung yang  berada tepat di sebrang kamar yang kumasuki tadi. Tanpa pikir panjang aku segera memasuki kamar tersebut.

 

“Sungmin hyung…” panggilku ragu. Aneh. Tak ada apa-apa disini. Tiba-tiba saja mataku beralih menatap lemari yang berada di kamar Sungmin hyung. Sepertinya ada seseorang yang bersembunyi disana. Ku ambil stik golf yang berada didekat pintu dan segera memukulkannya kearah lemari itu.

 

‘Sial. Ternyata hanya sepatu.’ Baru saja perasaan lega melingkupi hatiku, tiba-tiba dari arah lemari bagian atas –yang tertutup rapat- keluar sosok anak kecil bertopi baret itu  meloncat keluar lemari dan berlari sambil tertawa. Sontak aku terjungkal sekaligus kaget.

 

****************************

 

TBC

 

40 thoughts on “FF SUPER JUNIOR | INSIDIOUS | HOROR | =PART 1=”

  1. Wah..iih merindig thor…rasanya athor *eh salah,hantu maksutnya* ada di samping aku deh….aaahahahhhhhaaa*lari* ljt thor seru!!

  2. emank gk slah ne chingu low mlam jumat bca ff horror ap laghy skrang dach pkul 23.15 !!
    uji adrenaline !!!😀

  3. ini dr flm?
    Tp aku blm pnh ntn,bhkn aku bru dngr jdul.a dr sni chingug,*kudet yak,
    ysdah lh..next kajja.

  4. hai saya reader baru tai saya sering baca ff mu di ffn..
    waw ini insidious keren sih.. aku baru baca nih.. chap 3 di pw entar boleh minta yaa~

  5. kyu cemburu ming gara” deket ma kangin, knp g bilang low suka ajh coba, skrng ming g bangun” sbnar nya tujuan hantu itu ganggu apa?

  6. hai auhtor aku reader baru disini ^^
    salam kenal ya ^_^

    wahh pas baca pertama kali judul ya aja lngsung merinding..
    disini min ma kyu nya saling suka kn?

    saingan kyu kangin nih..

  7. Hay aku reader baru d sini salam kenal ya..

    IH…… ff nya seru banget. Bikin merinding ,apalagi kalau bacanya malam malam ,rasanya kya msk k ff.. keren abis deh pkony

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s