FF Kyumin GS : I’ll Be There For U [Part 8]


Title     : I’ll Be There For You

Author : Sevy Lelibriani

Pairing : KyuMin—slight SiMin, KyuToria, HaeMin (?)

Genre : romance, angst (?), family

Rating : T+

 

Disclaimer : Keseluruhan alur dan cerita dalam Fanfic ini adalah milik saya. Cast juga milik saya selama mereka berada dalam ruang lingkup FF ini, haha.. *dibakar massa*

 

**********************

Previous Part 7 :

 

Omo, tidak mungkin…”

 

            “Do—Donghae???”

 

**********************

Part 8 :

 

            Sungmin mengerjapkan matanya tak percaya. Bagaimana tidak, ternyata sosok yang menolongnya tadi adalah Donghae. Dan sekarang sosok itu kini tengah terbaring tak berdaya. Tak hanya Sungmin yang kaget, Kyuhyun pun tak kalah kaget. Sempat ia berpikir, apa ini semua terencana? Bagaimana mungkin dalam satu hari mereka—Kyuhyun dan Sungmin bisa di temukan oleh keluarga Kyuhyun? Pertama orang suruhan Siwon, dan sekarang Donghae.

 

“K-Kyu… bagaimana mungkin Donghae tahu kita tinggal di wilayah sini?” Tanya Sungmin gugup sambil memandang Donghae yang kini tengah pingsan.

 

“Entahlah, Min… perasaanku jadi tidak tenang. Tadi orang suruhan Appa menemukanmu, dan sekarang Donghae tiba-tiba muncul di hadapan kita. Apa kita harus segera pergi dari sini, Min?” ucap Kyuhyun hati-hati, sontak Sungmin menolehkan kepalanya dan menatap Kyuhyun. Sungguh ia benar-benar merasa tak enak dengan Kyuhyun, demi menolongnya, Kyuhyun jadi ikut terlibat dalam masalahnya.

 

“Tak usah, Kyu… jika kita pergi, bagaimana dengan pekerjaanmu. Tidak mudah mencari pekerjaan lain, Kyu…”

 

“Tapi aku benar-benar khawatir. Bagaimana jika ketika aku sedang kerja, tiba-tiba saja orang suruhan Appa datang kemari. Atau lebih buruknya lagi, ternyata Donghae juga punya maksud buruk padamu.” Ucap Kyuhyun was-was sambil melirik kearah Donghae. Sungmin tersenyum mendengar perkataan Kyuhyun,

 

“Tenanglah, Kyu… aku yakin semuanya akan baik-baik saja. aku akan hati-hati.” Rasa lega seketika meresap di hati Kyuhyun ketika melihat senyum tulus Sungmin,

 

“Baiklah, sekarang lebih baik kita urus Donghae dulu. aku akan membersihkan lukanya.” Ucap Sungmin dan hendak membuka jaket dan kaos Donghae, melihat hal itu buru-buru Kyuhyun menahan tangan Sungmin,

 

“Sudahlah, biar aku saja. kau pergilah tidur.”

 

“Tapi, Kyu…”

 

“Kau sudah tak mau mendengar kata-kataku lagi.” Akhirnya dengan wajah cemberut, Sungmin menuruti kemauan Kyuhyun dan pergi meninggalkan Kyuhyun yang kini sedang mengobati luka Donghae.

 

 

**********************

 

Sepasang mata indah itu mengerjap kala di rasakannya sinar matahari menembus matanya, sungguh mengganggu tidurnya. Di gerakannya tubuhnya yang terasa kaku, seketika ia meringis,

 

“Arggh… ada apa dengan bahuku? Kenapa sakit begini. Dan ini dimana?” gumam pemuda yang ternyata adalah Donghae itu. Di tatapnya dengan seksama ruangan tempatnya tidur ini, seketika matanya tak sengaja menatap sosok lain yang juga tengah tidur tak jauh darinya. Di pandanganya lekat sosok itu.

 

“Ah, ternyata ini apartemenmu, Hyung…” gumamnya, seringai tercetak jelas diwajahnya. Segera ia bangun dan berjalan menyusuri setiap sudut apartemen sederhana itu, tiba-tiba saja indra penciumannya menangkap aroma yang begitu sedap, sepertinya dari arah dapur.

 

Tak jauh dari tempatnya berdiri, Donghae mlihat seorang gadis tengah sibuk dengan masakannya, bahkan gadis itu tak menyadari ada seseorang yang kini tengah memperhatikannya, perlahan Donghae berjalan mendekati Sungmin.

 

“Ehhm…” deheman Donghae sontak mengagetkan Sungmin, reflex ia berbalik dan mendapti Donghae kini sedang berdiri menatapnya.

 

“Ah, kau sudah bagun, Hae? Bagaimana bahumu? Apa masih sakit?” ucap Sungmin seraya tersenyum kaku kearah Donghae. Namun sayangnya yang ditanya hanya diam dan memasang ekspresi datar. Sedikit canggung, Sungmin menghampiri Donghae.

 

“Duduklah dulu, aku akan mengganti perbanmu.” Ucap Sungmin kemudian dengan cekatan membuka perban Donghae dan menggantinya dengan yang baru. Sementara itu kini Donghae tengah menatap Sungmin tajam.

 

“Kenapa kau membawaku kemari?” Tanya Donghae pada Sungmin.

 

Mianhae… aku bingung harus membawamu kemana. Aku ingin membawamu ke rumah sakit tapi aku tak mempunyai uang. Jadi aku membawamu kemari. Gomawo karena telah menolongku kemarin” Ucap Sungmin perlahan.

 

“Tak masalah” mendadak suasana menjadi senyap kembali, Sungmin sibuk dengan perbannya sementara Donghae sibuk menatap Sungmin yang tak sadar tengah di perhatikan.

 

“Ming…apa kau melihat pakaian kerja—” seketika ucapan Kyuhyun terhenti ketika dilihatnya Sungmin tengah sibuk mengganti perban Donghae. Bukan, bukan karena perhatian Sungmin pada Donghae yang membuatnya kesal. Tapi tatapan Donghae pada Sungminlah yang membuatnya sedikit jengah.

 

“Kyu… kau sudah bangun? Cepatlah mandi, aku sudah siapkan sarapan untukmu.” Ucap Sungmin ketika selesai mengganti perban Donghae.

 

“Eeh… apa kau sudah baikan, Hae?” ucap Kyuhyun berbasa-basi.

 

Ne, sudah lebih baik, Hyung…

 

 

**********************

 

“Ming… aku berangkat kerja dulu. berhati-hatilah, jika kau merasa dalam keadaan bahaya cepatlah pergi dan temui aku. Arra ?” ucap Kyuhyun pada Sungmin yang hanya dibalas anggukan oleh Sungmin. Sedikit berat Kyuhyun meninggalkan Sungmin sendiri di apartemen, apalagi setelah kejadian semalam saat orang-orang suruhan Siwon menemukan Sungmin.

 

“Kau tenang saja, Kyu. Aku akan baik-baik saja, tak perlu khawatir.” Ucap Sungmin meyakinkan Kyuhyun.

 

**********************

 

Sepeninggal Kyuhyun, Sungmin kembali melakukan rutinitas hariannya, yaitu membereskan rumah.

 

“Apa Kyuhyun Hyung sedang pergi?” Tanya Donghae, hampir saja Sungmin lupa kalau ia tak sendiri disini.

 

“Ah, ne… dia sedang bekerja. Apa ada yang kau perlukan?” Tanya Sungmin.

 

Ani… bagaimana kalau aku membantumu membereskan rumah saja? apa yang bisa ku bantu?” tawar Donghae. Sungmin kini tersenyum, senyumnya sudah tak sekaku tadi pagi. Sesaat Donghae terdiam menatap senyum itu.

 

‘Ah, apa-apaan ini. kenapa senyumnya bisa begitu indah? Tenangkan dirimu, Hae. Ingat tujuanmu’ bathin Donghae.

 

“Lebih baik kau istirahat saja Donghae-sshi. Tubuhmu masih lemah, kalau butuh apa-apa panggil saja aku.”

 

“Tapi…”

 

“Aku tak menerima penolakan.”

 

 

**********************

 

Annyeong, Oppa… kau semakin tampan…”

 

Oppa, bagaimana kalau kita kencan hari ini?”

 

Lagi-lagi sambutan berlebihan dari para pegawai wanita di restoran ini menyambut kedatangan Kyuhyun, namun sepertinya Kyuhyun sudah mulai terbiasa dengan fans-fans fanatiknya disini. Dilangkahkannya kakinya memasuki restoran tersebut.

 

“Pagi, Hyung…” sapa Kyuhyun ketika dilihatnya Yesung tengah berbincang dengan seorang wanita cantik yang tak di kenalnya.

 

“Ah, pagi, Kyu… perkenalkan ini Wookie. Istriku.” Ucap Yesung sambil melirik wanita di sebelahnya.

 

Annyeong, Noona… Kyuhyun imnida.” Ucap Kyuhyun sambil tersenyum.

 

“Wookie imnida. Kau karyawan baru disini?” Tanya Wookie.

 

Ne, Noona. Eh, Hyung, Noona aku permisi dulu.”

 

“Baiklah, selamat bekerja, Kyu.”

 

 

**********************

 

Victoria kini tengah mengawasi kerja para pegawainya, namun sebenarnya bukanlah seluruh pegawai yang di awasinya. Matanya kini tertuju pada salah seorang pegawainya yang tengah sibuk melayani pesanan.

 

‘Cho Kyuhyun. Bagaimana caranya agar aku bisa mendapatkanmu?’ Gumam Victoria.

 

PUK

 

Sentuhan di pundaknya membuat Victoria tersadar dari lamunannya, di tolehkannya kepalanya pada orang yang tadi menepuk pundaknya.

 

Oppa…

 

“Apa yang kau lakukan?” Tanya Yesung

 

“Ah… aku sedang mengawasi para pegawai.” Jawab Victoria gugup.

 

“Bukannya itu tugasku?” Tanya Yesung lagi.

 

“Tadikan kau sedang mengantar Wookie Eonni, jadi aku menggantikanmu.” Sangkal Victoria.

 

“Hmm… Vic, kau menyukainya?” Tanya Yesung misterius. Seketika Victoria mengernyit heran. Apa yang sedang di bicarakan sepupunya ini?

 

“Siapa maksudmu?”

 

“Kau tahu siapa maksudku, Vic. Sedari tadi kuperhatikan kau hanya mentapnya saja. sebaiknya kau melupakannya, Vic. Dia telah memiliki istri. Dan kelihatannya dia begitu mencintai istrinya. Jangan rusak rumah tangga orang lain.” Nasihat Yesung panjang lebar. Seketika Victoria mendelik, menatap Yesung tak suka.

 

“Memang kenapa kalau kau menyukainya? Aku tak peduli dia telah memiliki istri atau tidak! Aku akan tetap mengejarnya. Kau tak berhak mengaturku.” Ucap Victoria sengit kemudian pergi meninggalkan Yesung.

 

“Kau tak berubah, Vic…” gumam Yesung.

 

**********************

 

Kyuhyun melangkahkan kakinya ke ruangan Victoria, jujur ia bingung kenapa ia bisa di panggil ke ruangan boss. Seingatnya ia tak pernah melakukan kesalahan ketika sedang bekerja. Di ketuknya perlahan pintu ruangan Victoria.

 

TOK TOK TOK

 

“Masuk.” Segera Kyuhyun melangkah memasuki ruangan tersebut, dilihatnya Victoria tengah menatapnya tajam. Sebenarnya ada apa ini? perlahan Victoria berjalan mendekati Kyuhyun. Kyuhyun yang bingung, kini hanya bisa diam di tempatnya. Tanpa aba-aba, Victoria segera memeluk tubuh Kyuhyun erat dan meneggelamkan wajahnya di dada bidang Kyuhyun, menghirup wangi maskulin namja Cho tersebut. Tubuh Kyuhyun terasa kaku, sungguh ia kaget dengan kelakuan Victoria.

 

No..Noona… apa yang kau lakukan? Aku mohon lepas, aku tak mau orang salah paham melihat kita seperti ini.” lirih Kyuhyun ketika kesadarannya telah kembali. Di dorongnya tubuh Victoria perlahan agar menjauh darinya.

 

“Kyu… jadilah kekasihku.”

 

Mwo?”

 

“Aku sudah menyukaimu, ani mencintaimu sejak pertama kali melihatmu. Tak bisakah kau membuka hatimu sedikit untukku?” lirih Victoria. Kyuhyun tertegun mendengar pernyataan Victoria tersebut, apa maksud wanita ini tiba-tiba menyatakan perasaan padanya. Melihat Kyuhyun tak meresponnya, perlahan tapi pasti Victoria mendekatkan wajahnya dengan wajah Kyuhyun, berniat menciumnya.

 

5cm

 

3cm

 

1cm

 

Mianhae, Noona… aku benar-benar tidak bisa, mianhae…” ucap Kyuhyun sembari menjauhkan wajahnya dari Victoria. Penolakan Kyuhyun benar-benar pukulan telak bagi Victoria. Ia tak menyangka sesakit ini rasanya.

 

“Apa karena istrimu?” Tanya Victoria tercekat.

 

Mianhae, Noona…” lirih Kyuhyun merasa tak enak. Ia tak menyangka atasannya ini menyimpan perasaan padanya.

 

 

**********************

 

“Semua tugas rumah sudah selesai, lebih baik aku pergi belanja saja untuk makan malam.” Gumam Sungmin, seketika ia teringat pada Donghae yang kini sedang istirahat, di hampirinya pemuda tampan itu,

 

“Ehh, Donghae-sshi. Aku ingin ke supermarket membeli bahan untuk makan malam kita. Kau mau ku masakan apa untuk makan malam?” Tanya Sungmin. Sejenak Donghae nampak berpikir,

 

“Terserah kau saja. aku akan makan apa yang kau masak.” Jawab Donghae akhirnya.

 

“Baiklah, aku pergi dulu. beristirahatlah.”

 

 

**********************

 

Sungmin berjalan riang sambil membawa belanjaannya, seketika pandangannya terhenti saat di lihatnya restoran di sebarang jalan. Senyum terkembang dibibirnya,

 

“Lebih baik aku mampir melihat Kyuhyun.” Ucap Sungmin kemudian menghampiri restoran yang di yakininya sebagai tempat kerja Kyuhyun itu.

 

————–

 

Sedikit ragu Sungmin memasuki restoran itu, matanya berkeliling mencari sosok Kyuhyun, lagi-lagi senyum terkembang di bibir Sungmin ketika dilihatnya seorang pria tengah duduk seorang diri di sudut restoran itu. Sepertinya ia datang disaat yang tepat, ini jam istirahat. Dihampirinya sosok yang terlihat lelah itu.

 

“Permisi… boleh aku memesan sesuatu?” sontak Kyuhyun menolehkan kepalanya, senyum terukir diwajah tampan itu kala dilihatnya Sungmin sedang tersenyum memandang kearahnya.

 

“Tentu, kau ingin memesan apa tuan putri? Bagaimana kalau kusarankan kau memesan pelayan tampan ini saja?” ucap Kyuhyun menggoda Sungmin. Seketika Sungmin tertawa mendengar ucapan Kyuhyun, kemudian ia duduk disamping Kyuhyun.

 

“Kau benar-benar kemari, Ming?” Tanya Kyuhyun tak percaya.

 

Ne, aku habis belanja tadi. Apa tak boleh aku kesini?” Tanya Sungmin bercanda.

 

“Bicara apa kau ini? justru aku sangat senang kau disini.”

 

“Ehem…” sontak Kyuhyun dan Sungmin menoleh ketika mereka dengar suara seseorang berdehem kearah mereka.

 

“Yesung Hyung… ah, Ming kenalkan ini Yesung Hyung. Dan Hyung, ini Sungmin.” Sungmin dan Yesung saling tersenyum satu sama lain.

 

“Apa dia orangnya?” Tanya Yesung menggoda Kyuhyun. Kyuhyun yang tahu maksud Yesung hanya tersenyum malu-malu. Sementara Sungmin yang bingung, kini hanya bisa diam.

 

“Baiklah, selamat menikmati waktu berdua kalian. Aku tinggal dulu.” ucap Yesung sambil berlalu. “ Kau benar-benar hebat memilih istri. Dia sangat cantik.” Bisik Yesung sebelum benar-benar pergi, sontak wajah Kyuhyun semakin memerah.

 

“Eh, Ming… aku ambilkan minum dulu, ya?” tawar Kyuhyun,

 

“Baiklah.”

 

 

**********************

 

“Istrimu datang kemari?” sontak Kyuhyun membalikan badannya ketika dilihatnya Victoria datang. Victoria berjalan mendekati Kyuhyun yang tengah sibuk membuatkan minuman untuk Sungmin.

 

“Hmm… Ne, kau melihatnya, Noona?”

 

———————

 

“Kyuhyun kemana,sih? Lama sekali, aku kan harus pulang. Lebih baik ku susul saja sekalian pamit.” Gumam Sungmin dan berjalan menuju tuangan yang tadi di masuki Kyuhyun. Seketika mata Sungmin melebar, ia tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Kyuhyun kini tengah memeluk seorang wanita, ia tahu wanita itu. Bukankah itu boss Kyuhyun? Bathinnya. Diam-diam Sungmin pergi dari sana. Perasaannya benar-benar kacau setelah melihat kejadian tadi. Lebih baik ia pergi tanpa pamit.

 

 

**********************

 

“Aku pulang…” ucap Sungmin lesu kemudian melangkah ke dapur, Donghae yang bingung melihat raut wajah Sungmin yang tak seperti biasa hanya bisa memasang wajah bingung.

 

‘Ada apa dengan gadis itu?’ bathin Donghae. Di ikutinya Sungmin ke dapur. Dipandangnya Sungmin yang kini sibuk memotong sayuran.

 

“Aww… appo.” Ringis Sungmin pelan, rupanya tangannya terkena pisau. Donghae yang melihat kejadian itu secara reflex menghampiri Sungmin dan meraih jari Sungmin. Tanpa pikir panjang, dikulumnya jari Sungmin untuk menghentikan pendarahannya.

 

“Sebenarnya apa yang kau pikirkan? Daritadi aku melihatmu memotong sayuran sambil melamun.” Tanya Donghae ketika sudah melepaskan kulumannya pada jari Sungmin. Samar-samar dilihatnya mata Sungmin berkaca-kaca.

 

“Hey, kau kenapa?” tiba-tiba saja Sungmin memeluk Donghae dan menangis hebat. Donghae yang tak menyangka akan di peluk pun hanya bisa diam sambil sesekali mengusap kepala Sungmin.

 

DEG  DEG

 

Ah, Donghae benar-benar merasa bingung sekarang. Di satu sisi ia ingin menenangkan Sungmin, namun disisi lain ia juga harus menenangkan debaran jantungnya. Perlahan tangis Sungmin mereda. ‘Sepertinya sudah berhenti’ batin Donghae.

 

“Apa yang kalian lakukan?” suara bass itu sontak membuat Sungmin segera melepaskan pelukannya pada Donghae. Sementara Kyuhyun kini memandang tajam kearah HaeMin. Karena merasa tak enak, akhirnya Donghae memutuskan untuk meninggalkan kedua orang itu berdua saja.

 

“Apa yang kau lakukan dengannya tadi?” Tanya Kyuhyun setelah kepergian Donghae, nada suaranya terkesan begitu dingin. Sungmin sedikit takut mendengarnya.

 

“Bukan apa-apa.” Jawab Sungmin singkat dan tak kalah dingin.

 

“Apa berpelukan itu dinamakan bukan apa-apa? Kenapa tadi kau pulang tanpa pamit?” Tanya Kyuhyun beruntut sambil menatap Sungmin tajam.

 

“Ah, mian aku pulang tanpa pamit, aku tak tega jika harus mengganggu kau dengan bossmu atau harus kubilang kekasihmu itu. Jadi aku pulang duluan.” Jawab Sungmin sinis. Sontak Kyuhyun terdiam mendengar kata-kata Sungmin. Apa Sungmin melihatnya dengan Victoria tadi?

 

“I..itu tak seperti yang kau pikirkan… aku dan Vic Noona tak ada hubungan apa-apa. Aku hanya…”

 

“Hanya sedang memeluknya, atau lebih tepatnya bermesraan.” Potong Sungmin kemudian hendak pergi dari sana. Kyuhyun mengepalkan tangannya erat, tak terpikirkan oleh Sungmin, Kyuhyun langsung menarik tangannya dan dengan gerakan kilat bibir Kyuhyun sudah mendarat di bibir plump Sungmin. Sungmin mengerjapkan matanya tak percaya, Kyuhyun menciumnya? Seketika tubuhnya terasa kaku. Karena merasa tak mendapatkan respon dari Sungmin, Kyuhyun mulai berani. di gerakannya bibirnya menyapu bibir Sungmin. Di lumatnya perlahan bibir manis itu menyesapnya penuh perasaan seakan takut melukainya. Perlahan mata Sungmin pun ikut terpejam menikmati sentuhan bibir Kyuhyun dibibirnya. Setelah dirasa cukup, dengan perlahan Kyuhyun melepaskan tautan bibirnya dengan bibir Sungmin dan memandang Sungmin lembut.

 

“Kau tahu, aku cemburu melihatmu memeluk Donghae tadi. Aku tahu kau juga cemburu melihatku memeluk Vic Noona tadi. Tapi itu benar-benar tak seperti yang kau pikirkan. Aku tak ada hubungan apa-apa dengannya. Aku akui aku hanya mencintaimu” Ucap Kyuhyun sambil menatap mata Sungmin dalam. Perlahan wajah Sungmin memerah,

 

“A..aku tidak cemburu. Apa maksudmu.” Elak Sungmin, Kyuhyun tersenyum jahil.

 

“Mengakulah, kau pasti cemburukan? Karena kau mencintaiku. Iya,kan?” goda Kyuhyun.

 

“Cih, percaya diri sekali kau.  Aku tidak cem..hmmppffth..” ucapa Sungmin terpotong ketika tanpa aba-aba Kyuhyun kembali manyambar bibir manis itu sekali lagi. Sepertinya ia benar-benar ketagihan dengan bibir Sungmin. Tanpa mereka sadari tak jauh dari tempat mereka bicara ada seseorang yang menatap tajam kearah mereka. Tangannya terkepal erat memperhatikan adegan sepasang kekasih itu.

 

 

TBC

 

 

**************************

 

Whaha… adegan apa itu.. *tutup mata*

Bagaimana part ini? apakah ancur?

Apakah KyuMin momentnya kurang greget?

Ato KyuToria n HaeMin momentnya bikin esmosi?

Haha…  jangan sambit saya itu hanya tuntutan peran (?)…. >.<

Mian kalo banyak Typo. Ini ngetiknya buru-buru *haahh.. alesan >.<*

RCL, yooo…….

 

37 thoughts on “FF Kyumin GS : I’ll Be There For U [Part 8]”

  1. Bner2 greget bca nya.. Hihii
    Dan esmosi jg sprti yg chingu blg. Kekeke

    Hmmm… Senang nyaaa liat kyumin ciuman
    Hahaha😀

    Tp aq blm bca part 7 nya.😦
    Ksi pw ny donk chingu?!:-(

  2. donghae suka sama minie,.
    victoria d nasehati sma sung-ie oppa lain d dengerin malah nekat ngrbut kyu..
    cri xg lain aja atuh. . .he jng g3u kyumin biarkan mrka bahagia🙂

  3. kyaaaa kyuuuu
    sosor terus aja bibir uminnya .. aku rela kok – rela banget malah ^^
    pacaran dong kyuminnya
    aku seneng liat hae cemburu diem-diem..
    udh sana ikan mokpo cari hyukkie aja
    hehehe

  4. nyambung g nyambung lngsng bca ja chp 8 mski g bca ch 7, gpp khan?
    looohhh kyumin udah main jdi kekasih ja qu khan blum tau hehe
    apa ce rncna donghae, sono prgi ja g ush gnggu kyumin pdhal kyu khan g prnag gnggu km..

  5. Loncat 1 chap dulu y hehehe
    Eh ternyata bukan Hae y yg menemukan Ming🙂
    Eh Minh sepertiny beneran cemburu y melihat Kyu ma Vic
    Aigooo Kyu sepertiny juga cemburu y melihat Ming berpelukan ma Hae🙂
    Eh Kyumin berciuman 2 kali malah🙂
    Akhirny Kyu bilang cinta juga ma Ming🙂

  6. omo Dasar kyu mesum msin samber aja tuh bibir🙂
    Huwa akhirnya Kyu nyatain perasaannya juga🙂
    Min juseyo Ow chap 7 nya dong plesse

  7. sevi kpn aq minta pwny kok aq udg koment kok ada nama qu yg dlu slalu tak pke buat koment ff kimshippo..
    kok aq lupa ya prnah bca..
    hae ini kalo pngen ngrusak hbungan org mending prgi aja noh
    yee kyumin mengakui prasaan msing2 mski kyu yg mengaku sih

  8. Omo..hati hae berdebar pas dipeluk ming?
    Cie..cie..yg bru abis ngaku ttg perasaannya tp malahan langsung nyium..ckckck..dasar evil

  9. kyaaa kyu mesum main cium2 sjaa..bic jga ni main peluk kn jdx ming slah pham…heee bnr2 deh blm lg hae trxata ska sm.ming..mianhe chingu aku lgsg bca chap 8 krn aku ga than nunggu pw chap 7..aku dh krm psan lwat email tp chingu blm bca..cpt2 d blz ya..gomowo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s