FF Kyumin GS : I’ll Be There For U [Part 11]


Title                : I’ll Be There For You

Author            : Sevy Lelibriani

Pairing            : KyuMin—slight HaeHyuk, SiMin, KyuToria, HaeMin (?)

Genre             : romance, hurt (?), family

Rating             : T

 

Disclaimer      : Keseluruhan alur dan cerita dalam Fanfic ini adalah milik saya. Cast juga milik saya selama mereka berada dalam ruang lingkup FF ini, haha.. *dibakar massa*

 

**********************

>>previous part

“Kau tenang saja Siwon-sshi… mereka tidak mungkin pergi jauh. Kita pasti bisa mendapatkan mereka.”

 

*********part 11********

 

Seorang pria tampak memandang gusar dua orang yang kini sedang bercanda satu sama lain tanpa menghiraukan keadaan sekitar. ‘Oh, ayolah, apakah mereka lupa tentang kejadian yang menimpa mereka tadi malam? Sekarang mereka malah terkesan seperti tak pernah mengalami apa-apa.’ Batin namja yang sedari tadi memasang tampang masamnya, siapa lagi kalau bukan Donghae? Semenjak bangun tidur tadi, pemandangan yang di suguhkan dihadapannya benar-benar membuatnya semakin gondok, dengan kesal dihentakannya kakinya kemudian berjalan pergi meninggalkan dua sejoli yang sedang kasmaran tersebut.

 

“Hey, pria ikan. Kau mau kemana?” panggil seorang gadis kurus ketika dilihatnya Donghae berjalan pergi. Sejenak Donghae menghentikan langkahnya dan memasang raut wajah berpikir. Tak lama setelah itu, di tariknya lengan gadis yang ternyata Eunghyuk itu tanpa seijin pemiliknya dan menyeretnya entah kemana.

 

“Hey! Ya! Lepaskan aku. Kau mau membawaku kemana. Hey, pendek kau mendengarku tidak? Lepaskan aku?”teriak Eunhyuk kalap tanpa menyadari kalau sekarang wajah Donghae telah memerah mendengar perkataan Eunhyuk. Seketika dihempaskannya tangan Eunhyuk kasar dan ditatapnya Eunhyuk tajam.

 

                “Ke-kenapa kau menatapku seperti itu?” cicit Eunhyuk sedikit ngeri melihat tampang Donghae yang terlihat serius dan menatapnya tajam.

 

“Kau mengataiku apa tadi? Pendek? Hey, tak sadarkah kau kalau kau tak lebih baik dariku? Kau bahkan sangat kurus untuk ukuran seorang gadis, dan juga coba lihat tingkahmu yang lebih mirip monyet hiperaktif di banding seorang wanita. Ah, aku yakin tak akan ada pria yang mau denganmu, gadis aneh.” Kata-kata frontal Donghae, sontak membuat Eunhyuk tertegun. Napasnya tercekat dan entah kenapa kepalanya serasa dihantam beton ribuan ton.

 

Donghae tampaknya mulai tersadar dari kata-kata sadisnya tadi, perasaan mulai menyelinap dihati Donghae saat dilihatnya gadis itu tak menunjukan tanda-tanda akan membalas ucapannya. Malah Eunhyuk kini semakin menundukan kepalanya, bahunya sedikit bergetar. ‘apa Eunhyuk menangis?’ Donghae semakin salah tingkah,

 

“Hyuk… Eunhyuk-ah… mianhae, apa aku tadi salah bicara? Maafkan aku, aku tadi sedang kesal. Mianhae.” Susah payah Donghae mengucapkan kalimat itu. Oh. Ayolah, selama ini dia belum pernah secara langsung meminta maaf dengan orang lain. Jadi maklum saja kalau cara memnita maafnya terkesan kaku ==”. Perlahan Eunhyuk mengangkat wajahnya menatap Donghae kemudian tersenyum hambar, sesekali di usapnya matanya kasar.

 

Ani… kau tak salah, yang kau katakan memang benar. haha… bahkan tunanganku saja pergi meninggalkanku demi wanita yang memang lebih anggun dariku. Mianhae telah mengejekmu tadi, tapi jujur aku hanya bercanda tadi, sekali lagi maafkan aku, annyeong.”  Tanpa menunggu tanggapan Donghae, Eunhyuk bergegas pergi dari hadapan Donghae yang masih setia dengan aksi tertegunnya. Tampaknya ia masih mencerna ucapan Eunhyuk tadi. Lagi-lagi perasaan bersalah itu muncul. Bergegas disusulnya Eunhyuk,

 

“Hey, tunggu aku!”

 

 

************************

 

Hari ini Siwon beserta orang-orang suruhannya mendatangi restoran milik Victoria, bukan tanpa alasan mereka kemari. Victoria lah yang mengundangnya. Melihat gerombolan Siwon beserta bodyguardnya, membuat Victoria tersenyum licik. Bergegas ia menyuruh salah seorang pelayan mempersilakan Siwon untuk masuk ke ruangannya.

 

Annyeong, Victoria-sshi.” Sapa Siwon dengan nada dingin kemudian duduk dihadapan Victoria. “Apa kau sudah menemukan keberadaan mereka?” Tanya Siwon to the point.

 

“Hey, santailah Tuan Cho. Tentu saja aku tahu keberadaan mereka, menurut anak buahku mereka sekarang sedang bersembunyi di rumah salah seorang karyawanku di restoran ini.”

 

“Kalau begitu tunggu apa lagi? Kenapa tak segera kau tangkap mereka? Dasar gadis lamban!” hardik Siwon.

 

“Hey, tenanglah Siwon-sshi, biarkan mereka bermain-main dulu untuk sementara waktu. Mereka tak akan bisa lari dari kita.” Ucap Victoria.

 

“Baiklah, kuturuti permainanmu. Asalkan Lee Sungmin dan putraku secepatnya kembali. Jika mereka cepat kembali, akan kupastikan Kyuhyun akan menikah denganmu. Dan ia juga akan mewarisi seluruh hartaku kelak.” Ucapa Siwon semakin membuat Victoria berbinar-binar.

 

‘Tak kusangka aku bisa seberuntung ini, ternyata kau tak hanya tampan Cho Kyuhyun. Tapi juga kaya raya’ batin Victoria.

 

“Baiklah, kau tenang saja. tak lama lagi mereka pasti akan kembali.”

 

************************

 

“Aw, appo chagi-ya…” rengek Kyuhyun manja saat Sungmin mengobati lukanya perlahan. Ringisan-ringisan kecil sukses keluar dari mulut Kyuhyun. “Aiss… kau ini manja sekali,sih. Begini saja sudah mengeluh. Kau lihat Donghae, bahkan ia jauh lebih parah darimu, tapi ia tak semanja kau.” Tanpa Sungmin sadari, ucapannya tadi sukses membuat jiwa evil Kyuhyun bangkit, hey, namjachingu mana yang suka jika kekasihnya membandingkan dirinya dengan namja lain? Tanpa aba-aba, tangan Kyuhyun kini mencengkram erat lengan Sungmin yang sedang mengobati lukanya. Matanya menatap Sungmin tajam.

 

“K-Kyu… kau kenapa?”

 

“Aku tak suka kau membandingkanku dengan namja lain. Aku ini namjachingumu. Apa salahnya jika aku ingin bermanja-manja padamu.” Ujar Kyuhyun sedikit merajuk membuat Sungmin ingin tertawa melihat sifat kekanakan Kyuhyun. Perlahan tangan Sungmin terulur mengusap pipi Kyuhyun lembut. Membuat Kyuhyun memejamkan matanya menikmati sentuhan halus tangan Sungmin di wajahnya.

 

“Hehe… kau cemburu, eoh?” pertanyaan Sungmin membuat Kyuhyun membuka matanya, “Tentu saja, akhir-akhir ini kau terlihat dekat dengan Donghae.” Jawab Kyuhyun kesal.

 

“Aissh… kau ini… kau tenang saja, aku tak punya perasaan apapun padanya. Ah, aku baru sadar, sepertinya sifat dewasamu yang dulu aku kagumi sekarang telah lenyap,ya? Berganti menjadi manja, kekanakan, dan… mesum.”

 

Mwo? Manja? Kekanakan? Me…sum?” Tanya Kyuhyun dengan wajah tak terima yang sukses membuat Sungmin tertawa puas.

 

“Kau merindukan sifat dewasaku? Nanti setelah kau menjadi nyonya Cho, kau akan mendapatkannya, chagi.” Ucap Kyuhyun sambil menyeringai mesum.

 

“Percaya diri sekali kau Tuan Cho. Memangnya siapa yang mau menikah denganmu?”

 

“Tentu saja aku, Cho Kyuhyun. Masa’ dengan Appaku.” Ucapan spontan Kyuhyun, sontak membuat mereka berdua terdiam.

 

“K-Kyu… a..aku takut Appamu menemukan kita disini. Aku tak mau menikah dengannya…” ucap Sungmin sedikit bergetar, perlahan Kyuhyun bergerak mendekati Sungmin dan mengeleminasi jarak diantara mereka. Di rengkuhnya tubuh Sungmin kedalam pelukannya dan mengusap rambut Sungmin lembut.

 

Mianhae, chagi… tadi aku asal bicara. Kalaupun ada yang harus merubah margamu menjadi Cho, akulah orangnya. Bukan Appa. Kau tenang saja, aku pastikan yang akan menikah adalah kau dan aku.” Ucap Kyuhyun menenangkan Sungmin.

 

Jinjja?” Tanya Sungmin sambil melepaskan pelukannya dan menatap Kyuhyun polos.

 

CHUP

 

“Tentu saja.” jawab Kyuhyun setelah berhasil mencuri ciuman singkat dari Sungmin, sudah bisa dipastikan wajah Sungmin kini memerah dan hal itu membuat Sungmin terlihat semakin cantik dimata Kyuhyun.

 

CHUP

 

“Kyu~~”

 

“Diamlah, chagi…” ucap Kyuhyun dan membungkam bibir Sungmin sekali lagi, dan kali ini tak ada lagi ucapan protes dari Sungmin. Yang ada hanya suara kecipak yang kian memanas. o.O

 

 

************************

 

Donghae dan Eunhyuk kini sedang berjalan berdua disekitar komplek tempat tinggal Eunhyuk. Sedari tadi tak ada pembicaraan diantara mereka. Sepertinya mereka masih sama-sama memikirkan kejadian tadi.

 

“Hmm… Hyuk, mianhae.” Ucap Donghae berusaha mencairkan suasana kaku diantara mereka. “Minta maaf untuk apa? Sudah ku bilang kau tak salah. Untuk apa minta maaf?” jawab Eunhyuk enteng.

 

“Be-benarkah kau sudah memaafkanku? maksudku—kau tahukan kalau selama kita selalu bertengkar? Bagaimana kalau sekarang kita damai?” tawar Donghae sedikit gugup.

 

“Kau benar. kita selalu bertengkar sejak awal kita bertemu. Baiklah, kita damai.” Ujar Eunhyuk seraya memberikan senyum terbaiknya pada Donghae.

 

“Hmm, maaf jika aku terkesan ingin tahu, tapi kau bilang tadi kau punya—”

 

“Tunangan?” belum sempat Donghae menyelesaikan kalimatnya, Eunhyuk keburu memotongnya, sepertinya gadis itu tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Donghae. Mimik salah tingkah mulai terlihat di wajah Donghae, bahkan sesekali ia menggaruk tengkuknya yang—mungkin–tidak gatal.

 

“Maaf…”

 

“Untuk apa kau minta maaf? Apa hobimu memang suka minta maaf? Ya, dulu aku memiliki seorang kekasih, bisa dibilang kami bahkan hampir menikah. Tapi, aku memang bodoh, aku bahkan tak tahu kalau selama tiga tahun hubungan kami, ia telah memiliki wanita lain. Jadi kuputuskan untuk meninggalkannya. Kudengar ia sekarang sudah menikah dengan gadis itu.” Walaupun Eunhyuk menceritakan kisahnya tersebut sebiasa mungkin, namun tak dapat dipungkiri jika gadis itu kini sedang menahan tangis, bahkan Donghae yang biasanya kurang peka dengan hal sekitarnya pun, bisa merasakan beban yang kini menghimpit hati Eunhyuk.

 

“Kau… menyesal berpisah dengannya?” Tanya Donghae perlahan, namun tanpa diduga, Eunhyuk malah menangis semakin menjadi. Kepanikan mulai menyerang Donghae, jujur ia bingung apa yang harus ia lakukan,

 

“He-hey… tenanglah…” tanpa pikir panjang, segera ditariknya Eunhyuk kepelukannya dan membiarkan gadis itu menangis di dadanya.

 

“Aku membencimu Shim Changmin. Kau pria br*ngsek.” Isak Eunhyuk sambil sesekali memukuk dada Donghae. Sementara itu tanpa sadar, Donghae kini mengelus pelan punggung Eunhyuk berusaha menenangkannya.

 

 

************************

 

“Hey, Minho, cepat kau antar pesanan ke alamat ini!”

 

“Dan kau Onew, masak ayamnya lebih cepat sedikit!”

 

“Chansung-ah,cepat catat pesanan di meja 9. Haah… cepatlah bekerja Jiyeon-ah, kita sangat sibuk hari ini.” sedari tadi Yesung sangat sibuk menangani restorannya, bayangkan saja pengunjung hari ini lima kali lipat dari biasanya. Wajah lelah bercampur kesal kini mulai mendominasi diwajahnya.

 

“Wah, resyoran hari ini sangat ramai, ya, Oppa.” Entah dari mana datangnya, kini sosok Victoria tengah berdiri dengan anggunnya disamping Yesung yang tengah sibuk di meja kasir. Hey, apa gadis itu tak ada sedikit niatpun untuk membantu Oppa-nya?

 

“Jangan banyak bicara, Vic. Hari ini kita sangat sibuk. Kalau kau tak mau membantu disini lebih baik kau urus hal lain di ruanganmu.” Ujar Yesung sengit, membuat Victoria bersungut kesal.

 

“Kau galak sekali, Oppa.”

 

“Sudah kubilang diam, Vic. Hari ini kita sibuk, dan dua karyawan kita tiba-tiba tak masuk tanpa keterangan. Tugasku jadi semakin bertambah.”

 

“Siapa yang bolos hari ini, Oppa?” Tanya Victoria

 

“Kyuhyun dan Eunhyuk. Sepertinya ada hubungannya dengan kejadian di depan restoran kemarin.” Victoria tampak mengernyitkan alisnya bingung. ‘Kejadian di depan restoran?’

 

“Apa yang terjadi di depan restoran, Oppa?”

 

“Aissh, kau ini manager macam apa? Kemarin seorang pemuda yang mengaku adik Kyuhyun datang mencarinya dengan wajah panik, sepertinya sedang ada masalah. Belum lagi kemarin ia bertengkar dengan Eunhyuk di depan restoran.” Jelas Yesung tanpa menatap Victoria.

 

“Eunhyuk… Lee Hyuk Jae maksudmu?”

 

Ne.

 

 

************************

 

“Siwon-sshi, aku mencurigai salah seorang karyawanku membantu pelarian Kyuhyun dan Sungmin.” Lagi-lagi Victoria dan Siwon mengadakan pertemuan,

 

“Benarkah? Kalau begitu sekarang jangan menunda waktu lagi. Segera kita tangkap mereka.” Ucap Siwon serius.

 

“Baiklah, aku tahu alamatnya. Kita sekarang kesana,”

 

************************

 

Semenjak kejadian Eunhyuk menangis tadi—dan Donghae memeluknya, kecanggungan tampak melingkupi Eunhyuk dan Donghae. Keduanya Nampak salah tingkah.

 

“Hmm, Hae… tadi kau sudah tahu semua tentangku. Sekarang gantian, kau jawab pertanyaanku.” Ujar Eunhyuk tanpa menatap Donghae. “Ya, baiklah. Silakan, kau mau bertanya apa?”

 

“Kau menyukai Sungmin, kan?” Donghae tampak tersentak mendengar pertanyaan blak-blakan Eunhyuk. Seketika jantungnya berpacu cepat. Bahkan ia sendiri ragu apa benar ia menyukai Sungmin?

 

“A-aku tak tahu…”

 

“Tapi, bukankah Sungmin itu kekasih Kyuhyun?” lagi-lagi pertanyaan itu keluar tanpa bisa dikontrol.

 

“Memang kenapa kalau aku menyukai kekasih Hyung-ku sendiri? Hyung-ku bahkan lebih parah. Ia merebut calon istri Appa-ku.” Ujar Donghae sedikit meredam marahnya.

 

“Maksudmu—”

 

“Kenapa? Kau kaget? Sungmin memang calon istri Appa-ku.” Suasana canggung kembali muncul diantara mereka. Kali ini tak satupun dari mereka mencoba mengawali pembicaraan.

 

“Eh… bukannya itu…” mendengar gumaman lirih Donghae, sontak Eunhyuk mengikuti arah pandang Donghae, “Lho? Itu, kan mobil Victoria-sshi, sedang apa dia? Siapa yang bersamanya itu?” gumam Eunhyuk bingung. Perlahan mereka saling pandang seolah dengan saling bertatapan mereka bisa saling berkomunikasi.

 

“Kenapa bossmu itu bisa bersama dengan Appa-ku? Apa jangan-jangan mereka merencanakan sesuatu?” Tanya Donghae bingung.

 

“Eh? Itu Appamu? Sepertinya mereka menuju kearah komplek rumahku, apa jangan-jangan mereka tahu keberadaan Kyuhyun dan Sungmin?”

 

Mwo?! Kalau begitu ayo cepat, kita kembali!” ujar Donghae panik, “Tunggu, Hae… aku tahu jalan pintasnya. Lebih baik kita lewat jalan pintas saja supaya lebih cepat sampai.”

 

 

************************

 

“K-Kyu… berhenti, bagaimana kalau Eunhyuk dan Donghae kembali nanti?” ujar Sungmin susah payah. Bagaimana tidak, ternyata Kyuhyun masih melanjutkan aksi mesumnya pada Sungmin. Sementara Sungmin mau tidak mau hanya bisa pasrah.

 

BRAK

 

Suara dentuman pintu, sontak membuat Sungmin mendorong tubuh Kyuhyun kencang, lahasil tubuh Kyuhyun jatuh terjungkal dengan tidak elitnya.

 

“Hosh..hosh… astaga kalian… argh, jangan bilang kalau kalian tadi… ah, sudahlah..!” rupanya pelaku penggebrakan tadi adalah Donghae dan Eunhyuk, sementara Donghae sibuk mengatur napasnya dan memandang gusar kedua pasangan dihadapannya, Eunhyuk malah memalingkan wajahnya yang sedikit memerah, wajahnya memanas melihat adegan mesum secara langsung dihadapannya.

 

“Ya! Kau, Hae! Tak bisakah kau masuk dengan lebih sopan?” teriak Kyuhyun tak mau kalah. Donghae berniat membalasnya lagi namun Eunhyuk segera menghalanginya.

 

“Kalian jangan seperti anak kecil begini. Lebih baik kalian pergi dan cari tempat persembunyian yang aman. Victoria-sshi dan Appa kalian sedang menuju kemari.” Jelas Eunhyuk panik, Sungmin membulatkan matanya, ekspresi ketakutan tampak jelas diwajahnya.

 

“Tenanglah, Chagi… kita pasti bisa kabur.” Ujar Kyuhyun berusaha menenangkan Sungmin. “Kalian berdua, cepat kau bawa Sungmin lari. Aku akan berusaha menglihkan mereka disini.” Ucap Eunhyuk.

 

Mwo? Kau gila? Shireo! Aku tetap disini, bagaimana kalau mereka berbuat kasar padamu?” tolak Donghae. “Dasar bodoh. Kalau kau disini mereka pasti curiga dengan keberadaan Kyuhyun dan Sungmin. Kau harus pergi juga, pabo!”

 

“Eunhyuk benar, Hae. Akan semakin berbahaya kalau mereka tahu kita sempat berada disini.” Ujar Kyuhyun, dengan berat hati akhirnya Donghae melangkah pergi mengikuti Kyuhyun dan Sungmin. Jujur, sebenarnya ia tak tega meninggalkan Eunhyuk sendiri. Entah kenapa perasaannya tak enak, ia begitu khawatir pada gadis kurus itu.

 

‘Tenang, Hyukie. Kau pasti bisa menipu mereka.’ Batin Eunhyuk.

 

TOK TOK

 

Tak lama setelah kepergian Kyuhyun, Sungmin, dan Donghae suara pintu rumah Eunhyuk kembali diketuk. ‘Tidak salah lagi. Itu pasti mereka.’ Batin Eunhyuk kemudian beranjak membuka pintu depan.

 

A-annyeong, Victoria-sshi. Ada apa kau kemari? Apakah karena aku tak masuk kerja?” Tanya Eunhyuk berusaha mengatasi rasa takutnya. Bukannya menjawab pertanyaan Eunhyuk, Victoria malah memandang Eunhyuk tajam.

 

“Kau menyembunyikan sesuatu, Hyuk Jae-sshi? Wajahmu tampak panik.” Ujar Victoria dingin. “Sudahlah, Vic. Berhenti bermain-main, cepat Tanya keberadaan Kyuhyun dan Sungmin padanya. Aku tak punya banya waktu.” Ujar Siwon dari arah belakang Victoria.

 

“Dimana mereka?” bentak Victoria, membuat Eunhyuk semakin gemetar. “Siapa maksudmu?” Tanya Eunhyuk pura-pura tak mengerti.

 

“Cih, kau tak usah berpura-pura. Cepat katakan, atau rumahmu ini yang akan jadi taruhannya.” Ujar Victoria. “Sudahlah, terlalu lama, Taecyeon, Lee Joon, cepat kalian geledah isi rumahnya.” Perintah Siwon pada dua bodyguardnya. Tanpa basa basi, kedua bodyguard Siwon segera mendorong tubuh Eunhyuk yang mencoba menghalangi mereka masuk.

 

“Aww.. appo..” ringis Eunhyuk ketika dilihatnya darah segar mengalir dari kedua siku dan lututnya. Tak lama kemudian kedua bodyguard Siwon tersebut keluar, “Sepertinya mereka sudah pergi, boss. Didalam tak ada siapapun.” Lapor Taecyeon.

 

“Hey, gadis bodoh. Cepat katakan dimana mereka, atau aku kan menghancurkan hidupmu. Aku tak pernah main-main dengan perkataanku.” Ancam Victoria sambil menarik rambut Eunhyuk. “A-aku tidak tahu. Tadi mereka sudah pergi.” Lirih Eunhyuk menahan sakit.

 

“Arrgh… lagi-lagi mereka kabur. Lee Joon, cepat bakar rumah gadis ini! benar-benar tak berguna.” Perintah Siwon. Eunhyuk yang mendengar perkataan Siwon tersebut, sontak mendongakan kepalanya dan menangis. “Andwae! Jangan rumahku, kumohon…” namun percuma, rumah itu telah dibakar oleh orang suruhan Siwon, sementara itu Victoria dan Siwon bergegas pergi meninggalkan Eunhyuk yang sibuk meratapi rumahnya.

 

 

************************

 

Sepanjang perjalanan, Donghae hanya berjalan sambil menggerutu dibelakang Kyuhyun dan Sungmin, bagaimana tidak? Dalam keadaan genting pun kedua orang itu masih sempat-sempatnya membuat ia cemburu. Kyuhyun kini merangkul Sungmin berusaha menenangkan Sungmin yang sedang panik,

 

“Tenanglah, chagi… jangan takut, masih ada aku yang akan melindungimu.”

 

“Ta-tapi, bagaimana dengan keadaan Hyukie sekarang? Perasaanku benar-benar tak enak, Kyu…” mendengar nama Eunhyuk, sontak Donghae menjadi kalut, tanpa pikir panjang ia segera memisahkan diri dari Kyumin, Kyuhyun yang menyadari Donghae pergi lantas memanggilnya,

 

“Kau mau kemana, Hae?”

 

“Kalian pergi saja, aku mau ketempat Eunhyuk.”

 

************************

 

Donghae tampak tak mempercayai penglihatannya kali ini, dihadapannya kini ada Eunhyuk yang sedang terisak meratapi rumahnya yang tinggal puing-puing saja. dengan perlahan didekatinya Eunhyuk yang masih menangis.

 

“Hyuk-ah… apa yang terjadi?” lirih Donghae prihatin, melihat Eunhyuk yang begitu rapuh, segera direngkuhnya tubuh gadis itu kepelukannya berusaha menenangkannya.

 

“Mereka sudah menghancurkan semuanya, Hae… mereka membakar rumahku. Rumah yang ku bangun dengan jerih payahku selama bertahu-tahun. Aku tak tahu sekarang harus kemana lagi…hiks…” ujar Eunhyuk masih terisak. Donghae mengepalkan tangannya menahan marah, Appa-nya benar-benar sudah keterlaluan.

 

“Sstt… tenanglah, lebih baik kau ikut aku sekarang.” Usul Donghae sembari membantu Eunhyuk berdiri. “A-aw…” ringis Eunhyuk.

 

“Lutut dan sikumu kenapa? Kenapa bisa terluka begini.” Ujar Donghae panik, “Sudahlah, aku tak apa-apa.” Jawab Eunhyuk sambil berusaha berjalan walau sedikit tertatih.

 

 

************************

 

“Ming… kau tunggulah disini dulu. aku mau beli minum, jangan kemana-mana, arra?” ujar Kyuhyun waspada

 

Ne, tapi jangan lama-lama, ne?”

 

————————-

 

Sementara itu…

 

“Kemana lagi kita harus mencari? Ini gara-gara kau yang bergerak terlalu lambat, Vic!” geram Siwon. “Kenapa kau jadi menyalahkanku? Dasar tua Bangka!” umpat Victoria tak mau kalah.

 

“Hey, berhenti, cepat hentikan mobilnya.” Teriak Victoria tiba-tiba. Siwon memandangnya gusar, sementara itu Victoria tak ambil pusing. Ia terus saja menatap objek yang menarik baginya, “ada apa lagi?” mau tak mau Siwon mengikuti arah pandang Victoria. Seketika seringai licik terukir diwajah mereka. Tanpa membuang waktu, segera mereka turun dari mobil dan menghampiri Sungmin.

 

PUK

 

Merasa ada yang menyentuh pundaknya, Sungmin segera membalikkan tubuhnya,

 

“Kyu, kau sudah…” ucapan Sungmin terhenti manakala yang dilihatnya bukanlah Kyuhyun, melainkan…

 

Annyeong, calon istriku. Kali ini kau tak akan bisa kabur lagi.” Ujar Siwon sambil tersenyum ala joker. Kaki Sungmin terasa lemas, ‘Kyu…tolong aku…’

 

 

 

TBC

 

38 thoughts on “FF Kyumin GS : I’ll Be There For U [Part 11]”

  1. Ck…siwooon appa udh siih ngalah ma ank sndrii kan udh ada kibum eomaa knp gx mw ngalaah siih ma ank sndrii ni (˘̩̩̩^˘̩̩̩)

  2. mianne hyukkie oppa gara2 nolongi kyumin oppa rumah oppa jd himbas’a hae oppa siwon oppa memang sudah keterlaluan dan apalagi sekarang ming oppa sudah tertangkap oleh siwon oppa! eoddeoke!

  3. . Kenapa ming di tinggalin sendiri ma kyu . . . Jadinya kan ming ketangkep

    . Siwon koq jahat banget sih . . . Gak mau ngalah sama anak sendiri

  4. kyu Oppa brjuanglc demi minnie..
    won oppa tega bangedt seh,kkasih anak mau dirbuut. . .

  5. Heeuuuhh… Lama2 gw benturin jg nie kepala wonpa ama vic..
    #plakkk (di tabok siwon n vic)

    Kyu, cpetan slmatin sungmin. Wlwpn kmu mesum, tp Aq tau kmu itu evil yg hebat😀
    #dijambak ampe botak ama kyuppa

    Daebak chingu!🙂

  6. waduh
    rumah hyuk dibakar??..
    suerr siwon kejam amat iih
    hyuk kan ga ngerti apa-apa ^^
    ..
    jgn ampe min dibawaaa T.T

  7. kpan siwon sdar..
    lupakn sungmin bukankah istri2mu cantik2 biarkn sungmin dg ankmu kyuhyun..
    siwon dan vict bnar2 ktrlaluan masa’ main bkar rumh org ja..

  8. jahat banget si siwon. masa rumah eunhyuk dibakar. kasian tau……

    ini lagi sungmin ketangkep dech… gawattttttt

  9. Hore Eunhae berbaikan dach n sepertiny Hae mulai bersimpati ma Eunhyuk y🙂
    Eh Vic n Siwon mendatangi rumah Eunhyuk y tapi untung EunHae lebih cepat sampai rumah n bisa kabur walaupun Eunhyuk haruz kehilangan rumahny sich TT
    Eh Siwon lagi-lahi menemukan Ming y TT
    Kyy kenapa g muncul-muncul juga n menyelamatkan Ming😥

  10. ahh .jinjjjaa…
    bunny min ….hik`s tmbh sedih .stelah perjuangan eunhae …min …k tmu jga sma won ajushi
    kyu dad cpt datnggg:-(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s