FF KYUMIN GS: EYES //PART 4


Annyeong… adakah yang masih inget dengan FF ini? gak ada? Gak apa-apa, saya sendiri juga udah lupa pernah nulis FF ini.
#plak😄 *lebay loe*
Hari ini saya bawa lanjutannya, jeongmal gomawo juga buat yang udah nunggu ni FF gaje.

NO COPAST, NO SIDERS, NO PLAGIARISM
DON’T LIKE DON’T READ

HAPPY READING \\(^_^)//
********KYUMIN IS REAL********

*Kyuhyun pov*

Wuzzhhh……

Kurasakan angin sepoi-sepoi membelai tubuhku, rasanya masih enggan untuk membuka mataku, kenapa disini nyaman sekali? Ini terasa seperti bukan kamarku, karena penasaran terpaksa ku buka mataku.

Hey ! tempat sepertinya ini tak asing, kini aku berada di sebuah padang rumput sepi, aku seperti mengalami dejavu. Oh, ayolah Kyuhyun, kau harus bisa ingat dimana ini. Sebaiknya aku berjalan saja, siapa tahu ada yang bisa membantuku mengingat tempat ini. Tiba-tiba seorang gadis melintas dihadapanku.

Ah, aku ingat. tempat ini adalah tempat yang muncul di mimpiku saat aku selesai operasi, dan gadis itu? Jangan bilang itu gadis yang waktu itu ada dimimpiku?(part 1). Apa berarti aku sedang bermimpi saat ini?

“hey, nona… tunggu.” Ku putuskan saja untuk memanggilnya, semoga saja ada penjelasan dibalik semua ini. Akhirnya gadis itu membalikan tubuhnya dan menatapku. Tatapannya begitu teduh, sepertinya dia baik. Dia tersenyum dan berjalan menghampiriku, gadis itu kini berdiri dihadapanku dan meraih tanganku. Apa yang dilakukannya? Dia meletakan secarik kertas ditanganku, kertas apa ini? Belum sempat aku mencerna apa yang terjadi sebenarnya, gadis itu sudah hendak melangkah pergi. Buru-buru kucegat dia.

“hey,nona. Apa ini? Dan siapa kau sebenarnya?” tanyaku penasaran, hah! Lagi-lagi gadis ini hanya tersenyum.

“bantulah dia, hanya kau yang dapat menolongnya.” Akhirnya gadis itu buka suara juga, tapi ucapannya tadi benar-benar membuatku tertegun. Siapa yang dia maksud? Aku berniat bertanya lagi padanya, tapi terlambat. Tubuh gadis itu perlahan menghilang dan tergantikan dengan seberkas cahaya yang amat silau.

**************************
“Kyu… bangun, katanya kau mau membantuku.” Ucap sebuah suara yang mengembalikanku dari dunia mimpi. Huh, lagi-lagi gadis aneh ini!

“ini masih pagi, Sungmin-sshi.. tidak bisakah kau membiarkanku untuk menikmati waktu tidurku sebentar saja?” rutukku pada Sungmin.

“kau itu memang benar-benar manusia payah! Mau jadi apa kau kalau bermalas-malasan begitu? Tidak akan ada wanita yang mau dengan namja pemalas sepertimu!” omel Sungmin, dia sudah seperti ibuku saja ==”

“yasudah, kalau tidak ada yang mau denganku, aku dengan kau saja. Bagaimana?” godaku padanya, aku yakin sekarang wajahnya sudah memerah menahan marah, haha..

“apa katamu?! Aku tak akan mau dengan namja pemalas sepertimu, lagipula aku sudah memiliki tunangan sebaik Jungmo oppa.” Cibir Sungmin, tiba-tiba dia tersentak kaget karena aku segera bangkit dari tidurku, dan duduk di kasur dengan tampang serius. Pasti kalian mengira aku terbangun karena ucapan Sungmin, bukan? Salah, bukan itu yang membuatku membuka mataku lebar-lebar, karena aku tak peduli dengan tunangan Sungmin yang –menurut Sungmin sempurna itu. Aku terbangun karena menyadari kalau aku kini sedang menggenggam secarik kertas.

“kyu, kau kenapa?” Tanya Minnie bingung. Tak ku jawab pertanyaannya, segera kulihat kertas tersebut. Kertas apa ini? Jangan bilang ini adalah kertas yang diberi oleh gadis di dalam mimpiku. Segera saja kubuka kertas tersebut.

“carilah jasadnya di sebuah Rumah Sakit di Seoul?” aku mengerutkan keningku setelah membaca sebaris tulisan di kertas itu. Sementara Sungmin? Jangan ditanya, sekarang dia tengah menatapku dengan tampang anehnya itu.

“kyu.. gwaenchana?” segera saja ku sodorkan kertas itu pada Sungmin,

“apa maksudnya ini,Kyu?” Tanya Minnie heran.

“entahlah, aku rasa wanita dalam mimpiku itu yang memberikannya.” Jawabku ogah-ogahan (?)

“wanita? Apa maksudmu wanita yang bisa menunjukan jalan agar aku bisa kembali ke jasadku,Kyu?” Tanya Sungmin bersemangat.

“mungkin iya…” jawabku santai.

“kyaa!! Akhirnya sebentar lagi aku akan kembali ketubuhku. Ini semua berkat kau,Kyu… kamsahamnida.”

CUUP~

Apa-apaan gadis ini? Senang sih senang, tapi kenapa harus pakai acara menciumku segala?
Kurasakan wajahku memanas, dan jantungku berdetak lebih cepat. Pasti wajahku terlihat seperti tomat busuk sekarang.

“Kyu, kau tak apa-apa,kan? Mian, tadi aku menciummu, aku terlalu senang tadi.” Ucap Sungmin dengan wajah menyesalnya itu.

“su..sudahlah tak usah dibahas lagi. Oh,ya kau kan hantu, kenapa bisa menyentuhku?” tanyaku sembari mengalihkan rasa gugupku akibat insiden tadi *kyu lebeh ==”*

“aku juga tak tahu, tapi kata wanita yang bisa menunjukanku jalan kembali itu, hanya penolongkulah yang bisa menyentuh dan berinteraksi denganku. Dan itu adalah kau.” Aku hanya mengangguk mendengar penjelasannya.

“lalu, dimana tubuhmu berada? seharusnyakan kau tahu dimana tubuhmu berada, kanapa harus melalui bantuanku?” tanyaku penasaran.

“sebenarnya aku lupa, aku dirawat dimana. Sebenarnya awalnya aku dirawat di rumah sakit tempat kau operasi mata. Tapi Ketika rohku keluar dari jasadku, wanita itu muncul dan mengajakku kesuatu tempat. Ketika aku kembali, aku sudah tak menemukan jasadku dan juga keluargaku. Aku sempat panik. Namun wanita itu bilang, aku masih bisa hidup, asalkan aku dapat menemukan jasadku dengan usahaku, ini merupakan ujian bagiku agar bisa hidup kembali. Dan katanya juga akan manusia yang menolongku. Setelah mengatakan itu, wanita itu menghilang.” Terang Minnie sambil menerawang, kasihan sekali nasibnya…

*Kyuhyun PoV End*

*********************************
*Author Pov*

“ini gila..! rumah sakit di Seoul itu banyak, masa’ harus dicek satu persatu.” Gerutu Kyuhyun sepanjang jalan, Ya, sekarang mereka—Kyuhyun dan Sungmin–sedang berusaha mencari Rumah Sakit yang dimaksud dalam catatan itu. Sementara Sungmin yang kini tengah melayang disamping Kyuhyun hanya diam memandang pemuda yang kini tengah marah-marah gaje disebelahnya.

“Kyu, mianhae..” sontak Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah Sungmin dan menghentikan aksi marah-marahnya, dia menatap Sungmin bingung.

“mianhae, aku menyusahkanmu.” Tegas Sungmin, karena melihat tampang babo Kyuhyun.

“oh, baguslah kau sadar.” Ujar Kyuhyun jutek dan berjalan duluan meninggalkan Sungmin, sementara Sungmin kini mengerucutkan bibirnya kesal. Bagaimana bisa ada orang seperti Kyuhyun itu?

************************

“bagaimana keadaan Minnie, Ahjussi?” lirih seorang pemuda tampan yang kini berdiri disamping ranjang rumah sakit yang di tempati seorang yeoja. Pemuda itu begitu miris melihat keadaan kekasihya saat ini. ini semua salahnya. Kalau bukan karena kecerobohannya, pasti sekarang ia dan yeoja itu telah bertunangan sekarang.

“untuk apa kau kemari lagi, Jungmo? Kau lihat? Sekarang Minnie belum sadar, dan ini semua salahmu.” Jerit Umma Minnie histeris, sementara Appa Minnie sibuk menenangkan istrinya itu. Hati Jungmo kini terasa begitu sakit. Bahkan kini orangtua Minnie yang tadinya begitu mempercayakan Minnie padanya, berubah menjadi membencinya.

“Sudahlah, chagi… jungmo, sebaiknya kau pulang.” Ucap Appa Minnie dingin. Jungmo hanya mengangguk lirih.

“mianhae Minnie-ya… ini semua salahku…” lirih Jungmo terisak.

***************************

“Kyu, coba rumah sakit yang itu.” Ucap Sungmin semangat ketika dilihatnya ada sebuah rumah sakit di sebrang jalan tempat mereka berdiri. Sementara Kyuhyun yang kini kelelahan hanya diam tak menanggapi ajakan Sungmin. Sungmin mengerucutkan bibirnya kesal,

“Kyu…!!” jerit Sungmin kesal.

“Diamlah Sungmin ! kau tak lihat aku lelah?!” bentak Kyuhyun kesal, yeoja ini benar-benar mengganggunya. Tak lama terdengar suara isakan kecil disamping Kyuhyun. Impuls Kyuhyun menoleh kearah Sungmin. Sungmin menangis. Seketika perasaan bersalah menyergap Kyuhyun,

“Sung.. Sungmin-ah… apa aku membentakmu terlalu keras?” Tanya Kyuhyun takut-takut. Namun Sungmin tak menjawab pertanyaannya, malah isakan Sungmin terdengar semakin kencang. Kyuhyun semakin kalut.

“Sungmin-ah.. aku benar-benar minta maaf… aku belikan es krim,ya?” bujuk Kyuhyun, Sungmin menatap Kyuhyun sejenak, seketika Kyuhyun merasa lega, namun itu tak berlangsung lama,

“Kau babo atau gila? Arwah mana bisa makan es krim!” isak Minnie semakin kencang, Kyuhyun pun sweatdrop ditempat. Ia baru sadar kalau Sungmin bukan manusia. Sekarang Kyuhyun semakin serba salah, Sungmin tak berhenti menangis,

“Sungmin-ah… jebal maafkan kau. Aku tahu aku salah, jadi maafkan aku,ne?” ucap Kyuhyun sambil berlutut dihadapan Sungmin.

‘Umma… ahjussi itu kenapa?’
‘jangan dekat-dekat sepertinya dia gila’

Sontak Kyuhyun membalikan tubuhnya, apa-apaan ini? seorang anak kecil dan ibunya mengatai dia gila? Hey, mana ada orang gila tampan seperti dia! Seketika Kyuhyun tersadar, sedari tadi dia terlihat seperti bicara sendiri. Di tatapnya Sungmin, dilihatnya gadis itu sudah berhenti menangis dan sekarang menatap penuh ejekan kepadanya.

“aarrgghhh….!! Kalau begini aku bisa gila!” teriak Kyuhyun sambil menjambak rambutnya sendiri.

‘ih, ada orang gila teriak gila’ komentar seorang ahjumma yang lewat—yang tadi juga memperhatikan kegiatan Kyuhyun bicara ‘sendiri’. Kali ini Sungmin benar-benar tertawa kencang. Kyuhyun merasa semakin kesal, akhirnya ia memutuskan untuk pergi diiringi tatapan aneh dari orang-orang yang mengatainya gila. Sepertinya Kyuhyun benar-benar kesal, buktinya ia meninggalkan Sungmin yang masih asik tertawa.

***********************
“dasar arwah sialan, bisa-bisanya ia menertawaiku. Rasakan kau ku tinggal. Ahh… menyenangkan sekali rasanya lepas dari hantu aneh itu.” Ucap Kyuhyun sambil memakan makanannya. Dia benar-benar lapar karena belum makan dari pagi gara-gara yeoja aneh itu terus memaksanya mencari rumah sakit itu. Beruntung sekarang dia bisa kabur dari Sungmin dan mencari restoran untuk mengisi perut.

“hwaa…uhuk..uhuk..” seketika bulu kuduk Kyuhyun meremang, kalau ia tak salah lihat tadi ada sebuah bayangan melintas dihadapannya.

“Sungmin…”panggilnya ragu.

SLAASSHH

Bayangan itu melintas lagi, dan kini lebih jelas. Itu bukan Sungmin. Melainkan sesosok wanita berwajah hancur dan menggendong bayi.

“hwaa….!!” Teriak Kyuhyun dan berlari keluar restoran itu.

“Hey, Tuan… kau belum bayar…” teriak pelayan restoran itu. Namun terlambat, Kyuhyun sudah menghilang.

—————————————-
Sementara itu

“Kyu… kau dimana.. hiks… jangan tinggalkan aku” isak Sungmin sambil terus melayang, dia sudah keliling mencari Kyuhyun namun ia tak dapat menemukan pria itu, padahal hari sudah gelap.

“Kyu… aku takut..hiks.. apa kau begitu marah padaku,Kyu? Aku kan hanya bercanda.” Lirih Sungmin bermonolog ria.

TES..TES..

“hujan…hiks, aku harus kemana? Aku tak ingat jalan pulang ke rumah Kyuhyun.” Isak Sungmin dan berteduh di emperan toko.

JDERR

“hwaa… Kyuhyun…..!!”

—————————————-
“ah, hujannya deras sekali.” Ujar Kyuhyun sambil menatap keluar jendela rumahnya.
“kenapa aku seperti melupakan sesuatu,ya?” ujar Kyuhyun lagi dan kemudian memandang hujan lagi.

JDEERR

“omona! Sungmin!” ujar Kyuhyun sambil menepuk jidatnya sendiri, bergegas diambilnya payung dan jas hujan.
“kenapa aku bisa melupakan gadis itu?”

*********************************
“Sungmin-ah…” teriak Kyuhyun,berharap panggilannya terdengar oleh Sungmin ditengah hujan lebat seperti ini. ia terus berjalan menyusuri jalanan itu. Matanya focus memandang setiap sudut jalan. Tiba-tiba matanya menangkap sebuah sosok yang melayang, didekatinya sosok itu,

“Sungmin…”

“Hwwaa….!!!” Kyuhyun lari tunggang langgang setelah melihat sosok itu membalikan badan. Itu bukan Sungmin, melainkan sosok hantu penunggu jalan tersebut. Poor Kyuhyun.

—————————————————

JDERR

“hiks..hiks…” lagi-lagi suara petir itu menggema, Sungmin kini menangis sambil memeluk lututnya, tubuhnya gemetar ketakutan.

“Kyu.. aku takut.” Lirihnya lagi.

“Min.. kau,kah itu?” Sungmin harap ini bukan halusinasi, ia seperti mendengar suara…

“KYUHYUN…!” sontak Sungmin berlari dan memeluk Kyuhyun, ia menenggelamkan kepalanya di dada bidang Kyuhyun.

“Kyu.. aku takut..hiks..” lirih Sungmin sambil terisak, Kyuhyun jadi semakin merasa bersalah. Diusapnya kepala Sungmin lembut.

“tenanglah, aku disini. Yasudah, ayo kita pulang.” Sungmin hanya mengangguk dalam pelukan Kyuhyun.

***********************************
Kyuhyun kini tengah bersiap untuk tidur, tentu saja setelah ia mengeringkan tubuhnya dan berganti baju. Buru-buru ia melangkah menuju kasurnya, ia benar-benar lelah hari ini. namun langkahnya terhenti

“Kyu…” sontak Kyuhyun menolehkan kepalanya menatap Sungmin.

“bolehkah aku tidur bersamamu?”

“MWO???”

TBC

16 thoughts on “FF KYUMIN GS: EYES //PART 4”

  1. Galak bget siii kyuppa. Kan ksian minnie.
    minnie jg sii,, pke acara ngetawai kyu
    Kkk~

    Ach, lg2 jungmo. Mdh2an nnti klo ming idup lg, brjodoh ama kyu, bkn jungmo
    Hihii

  2. haghaghag…kmren q ktakutan baca lnjutannya..so,q bacany plang scol..hehehe..
    ngakak baca part ini…hahaha..
    next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s