FF KYUMIN : EYES (part 1)


Title : Eyes
Author : Shin Seohyo a.k.a Sevy Lelibriani
Cast : yang pasti KYUMIN
Genre : Romance, Horror *dikit*
Rating : T (Tak terdeteksi (?))

Disclaimer : Fanfic ini 100% milik saya . Cast milik Tuhan, ortunya dan SMEnt, kecuali Kyuhyun murni milik saya *plak*.#ralat, Kyuhyun milik Sungmin, Sungmin milik Kyuhyun. Kyumin milik KMS #hore…!! ^^

Warning : GS,Fanfic abal-abal, tidak sesuai EYD, typo(s), aneh, tidak masuk akal,membosankan, dll.

HAPPY READING \\(^_^)//

“yeoboseyo…”

“tuan Cho, saya dokter Park. Saya punya berita bagus untuk anda.”

“oh, dokter Park, berita apa itu,Dok?”

“tiga hari lagi anda sudah bisa melakukan operasi, ada donor mata yang cocok untuk anda. Selamat,Tuan Cho.”

“jeongmal?? Kamsahamnida,Dokter Park.. jeongmal kamsahamnida.”

“cheonmaneyo, Tuan Cho”.

Tuut..tuut..tuut…

————————————–

_KYUHYUN POV_

Annyeonghaseyo, namaku Cho Kyuhyun. Kalian pasti bertanya-tanya, kenapa aku harus operasi. Yah.. aku buta sejak usiaku 13 tahun. Waktu itu rumahku kebakaran, beruntung aku berhasil selamat, namun inilah resiko yang harus ku tempuh. Aku buta akibat luka bakar.

Aku telah bersabar selama 6 tahun, dan pada akhirnya 3 hari lagi aku akan dapat melihat dunia lagi.. kalian pasti sudah tahu dari pembicaraan dengan Dokter Park tadi,bukan? Dia adalah Dokter yang menangani mataku.

——————————————

*SKIP TIME*
3 days later

Kupercepat langkah kakiku menyusuri koridor Rumah Sakit. Bahkan eomma yang ikut mengantarkanku pun, kewalahan menuntunku berjalan. Aku sudah tak sabar ingin bisa melihat. Aku harap operasiku berjalan lancar.

“kau sudah datang, Tuan Cho?”sapa Dokter Park.

“Ne,Dok. Kapan bisa kita lakukan operasinya?” tanyaku tak sabar. Senyum tak pernah lepas dari bibirku.

“sebentar lagi Tuan Cho… bersabarlah.” Jawab Dokter Park sambil menepuk bahuku.

“Dokter, ruang operasi siap.” Ku dengar suara lembut memotong obrolan kami, sepertinya itu suster.

“bersiaplah, Tuan Cho… kita akan segera memulai operasinya. Kita sama-sama berdoa semoga operasinya lancar.”

——————————————–

Kubuka mataku perlahan, kurasakan bias-bias cahaya masuk kemataku, silau… apa aku sudah bisa melihat sekarang? Ku edarkan pandanganku ke sekeliling tempat ini. Tempat apa ini? Seperti padang rumput… kenapa aku bisa tertidur disini? Bukannya aku sedang operasi?

Kulangkahkan kakiku menyusuri padang rumput ini. Oh, kuharap aku bisa bertemu seseorang disini, aku seperti terdampar di pulau tak berpenghuni.

Samar-samar ku lihat seorang gadis duduk di bawah pohon. Syukurlah, masih ada orang disini, buru-buru ku hampiri gadis itu, mudah-mudahan dia dapat membantuku.

“permisi,nona..”

Gadis itu menolehkan wajahnya menatapku dan tersenyum, seakan aku terhipnotis dengan pandangannya. Aku jadi lupa dengan niatku sebelumnya. Tiba -tiba gadis itu berdiri dan kemudian berjalan menjauhiku. Kenapa dengannya? Apa ada yang salah denganku? Apa aku terlihat seperti penjahat?

Ah, sudahlah. Aku benar-benar membutuhkan bantuannya saat ini, kuputuskan untuk mengikutinya saja. Dia berjalan semakin jauh, menuju ke titik cahaya yang menyilaukan dan perlahan menghilang,aku mulai panik. Kemana perginya gadis itu?

‘kyuhyun..kyuhyun..’

samar-samar kudengar suara eommaku memanggilku…………

——————————————————————————–

Kini aku terbangun, dimana ini? Kenapa gelap?

“Kyu..kau sudah sadar,nak?”

“aku dimana,eomma? Kenapa gelap?”

“kau masih di Rumah Sakit,chagi… tentu saja gelap. Perban di matamukan belum dibuka”.

Perban dimataku belum dibuka? Jadi yang kulihat tadi hanya mimpi? Kenapa terasa nyata sekali?

“Kyu..chagi.. gwaenchanayo?” kudengar suara panik eomma membuyarkan lamunanku

“nan gwaenchana,eomma.” Ucapku sambil tersenyum.

“kau sudah sadar Tuan Cho? Bagaimana perasaanmu?” kudengar suara yang tak asing mengintrupsi obrolanku dengan eomma.. ya, itu Dokter Park.

“perasaanku jauh lebih baik,Dok.. kapan perbanku bisa dibuka?”

“sekarang juga bisa, Tuan Cho. Kami akan segera membuka perban anda.” Jawab Dokter Park. Aku benar-benar bahagia mendengarnya. Akhirnya sebentar lagi aku akan melihat.

Perlahan Dokter Park di bantu dengan perawat Kim mulai membuka perbanku, rasanya jantungku berpacu dengan cepat.

Lilitan demi lilitan akhirnya terbuka, namun mataku masih terpejam,

“coba kau buka matamu Tuan Cho.” Ucap Dokter Park

Perlahan,kubuka mataku, samar-samar aku melihat bayangan seorang wanita yang kuyakini itu ibuku 

Kuamati keadaan sekitarku, kulihat seorang pria berjas putih di dampingi wanita berpakaian perawat, pasti Dokter Park dan perawat Kim. Lama-lama aku mulai terbiasa dengan mata baruku ini.

Aku masih belum puas, ku edarkan pandanganku kesekeliling ruangan, sampai tiba-tiba mataku menangkap sesuatu yang tidak wajar.

Ada seorang anak kecil yang memeluk kaki Dokter Park ! apa dokter Park tak menyadarinya? Anak itu terus memandangiku. Wajahnya benar-benar menyeramkan. Kepalanya botak, pipinya tirus, dan matanya mengeluarkan darah. Tiba-tiba anak itu menyeringai kepadaku. Mendadak tubuhku bergetar hebat.

“Kyu..kau kenapa,nak?” kudengar suara eomma panik namun tak kuhiraukan.

Buru-buru ku alihkan pandanganku dari anak kecil itu,

SLASSH

Apa itu tadi? Seperti ada sebuah bayangan melesat di depan pintu ruang rawatku. Ku geleng-gelengkan kepalaku. Mungkin aku salah lihat, maklum aku belum terbiasa dengan mata baruku ini.

“Tuan Cho, kau baik-baik saja ?” suara Dokter Park seketika membuatku tersadar, kulirik lagi ke kaki Dokter Park. Anak itu masih berada disana !

“nan gwaenchana.” Ucapku gugup

“tapi wajahmu pucat,Kyu.. kau benar-benar tak apa-apa?” kali ini eomma yang bertanya, aku hanya tersenyum dan mengangguk menatap eomma, sebagai jawaban kalau aku baik-baik saja.

“yasudah, kalau begitu saya tinggal dulu. kalau ada apa-apa dengan mata anda silakan panggil saya saja.” Ucap Dokter Park sambil tersenyum. Aku hanya menjawab dengan anggukan.

“hmm.. Kyu, eomma pulang dulu,ya… eomma ada urusan mendadak. Kau tak apa-apakan eomma tinggal sebentar?”

“iya, eomma pulanglah.. aku baik-baik saja.”

————————————————————

Benar-benar membosankan berada sendirian di ruangan ini, akhirnya ku putuskan untuk berjalan-jalan berkeliling Rumah Sakit. Sekalian test mata (?)

Aku terus berjalan hingga sampai di sebuah bangsal, yang ku pikir ini bangsal khusus bayi, aneh, bayi-bayi disini terus saja menangis. Kulihat ada dua orang perawat yang sibuk mendiamkan bayi-bayi. Tapi bukan itu yang membuatku mendadak terpaku.

Hey, bagaimana bayi-bayi itu tidak menangis ! di belakang salah seorang perawat berdiri seorang pria berwajah hancur. Wajahnya sudah tak berbentuk lagi, seperti korban kecelakaan. Tapi kenapa perawat itu tak menyadari ada pria aneh di belakangnya? Apa jangan-jangan pria itu….

Oh,ayolah. Kau pasti pernah mendengar cerita dari orang-orang tua, bahwa bayi pasti akan menangis bila ada makhluk-mahluk halus.

Ingin rasanya aku menjerit dan berlari dari tempat ini. Tapi kakiku terasa membeku, aku terus menatap pria yang mengikuti perawat itu. Tiba-tiba pria itu menolaeh ke arahku

GLEK

Perlahan aku mundur dan mencari pintu keluar, ternyata bila di lihat dari depan wajah pria itu benar-benar rusak. Wajahnya penuh darah dan di penuhi belatung. Belum lagi pria itu seperti memandang marah kepadaku.

‘aneh… apa itu tadi. Kenapa aku jadi melihat hal-hal yang seperti itu?’ gumamku seorang diri, sekarang aku sudah keluar dari ruangan itu.

“pria itu pacar dari perawat itu. Dia meninggal dalam kecelakaan lalu lintas dua bulan yang lalu.”

Sontak ku palingkan wajahku, ku lihat ada seorang yeoja berdiri di belakangku. Siapa dia? Apa dia berbicara padaku? Ku alihkan pandanganku kesekitarku. Sepertinya benar dia bicara padaku.

“kau bicara padaku?”

“memang ada siapa lagi disini selain aku dan kau.” Ucapnya jutek. Tapi bukannya wajah jutek yang tampak, wajahnya malah terlihat semakin imut. Neomu kyeopta >.<

Yeoja ini benar-benar imut, pipinya chubby, matanya bulat penuh, hidungnya mancung, dan bibir M-nya benar-benar menggoda *Kyu mesum ==”* tapi ada satu hal yang aneh, kenapa wajahnya terlihat pucat. Pucat yang kelewat pucat, seperti, err….mayat?

“tak kusangka ada seorang manusia yang bisa melihat kami.” Ucapnya lagi membuyarkan lamunanku. Tapi apa maksudnya tadi? ‘melihat kami’ ??

Aku mengerutkan alisku dan memandangnya bingung. Apa maksud gadis ini?

“Lee Sungmin imnida. Tapi kau bisa memanggilku Minnie ^^” ucapnya lagi sambil menyodorkan tangannya.

“Cho Kyuhyun imnida. Panggil saja Kyu.” Ujarku gugup sambil menjabat tangannya. Dingin. Seperti es… kenapa tangannya bisa sedingin itu?

“oh,ya apa maksudmu tadi mengatakan ‘ada seorang manusia yang bisa melihat kami’?” tanyaku penasaran.

“kau tak sadar atau pabo,sih? Apa kau tak sadar kalau sedari tadi kau melihat makhluk yang ‘bukan manusia’ ?”

Apa katanya? Aku pabo? Eh,tunggu. Bukan itu yang penting sekarang. Dia bilang ‘makhluk yang bukan manusia’ ? maksudnya… hantu?

“ma..maksudmu..??” dia hanya menjawab dengan anggukan imutnya, tanpa sengaja aku melirik kakinya.

Kakinya… mengambang… dia tak menapak tanah, apa dia juga…

“ap..apa kau juga..” lagi-lagi dia mengangguk.

“sudah lama aku menunggu seseorang sepertimu, yang dapat melihat kaum kami. Aku butuh bantuanmu, maukah kau membantuku?” Tanya gadis yang mengaku bernama Minnie itu.

BRAAKKK

Tiba-tiba semua jadi gelap…..

T_B_C

Ya ampun… lagi-lagi saya bikin horror gagal, romance gagal, wkwkwkwkwk..
Tiap mau bikin romance, pasti ide horornya nyempil *mentang2 muka Kyuhyun horror* #plak
Maafkan ke-gajean saya di FF ini, mian kalo horrornya gak dapet feelnya apalagi romancenya ==”…
Tapi di mohon tetap RCL, ya…. 
#tebar boxer bias

33 thoughts on “FF KYUMIN : EYES (part 1)”

  1. Wuich. .lho baca ini malam hari,,z g bakalan berani keluar kmr sendr. .ngeri,tapi seru. .pengen terus baca. .

  2. Ǻđцћ,,kok kyu jdi bisa ngliat yg kyk gtu sh?? Trs kok min udh mlyng2 (?) Di udara??
    Ada apa ini.. Malah aku baca’a malem2 lgi..hadehhh-__-

  3. wkwkwkwk…
    kacian kyuppa .. iya sih bsa liat lgi tp ga nyangka jg trnyata bsa liat yg begituan…hahahahaha
    annyong thor ak reader bru krna ak jg bru blik ke indonesia#ga ada yg tanya
    hehehehe plng2 uda bca fanfic bginian mana uda mlem lgi..
    critanya menarik thor tu minnie ngapain melayng2 gtu..hahahahaha

  4. hai sya reader bru disini. . . Ih seram banget. . . Jdi takut apalg aq bcax pas malam gni. . . . Tpi lanjt thor masalahx rasa penasaran lbh kuat dri pada rasa takt

  5. kern kak ffny ak suka.kyu pabo.xixixi.
    cm kurang puanjjjang aj kak.hehehehe
    oh y kak pw yg i’ll be there for u chap13 blm bs.

  6. Hihi… Lucu bget nasib kyuppa. Dlu buta. Eh skrg mlah bsa liat hantu
    Kkk~
    sungmin jd hantu? Hantu yg sgt imut? :-*

    Itu “Brakk” knp tue? Kyu pingsan yach?😀

    Seru jg bca ny:-)

  7. hwaaaa…malem2 gini baca nie ff bikin mrinding aja..pa lgi dkamar ndiri…tpi critanya bkin pnsaran akud nie..
    muterin lgu suju biar rame…
    (blang aja takut)..hehehe
    next..

  8. Kyanya seru tpi aju tidak yakin untuk meneruskan membaca ff ini, knapa hrus ada penampakan yg menakutkan seperti itu.
    Mian chingu bukan aku gk ska ff yg ini, tpi sumpah aku itu orangnya penakut makanya gk berani bca cerita horor.hehe

  9. sekian lama buta eh pas dapat donor mata bkan hanya meliat dunia tpi dikasi bonus bsa meliat dunia lain .. Wuih serem.. Emank matax pux siapa sih ap punya paranormal,.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s